Pandemi Tunjukkan Kelemahan Kinerja Pemerintah Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia, memberikan gambaran jika banyak kinerja yang perlu dibenahi oleh pemerintah di berbagai bidang. Walaupun, Selama 75 Tahun Indonesia Merdeka, telah banyak capaian kemajuan yang diraih.

"Kita dapat melihat berbagai kekurangan yang masih perlu terus diperbaiki dan ditingkatkan kinerjanya untuk mewujudkan Indonesia Maju," kata Ketua DPR RI Puan Maharani dalam pidato pengantar Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (14/8).

Ia mengaskan, dari pandemi ini, harus ada peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih merata bagi seluruh rakyat Indonesia di seluruh wilayah, sistem penanggulangan bencana yang terpadu dan terkoordinasi perlu diperkuat dan penyempurnaaan sistem jaminan sosial dan perlindungan sosial serta regulasi untuk mencegah krisis ekonomi.

Baca Juga:

Ini Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi

"Kita juga membutuhkan regulasi yang dapat menyelaraskan otoritas kebijakan fiskal dan otoritas kebijakan moneter dalam menghadapi krisis ekonomi," kata Puan.

Saat ini, lanjut dia, Indonesia berada dalam era kemajuan zaman yang sangat dinamis dan terbuka secara sosial, budaya, ekonomi dan politik, serta persaingan global yang semakin tajam.

"Sebagai bangsa dan negara, kita semakin dituntut untuk memiliki kemampuan dan kekuatan di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya, agar dapat menentukan nasib bangsa dan tanah air oleh kedaulatannya sendiri," ujarnya.

Baca Juga:

Jokowi Janjikan Kerja Yang Berkualitas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Puluhan Mahasiswa Kedokteran UNS Positif COVID-19, Ganjar: Terpapar Usai Pesta Wisuda
Indonesia
Puluhan Mahasiswa Kedokteran UNS Positif COVID-19, Ganjar: Terpapar Usai Pesta Wisuda

Tracing sebanyak 25 orang terpapar COVID-19 ini dilakukan dengan bekerja sama dengan UNS Surakarta.

Tiga Kementerian Ini Diminta Waspada, Ada Apa?
Indonesia
Tiga Kementerian Ini Diminta Waspada, Ada Apa?

"Tiga pos ini kemungkinan akan jadi bidikan untuk di-reshuffle oleh presiden. Kita cermati dalam dua atau tiga bulan ke depan. Selalu ada arah angin berbalik," ujar Ray.

KPK Tetapkan Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso Tersangka
Indonesia
KPK Tetapkan Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso Tersangka

"Selama proses penyelidikan telah ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup terkait proyek tersebut," kata Ketua KPK, Firli Bahuri

Pengacara Terdakwa Klaim Kerusakan Mata Novel Akibat Salah Penanganan
Indonesia
Pengacara Terdakwa Klaim Kerusakan Mata Novel Akibat Salah Penanganan

rusaknya mata Novel bukan akibat perbuatan terdakwa secara langsung

Gibran Akui Punya Utang Rp895 Juta, Bagyo Sebut Nihil Utang
Indonesia
Gibran Akui Punya Utang Rp895 Juta, Bagyo Sebut Nihil Utang

Utang tersebut didapat dari hasil kredit dua rumah yang dibeli menjelang pernikahan dengan Selvi Ananda.

Pembukaan Sembilan Sektor Ekonomi Utamakan Aspek Kesehatan
Indonesia
Pembukaan Sembilan Sektor Ekonomi Utamakan Aspek Kesehatan

Kebijakan penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi ibarat dua sisi dalam mata koin, artinya harus berjalan efektif dan beriringan.

KPK Sita Dokumen Transaksi Keuangan dari Kediaman Penyuap Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Sita Dokumen Transaksi Keuangan dari Kediaman Penyuap Edhy Prabowo

KPK sebelumnya juga telah menggeledah sejumlah ruangan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan

Penyidik Korek Aliran Dana Cleaning Service Kejagung yang Diduga Bersaldo Ratusan Juta
Indonesia
Penyidik Korek Aliran Dana Cleaning Service Kejagung yang Diduga Bersaldo Ratusan Juta

Petugas kebersihan bernama Joko itu merupakan saksi dalam kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Jokowi Ingatkan Jangan Lupakan Petani dalam Stimulus Ekonomi COVID-19
Indonesia
Jokowi Ingatkan Jangan Lupakan Petani dalam Stimulus Ekonomi COVID-19

Harus diarahkan untuk para petani agar mereka tetap dapat menjaga produksi pangan di dalam negeri.

[HOAKS atau FAKTA]: FPI Tangkap Anggota BIN di Pesantren Rizieq
Indonesia