Puji Pidato Jokowi, Ikatan Sarjana NU Tawarkan Kadernya Masuk Kabinet Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa (ANTARA News/HO)

MerahPutih.Com - Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) memuji visi misi presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo (Jokowi) dalam acara bertajuk Visi Indonesia.

Ketum ISNU Ali Masykur Musa menilai, pidato Jokowi lugas dan memiliki bobot nasionalisme tinggi atau nasionalistik.

Baca Juga: PDI Perjuangan Puji Jokowi Sebagai Pemimpin yang Kokoh dalam Berprinsip

"Pidato dimaksud memadukan antara aspek ideologis, SDM (sumber daya manusia) dan pro-ekonomi pasar yang berbasis kepentingan nasional," ujar dia kepada wartawan di Jakarta, Senin (15/7).

ISNU memuji pidato Visi Indonesia Presiden Jokowi sekaligus tawarkan kadernya masuk kabinet Jokowi-Ma'ruf
Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa memuji pidato Visi Indonesia Presiden Jokowi (Foto: antaranews)

Dia menilai Jokowi menunjukkan optimismenya Indonesia menjadi negara besar yang disegani jika Pancasila sebagai ideologi negara diterapkan secara mantap.

Ali menilai, penekanan terhadap Pancasila akan melahirkan kepercayaan internasional bahwa Indonesia akan menjadi negara yang stabil dan tidak terpengaruh terhadap konflik-konflik keagamaan seperti yang terjadi di Timur Tengah.

"Subtansi ini pesannya disampaikan terhadap organisasi-organisasi garis keras di Indonesia yang ingin mengganti Pancasila sebagai ideologi negara," ujarnya.

Menurut dia, mengenai pengembangan SDM sebagaimana dipidatokan Jokowi diarahkan agar comparative advantage Indonesia tidak hanya dilihat karena keunggulannya di bidang sumber daya alam dan konektivitas infrastruktur yang telah dibangun oleh Jokowi di periode pertama.

"SDM yang unggul akan menjadikan Indonesia bisa betul-betul memetik sebagai momen yang disebut bonus demografi," tuturnya.

Ali Masykur meyakini di bawah kepemimpinan Jokowi dan wakilnya KH Ma'ruf Amin, Indonesia lebih optimistis berbicara di kancah hubungan internasional yang berdaulat dengan diwujudkan oleh ekonomi pasar yang berkeadilan dan nasionalismenya yang kuat.

"Dengan cara tersebut maka pertumbuhan ekonomi akan bisa mendorong percepatan kesejahteraan rakyat," ujar mantan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ini.

Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato Visi Indonesia di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat
Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato Visi Indonesia di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat (Foto: antaranews)

Sebagai organisasi yang bernaung di bawah NU, ISNU yang memiliki kader intelektual dan profesional yang tersebar di perguruan tinggi, birokrasi dan kaum profesional di bidang ekonomi. Mereka siap membantu pemerintah agar program Presiden Jokowi bisa terlaksana dengan baik.

"ISNU siap memberikan kontribusi pemikiran-pemikiran besarnya agar pikiran besar Pak Jokowi tersebut bisa terlaksana dengan baik," ujar Ali.

Baca Juga: Periode Kedua Pemerintahannya, Jokowi Fokus Peningkatan SDM dan Mutu Pendidikan

ISNU sangat terhormat dan menjadi hak prerogratif Jokowi apabila mengajak kader ISNU untuk membantu menjalankan roda pemerintahan selama lima tahun mendatang.

"Tetapi tetap diingat, bahwa pemilihan dan penentuan adalah hak prerogratif presiden terpilih yang akan dibantu oleh Kiai Ma'ruf Amin sesuai dengan sistem presidensial yang dianut oleh Indonesia," kata Ali Masykur.

Mantan Ketua Umum PB PMII itu menambahkan, ISNU merupakan bagian dari anak bangsa yang akan tetap mendarmabaktikan untuk kepentingan bangsa dan negara baik di pemerintahan maupun di posisi profesi masing-masing.(Knu)

Baca Juga: Pidato Visi Indonesia, Jokowi: Kita Harus Tinggalkan Cara-Cara Lama



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH