Pulang dari Tiongkok, Mahasiswi Asal Karanganyar Masuk Ruang Isolasi RSUD dr Moewardi RSUD dr Moewardi Solo, Jawa Tengah. Foto: MP/Ismail

MerahPutih.com - Mahasiswi asal Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang menempuh pendidikan di Kota Nanjing, Tiongkok dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moewardi, Solo, Sabtu (1/2).

Pasien yang masih berusia 18 tahun tersebut diketahui baru saja pulang dari Kota Nanjing, Tiongkok yang jaraknya sekitar 500 km dari Wuhan, sumber penyebaran virus corona.

Baca Juga

Panglima TNI Sebut WNI dari Wuhan akan Dikarantina di Natuna

"Mahasiswi itu kita rawat di ruang isolasi sejak siang Sabtu siang. Kami belum menetapkan statusnya sebagai suspect virus corona 2019-nCoV," ujar Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Moewardi, Eko Haryati kepada Merahputih.com.

Tim dokter RSUD dr Moewardi Solo, Jawa Tengah menunjukkan ruang isolasi sebagai rujukan pasien virus corona. (MP/Ismail)
Tim dokter RSUD dr Moewardi Solo, Jawa Tengah menunjukkan ruang isolasi sebagai rujukan pasien virus corona. (MP/Ismail)

Eko mengatakan dokter masih melakukan pemeriksaan di ruang isolasi. Untuk sementara, hasil laboratorium dan foto thorax menunjukkan tak ada kelainan. Suhu badan mahasiswi yang identitasnya dirahasiakan itu juga sudah tidak panas.

"Ya penanganan pasien itu sudah sesuai prosedur. Riwayat pasien menunjukkan kondisi yang perlu diwaspadai terkait virus corona," kata dia.

Baca Juga

Setibanya di Indonesia, WNI asal Wuhan Diobervasi Dua Minggu

Pasien tersebut, lanjut dia, ada pemeriksaan radiologi, tenggorokan dan lain-lain. Dari hasil rekam medis pasien ada riwayat batuk, panas usai bepergian dari Tiongkok. Atas dasar tersebut pasien ditangani sepertipenanganan suspect corona.

"Kami berharap hasil seluruh pemeriksaan nantinya menunjukkan bahwa pasien negatif virus corona," kata dia.

Tim dokter RSUD dr Moewardi Solo, Jawa Tengah merawat pasien virus corona dalam simulasi, Jumat (31/1). (MP/Ismail)
Tim dokter RSUD dr Moewardi Solo, Jawa Tengah merawat pasien virus corona dalam simulasi, Jumat (31/1). (MP/Ismail)

Ia menabahkan sebelumnya juga ada pasien dengan kondisi sama dirawat di ruang isolasi. Hasil pemeriksaan pasien menderita penyakit bronkitis akut. Ia berharap pasien ini juga negatif virus corona.

Baca Juga

TNI AU Siapkan Tiga Pesawat Bawa WNI dari Wuhan ke Natuna

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasien Positif Corona Nekat Keluyuran, ODP di Solo Membengkak Ratusan Orang
Indonesia
Pasien Positif Corona Nekat Keluyuran, ODP di Solo Membengkak Ratusan Orang

Seorang pasien perempuan positif virus corona ternyata sempat berkegiatan di luar rumah saat masih berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

9 Pedagang Positif COVID, Pasar Palmerah Bakal Ditutup
Indonesia
9 Pedagang Positif COVID, Pasar Palmerah Bakal Ditutup

Pada pemeriksaan tes COVID-19 massal di Pasar Palmerah didapatkan hasil dari 93 pedagang yang mengikuti tes cepat.

Sriwijaya Air Segera Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait SJ-182
Indonesia
Sriwijaya Air Segera Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait SJ-182

Pesawat Sriwijaya Air bernomor registrasi PK CLC jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang

Pengamat Kritik Status Buron Penyiram Novel Tidak Jadi Pertimbangan Hakim
Indonesia
Pengamat Kritik Status Buron Penyiram Novel Tidak Jadi Pertimbangan Hakim

Hakim cukup progresif dengan memutus melebihi tuntutan jaksa. Tapi dari sisi keadilan masyarakat belum terwujud,

Ini Ungkapan Bahagia Menteri Terawan Saksikan Tiga Pasien Virus Corona Sembuh
Indonesia
Ini Ungkapan Bahagia Menteri Terawan Saksikan Tiga Pasien Virus Corona Sembuh

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengaku bahagia menyaksikan tiga warga Indonesia telah dinyatakan sembuh total dari infeksi virus corona.

Siswa Makin Kesulitan Belajar saat PSBB, Kurikulum Darurat Perlu Direalisasikan
Indonesia
Siswa Makin Kesulitan Belajar saat PSBB, Kurikulum Darurat Perlu Direalisasikan

Forum Serikat Guru Indonesia (FSGI) meminta adanya kurikulum adaptif yang bisa digunakan pada kondisi tertentu.

Kemenkes Catat 1600 Klaster COVID-19
Indonesia
Kemenkes Catat 1600 Klaster COVID-19

Sudah lebih dari 3,5 juta orang di Indonesia yang dilakukan tes PCR menggunakan swab test. Dimana positivity rate sekitar 14 persen.

Anies Dinilai Buruk dalam Tangani Laju Penambahan Pasien COVID-19
Indonesia
Anies Dinilai Buruk dalam Tangani Laju Penambahan Pasien COVID-19

Ada yang salah dalam pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

 Tangani Corona, Presiden Jokowi Ungkap Tak Ingin Timbulkan Kegaduhan
Indonesia
Tangani Corona, Presiden Jokowi Ungkap Tak Ingin Timbulkan Kegaduhan

"Memang ada yang kita sampaikan dan ada yang tidak kita sampaikan. Karena kita tidak ingin menimbulkan keresahan dan kepanikan di tengah masyarakat," kata Jokowi