Pulau Flores, Bunga Cantik di Kepulauan Sunda Kecil Pulau Flores menawarkan bentang alam indah menyejukkan. (foto: florestourism)

DALAM gugusan Kepulauan Sunda Kecil, nama Bali dan Nusa Tenggara Barat lebih dulu dikenal sebagai daerah tujuan wisata. Nama Flores bisa jadi tak masuk hitungan Anda sebagai tujuan wisata.

Namun jangan salah, kecantikan pulau yang aslinya bernama Nusa Nipa ini tak kalah memukau. Adanya sentuhan bangsa Portugis di pulau ini menimbulkan akulturasi budaya yang sedemikian apik. Nama Flores sendiri berasal dari bahasa Portugis yaitu 'cabo de flores' yang berarti 'tanjung bunga'.

Pulau ini dibagi menjadi 8 kabupaten, yaitu Manggarai Barat dengan ibu kota Labuan Bajo, Manggarai dengan ibu kota Ruteng, Manggarai Timur beribu kota di Borong, Ngada dengan ibu kota Bajawa, Nagekeo dengan ibu kota Mbay, Ende dengan ibu kota Ende, Sikka dengan ibu kota Maumere,
dan Flores Timur yanng beribu kota di Larantuka.

Alam Flores menyajikan berbagai keindahan yang pasti layak untuk dikunjungi. Berikut wisata yang wajib dijelajah saat berada di Pulau Flores.


1. Kelimutu

Berada di kawasan ring of fire, Flores memiliki sebuah gunung berapi. Kelimutu namanya. Gunung ini berada di Distrik Ende, dekat Kota Moni. Nama Kelimutu terdiri dari kata 'keli' yang berarti gunung dan 'mutu' yang bermakna mendidih.

Kelimutu
Kelimutu, danau tiga warna. (foto: Youtube)

Yang unik, gunung berapi ini punya danau tiga warna di puncaknya. Masyarakat setempat percaya bahwa warna danau memiliki makna masing-masing. Warna biru sebagai tempat berkumpulnya jiwa anak muda yang telah meninggal. Warna merah menjadi tempat berkumpulnya jiwa yang semasa hidup melakukan ilmu sihir atau tenung. Sementara itu, danau berwarna putih merupakan tempat berkumpulnya arwah para tetua.

Meskipun demikian, air di danau Kelimutu sedikit banyak dipengaruhi gas vulkanis. Dengan begitu, warna air akan tergantung pada keadaan oksidasi danau. Biasanya warna air akan berubah-ubah dari merah terang, hijau, hingga biru.


2. Labuan Bajo

Berada di ujung barat Pulau Flores, Labuan Bajo menjadi pintu masuk untuk mengunjungi Pulau Komodo dan Rinca. Namun, sebelum melangkah lebih jauh ke rumah para komodo, jangan lewatkan menjelajah keindahan Labuan Bajo.

labuan bajo
Labuan Bajo menawarkan wisata alam yang indah. (foto: labuanbajo-flores.com)

Anda bisa menikmati scuba di pantai indah yang membentang di sepanjang pesisir kota. Jika beruntung, Anda bisa bertemu hiu paus yang menghuni perairan sekitar Labuan Bajo.

Wisata alam lain yang sayang dilewatkan ialah air terjun Cunca Wulang. Air terjun yang menyatu dengan alam ini bisa dijiangkau setelah menempuh perjalanan selama 45 menit dari pusat Kota Labuan Bajo. Pastikan Anda menggunakan sepatu hiking karena butuh berjalan selama kurang lebih 30 menit untuk mencapai air terjun indah ini.

Cunca wulang
Air terjun Cunca Wulang. (foto: tripadvisor)

Jangan lewatkan juga mengunjungi Pulau Padar. Setelah 2 jam perjalanan dari pelabuhan di Labuan Bajo, Anda akan tiba di Pulau Padar. Lanjutkan petualangan Anda dengan hiking melewati track yang sudah ada selama 30 menit. Ketika berada di puncak bukit Pulau Padar, pemandangan spektakuler telah menanti Anda.


3. Kampung Bena

Mengunjungi kampung wisata satu ini serasa berjalan melintasi waktu ke masa lalu. Rumah-rumah tradisional di Kampung Bena tampak seperti arsitektur megalitikum.

kampung bena
Kampung Bena diwarnai bangunan megaltikum. (foto: youtube)

Kurang lebih ada 40 bangunan rumah megalith di Kampung Bena. Semuanya unik. Penduduk di sana berasal dari suku Bajawa. Mereka hidup dari berladang. Ada juga kaum perempuan yang menenun kain tradisional.


4. Larantuka

Terletak di ujung timur Pulau Flores ini punya festival Pekan Suci setiap Paskah. Perayaan Pekan Suci di Larantuka dikenal dengan Semana Santa yang dimulai dari Rabu Abu hingga berakhir dengan arakan Patung Bunda Maria keliling kota.

semana santa
Prosesi Semana Santa. (foto: Indonesia Juara)

Religiusitas yang kental di Larantuka membuatnya dijuluki sebagai Vatikannya Indonesia.

Selain budaya religius yang kental, Larantuka menawarkan pantai indah berlatar bukit menghijau. Sungguh indah dan menyejukkan.


5. Taman Nasional Komodo

Taman nasional ini terdiri atas tiga pulau besar Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar serta beberapa pulau kecil. Wilayah darat taman nasional ini mencapai 603 km persegi dan wilayah total seluas 1.817 km persegi.

Taman Nasional Komodo
Melihat komodo di habitat asli mereka di Taman Nasional Komodo. (foto: WhcUNESCO)

Taman nasional ini diakui sebagai warisan dunia UNESCO pada 1991. Selain untuk melindungi komodo dan habitatnya, taman nasional ini juga menjadi rumah bagi 277 spesies hewan yang merupakan perpaduan hewan yang berasal dari Asia dan Australia. Ada 32 spesies mamalia, 128 spesies burung, dan 37 spesies reptilia di taman nasional tersebut. Bersama dengan komodo, setidaknya 25 spesies hewan darat dan burung termasuk hewan yang dilindungi, karena jumlahnya yang terbatas atau terbatasnya penyebaran mereka.

Bagaimana, siap mejelajah 'Tanjung Bunga'?(dwi)

Kredit : dwi


Dwi Astarini