Publik Figur Ikut Acara Tak Disiplin Prokes, Sanksi Hukum Harus Ditegakkan Raffi Ahmad mendapat vaksin COVID-19 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1/2021) (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Artis Raffi Ahmad menjadi sorotan publik. Pasalnya, beredar fotonya tengah menghadiri sebuah pesta bos KFC yang juga didatangi oleh Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan sejumlah artis lainnya, tanpa menerapkan protokol kesehatan.

Terlebih, Raffi Ahmad sebelumnya menerima vaksin COVID-19 bersama Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Rabu (13/1) pagi. Kejadian Raffi datang ke pesta tersebut pada Rabu malam.

Pakar hukum pidana Suparji Ahmad mengatakan bahwa semestinya pelanggaran tersebut ditegakkan dengan aturan yang ada.

Baca Juga:

Polisi Pastikan Pesta yang Dihadiri Raffi Ahmad dan Ahok Tak Berizin

"Sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan, tidak boleh ada diskriminasi," ujar Suparji kepada wartawan, Kamis (14/1).

Menurutnya, siapa pun yang melanggar aturan wajib untuk ditindak tegas, tak terkecuali Raffi Ahmad dan Ahok.

"Kepada siapa pun jika ada bukti melakukan pelanggaran, seharusnya aturan ditegakkan," lanjutnya.

Tangkapan layar media sosial Raffi Ahmad berfoto bersama tanpa masker dan jaga jarak di sebuah pesta, tak lama setelah ikut vaksinasi perdana bersama Jokowi. (Foto: MP/Istimewa)
Tangkapan layar media sosial terkait Raffi Ahmad berfoto bersama tanpa masker dan jaga jarak di sebuah pesta, tak lama setelah ikut vaksinasi perdana bersama Jokowi. (Foto: MP/Istimewa)

Sementara itu, pihak Sekretariat Presiden mengingatkan Raffi Ahmad lebih disiplin protokol kesehatan setelah menjalani vaksinasi corona di Istana.

Raffi Ahmad juga diharapkan bisa menyosialisasi pentingnya memakai masker meskipun sudah divaksinasi.

"Mas Raffi harus lebih disiplin lagi, dan bisa menyosialisasikan kepada masyarakat 'oh iya sudah disuntik tapi tetap pakai masker', 'saya pake face shield dan saya menjaga jarak'," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, kepada wartawan.

Pihak Sekretariat Presiden sudah berkomunikasi dengan tim Satgas mengenai kasus Raffi Ahmad ini. Satgas COVID-19 sudah menegur Raffi Ahmad.

"Setelah kejadian, tentunya kami berkomunikasi dengan tim komunikasi Prof Wiku dkk, sudah negur Raffi untuk memperbaiki," imbuh dia.

Baca Juga:

Satgas Ingatkan Raffi Ahmad dan Siapapun yang Sudah Divaksin Soal Protokol Kesehatan

Sebelumnya, Raffi Ahmad juga mengaku salah terkait keikutsertaannya dalam sebuah pesta setelah menjalani vaksinasi corona. Raffi Ahmad pun berjanji akan mematuhi protokol kesehatan ke depannya.

Raffi Ahmad pun menjelaskan, pesta yang dihadirinya Rabu malam tersebut bukan di tempat umum, melainkan di rumah pribadi. Dia mengungkapkan, sebelum masuk ke rumah, protokol kesehatan juga diterapkan. (Knu)

Baca Juga:

Bakal Datangi Tempat Raffi Ahmad Kumpul, Polisi: Lagi Koordinasi Sama Pak Camat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pertama di Jatim, Universitas Kristen Petra Surabaya Cetak Ijazah Digital
Indonesia
Pertama di Jatim, Universitas Kristen Petra Surabaya Cetak Ijazah Digital

Diterbitkannya ijazah digital tersebut, UK Petra merupakan yang pertama dan pelopor di Jawa Timur.

Saat Pandemi Corona, Fungsi Intelijen Rawan Terjadi Kecolongan
Indonesia
Saat Pandemi Corona, Fungsi Intelijen Rawan Terjadi Kecolongan

Pemerintah patut satu suara dalam menyampaikan kebijakan agar tak dipelintir dan dibiaskan menjadi mosi tidak percaya.

Daerah Diminta Segera Siapkan Fasilitas Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Daerah Diminta Segera Siapkan Fasilitas Vaksinasi COVID-19

Kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut meliputi ketersediaan sumber daya manusia kesehatan, rantai dingin (cold chain) dan prasarana untuk mempertahankan mutu vaksin.

MPR Desak Pemerintah Realokasi Dana Insfrastruktur untuk Cegah PHK Massal karena COVID-19
Indonesia
MPR Desak Pemerintah Realokasi Dana Insfrastruktur untuk Cegah PHK Massal karena COVID-19

Pemerintah harus mempertimbangkan realokasi dana infrastruktur untuk menjaga perekonomian kelompok masyarakat yang paling rawan terdampak wabah COVID-19.

Pemkot Solo Perketat Aturan Keramaian Acara Pernikahan dan Kampanye Terbuka
Indonesia
Pemkot Solo Perketat Aturan Keramaian Acara Pernikahan dan Kampanye Terbuka

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Solo lebih memperketat aturan yang mengatur keramaian atau kegiatan yang melibatkan banyak massa,

Panglima TNI dan Kapolri Sambangi Surabaya, Ada Apa?
Indonesia
Panglima TNI dan Kapolri Sambangi Surabaya, Ada Apa?

“Harus diingat bahwa kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan menjadi kunci keberhasilan mengendalikan pandemi,” ujar Idham.

Jam Sibuk, Jumlah Penumpang KRL Naik 4 Persen
Indonesia
Jam Sibuk, Jumlah Penumpang KRL Naik 4 Persen

"Dari data KCI puncak jumlah pengguna pada pagi hari terjadi pada pukul 06.00-09.00 dengan jumlah pengguna 125.143 orang,"jelas Anne

Puskesmas Diminta Aktif Lakukan Deteksi Dini Kasus Suspek COVID-19
Indonesia
Puskesmas Diminta Aktif Lakukan Deteksi Dini Kasus Suspek COVID-19

Puskesmas di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk bisa menyamakan persepsi

Pemerintah Pusat dan Daerah Wajib Lakukan Penilaian Kemampuan Pelayanan Kesehatan
Indonesia
Pemerintah Pusat dan Daerah Wajib Lakukan Penilaian Kemampuan Pelayanan Kesehatan

Tentu saja dengan melibatkan organisasi profesi kedokteran

Intoleransi Yang Mengancam Kehidupan Warga
Indonesia
Intoleransi Yang Mengancam Kehidupan Warga

Kasus intoleransi paling mencolok dan terus berulang dari tahun ke tahun adalah gangguan terhadap kebebasan beragama.