Puan Yakin Sekolah Tatap Muka Pulihkan Psikologis Anak Ilustrasi sekolah tatap muka (Foto: Antaranews)

Merahputih.com - Ketua DPR Puan Maharani menyambut baik rencana pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada daerah-daerah yang menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1—3.

"Karena sekolah tatap muka dapat memulihkan kognitif dan psikologis anak," kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (25/8).

Baca Juga:

Kasus Baru COVID Pangkalpinang Masih 100 sehari, DPRD Minta Awasi Ketat Sekolah PTM

Puan mengingatkan agar PTM harus mengacu pada Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, serta Mendagri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021 pada Masa Pandemi COVID-19.

Ia menilai penerapan protokol kesehatan mutlak, tidak hanya wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, tetapi juga sampai kesiapan ruang belajar dan toilet sekolah bagi siswa harus sesuai dengan prokes.

"Pemerintah daerah harus membahas secara perinci mengenai skema PTM yang akan digelar, termasuk langkah apa yang harus diambil apabila ditemukan kasus COVID-19 di sekolah," tandas dia.

PTM. (Foto: Humas Kota Bandung)
PTM. (Foto: Humas Kota Bandung)

Puan memandang perlu ada pengawasan bersama terhadap pelaksanaan PTM dan daerah harus memprioritaskan membuka sekolah-sekolah yang telah melakukan uji coba PTM sebelum lonjakan angka kasus COVID-19 terjadi pada bulan Juni—Juli lalu.

Menurut dia, sekolah tatap muka terbatas membutuhkan pengawasan bersama dari guru, sekolah, dinas pendidikan, dan dari orang tua murid sendiri agar pelaksanaannya sesuai dengan pedoman yang berlaku. Ia mengingatkan agar pihak sekolah tidak memaksakan siswa untuk mengikuti PTM apabila orang tua atau walinya tidak mengizinkan.

"Sekolah diminta tetap menyiapkan infrastruktur pembelajaran jarak jauh, mengingat sekolah tatap muka juga masih bersifat terbatas," katanya.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu meminta pemda sebaiknya melakukan pembukaan sekolah tatap muka secara bertahap. Ia juga meminta tiap-tiap sekolah harus memastikan sudah siap, termasuk tenaga pendidik yang harus mampu mengajar secara langsung sekaligus daring.

"Sekolah harus memprioritaskan kepentingan kesehatan dan keselamatan siswa serta guru dan insan pendidikan lainnya," ujarnya.

Baca Juga:

SMK Butuh Tatap Muka, Disdik Jatim Rumuskan PTM Terbatas Pasca-PPKM

Puan juga mendorong daerah cepat menyelesaikan vaksinasi COVID-19 bagi para siswa di atas 12 tahun, guru, serta staf sekolah sehingga sekolah tatap muka akan terlaksana dengan lebih aman.

Ia mengimbau daerah yang masih berada dalam PPKM Level 4 harus mengikuti aturan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh agar tidak membahayakan para siswa. Knu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Sebut Sudah Ingatkan OJK Soal Pinjol Ilegal, tapi Diam Saja
Indonesia
DPR Sebut Sudah Ingatkan OJK Soal Pinjol Ilegal, tapi Diam Saja

Anggota DPR Vera Febyanthy meminta OJK melindungi konsumen dan menjaga nama baik industri keuangan non-bank.

Kejagung Sita Tiga Tanah Terkait Kasus Korupsi PT Taspen di Solo
Indonesia
Kejagung Sita Tiga Tanah Terkait Kasus Korupsi PT Taspen di Solo

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah aset tanah dan bangunan Ndalem Kusumobratan di Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Selasa (10/5).

Jakarta Macet, Kapolda Perintahkan Anak Buahnya Angkut Mobil Parkir Liar
Indonesia
Jakarta Macet, Kapolda Perintahkan Anak Buahnya Angkut Mobil Parkir Liar

Fadil memerintahkan jajarannya menertibkan parkir liar yang menyebabkan terjadinya kemacetan di beberapa titik.

Pondok Pesantren Miftahul Khoirot Karawang Terbakar, 8 Santri Meninggal Dunia
Indonesia
Pondok Pesantren Miftahul Khoirot Karawang Terbakar, 8 Santri Meninggal Dunia

Pondok Pesantren Miftahul Khoirot Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terbakar pada Senin (21/2). Akibatnya, delapan orang santri dinyatakan meninggal dunia.

Menteri Agama Cek Sejumlah Fasilitas Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi
Indonesia
Menteri Agama Cek Sejumlah Fasilitas Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sempat meninjau kesiapan layanan katering untuk jemaah haji Indonesia di Madinah.

Letjen Dudung Diprediksi Gantikan Posisi Jenderal Andika Perkasa
Indonesia
Letjen Dudung Diprediksi Gantikan Posisi Jenderal Andika Perkasa

Salah satu nama yang dinilai paling berpeluang adalah Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen Dudung Abdurachman.

Kemenlu Susun Rencana Evakuasi WNI dari Ukraina
Dunia
Kemenlu Susun Rencana Evakuasi WNI dari Ukraina

Indonesia menegaskan agar ditaatinya hukum internasional dan Piagam PBB mengenai integritas teritorial dan wilayah suatu negara.

Hadapi Gelombang Omicron, RSHS Sudah Bisa Produksi Oksigen Medis Sendiri
Indonesia
Hadapi Gelombang Omicron, RSHS Sudah Bisa Produksi Oksigen Medis Sendiri

Salah satu kabar gembira dari RSHS adalah kemampuan memproduksi sendiri oksigen medis.

[HOAKS atau FAKTA]: Isi Form Tautan, Super Indo Supermarke Bagikan Rp 5 Juta
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Isi Form Tautan, Super Indo Supermarke Bagikan Rp 5 Juta

Super Indo Supermarket tegaskan, tidak pernah membuat agenda hingga menginformasikan kepada pelanggan adanya penyerahan hadiah melalui pesan berantai.

Demokrat Buka Suara Soal Pertemuan Surya Paloh dan Puan Maharani
Indonesia
Demokrat Buka Suara Soal Pertemuan Surya Paloh dan Puan Maharani

Partai Demokrat buka suara soal pertemuan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani, Senin (22/8) kemarin.