Pulang Kampung Bantu Korban Gempa, Ini Tugas Zohri di Tim PMI Presiden Jokowi menyupiri Lalu Muhammad Zohri berkeliling Istana Bogor. Foto: Setkab

MerahPutih.com - Sprinter juara dunia Kejuaraan Atletik Dunia (IAAF) U-20 sekaligus peraih medali perak Asian Games Lalu Muhammad Zohri bergabung menjadi relawan Palang Merah Indonesia untuk membantu korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Timur.

"Tim PMI yang bertugas di Posko Lombok Utara berkesempatan berkunjung ke rumah Zohri yang terletak di Dusun Karang Pangsur, Desa Pemenang Barat, Lombok Utara. Dari hasil perbincangan Zohri ingin membantu saudaranya yang tertimpa musibah dengan cara bergabung menjadi relawan PMI," kata pengurus Tim Posko PMI Hady Prasetya melalui layanan pesan Whatsapp, Selasa (4/9).

Bangunan runtuh akibat gempa bumi yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat. Foto: @Sutopo_PN

PMI mengapresiasi kepedulian Zohri terhadap saudara-saudaranya, walaupun dirinya cukup sibuk membela Indonesia di ajang Asian Games 2018 yang baru saja berakhir Ahad (2/9) lalu.

Setelah tim dari PMI tiba, sebagaimana dilaporkan Antara, Zohri langsung mengenakan rompi PMI dan siap turun ke masyarakat untuk menjalankan misi kemanusiaan.

PMI juga sempat memberikan orientasi singkat kepalangmerahan serta informasi terkait dengan kegiatan layanan PMI yang dilakukan di Lombok kepada Zohri dan relawan lainnya..

"Zohri bergabung bersama Tim PMI yang sudah bertugas sebelumnya untuk memberikan dukungan di pelayanan psikososial support program (PSP) kepada warga," tandas dia.

Zohri
Lalu Muhammad Zohri (ke-2 dari kanan) bersama 3 rekan setimnya saat meraih medali perak estafet 4X100 meter putra Asian Games 2018. Foto: INASGOC

Untuk diketahui, Lalu Muhammad Zohri yang sempat gagal bersinar pada nomor 100 meter Asian Games 2018, tetapi mampu membayar lunas dengan mempermalukan tim kuat China di ajang bergengsi final estafet 4X100 M Putra.

Atlet asal Lombok itu berjaya pada nomor 4x100 meter putra pada Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (30/8) dengan merebut perak, bersama Fadlin, Eko Rimbawan, dan Bayu Kertanegara.

Mereka unggul atas tim China yang menduduki peringkat tiga. Tim Indonesia berhasil menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 38,77 detik dan merebut medali perak Asian Games 2018.

Medali Emas jatuh ke tangan Jepang yang membukukan catatan waktu 38,16. Sementara medali perunggu direbut tim China yang di kualifikasi sempat menduduki peringkat dua untuk catatan waktu di atas tim Indonesia. (*)



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH