Puan Perintahkan Para Politisi Senayan Segera Bahas RUU Prioritas Sidang Paripurna DPR. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Seluruh alat kelengkapan dewan (AKD) termasuk para anggota DPR dan komisi-komisi diminta mengoptimalkan waktu pembahasan rancangan undang-undang (RUU) yang menjadi prioritas pada 2021.

"Pelaksanaan fungsi legislasi pada masa persidangan ini, DPR akan memprioritaskan pembahasan RUU yang menjadi prioritas Tahun 2021 ini bersama dengan pemerintah," ujar Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani di Jakarta, Kamis (6/5).

Baca Juga:

DPR Kembali Bersidang, 2 Anggota Anyar Dilantik

Ia meminta semua AKD DPR yang terkait agar dapat mengoptimalkan waktu pembahasan RUU dan tetap memperhatikan kualitas substansi dalam memenuhi kebutuhan hukum nasional,

Selain itu, seluruh anggota dewan dapat memastikan pembahasan RUU selaras dengan Undang-Undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan membuka ruang masukan dan pandangan untuk partisipasi masyarakat.

Tuntas-nya pembahasan RUU Prioritas 2021 merupakan ukuran kinerja yang telah ditetapkan bersama oleh DPR RI dan pemerintah. Oleh karena itu, Puan meminta agar seluruh alat kelengkapan dewan segera menjalankan tahap-tahap dalam pembentukan undang-undang.

Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)
Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)

Setidaknya ada 33 RUU yang masuk dalam daftar program legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2021. RUU itu merupakan usulan dari DPR RI, pemerintah, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, dan kumulatif terbuka.

RUU prioritas 2021 yang diusulkan oleh DPR RI, di antaranya RUU Pelindungan Pekerja Rumah Tangga, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, RUU Larangan Minuman Beralkohol, RUU Masyarakat Hukum Adat, dan RUU Pelindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama.

Sementara itu, RUU prioritas pada tahun ini yang diusulkan oleh pemerintah antara lain RUU tentang Pelindungan Data Pribadi, revisi terhadap UU Landas Kontinen Indonesia, revisi UU Narkotika, dan RUU tentang Ibu Kota Negara. (Pon)

Baca Juga:

Azis Syamsuddin Didesak Mundur dari Wakil Ketua DPR

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jatim Dominasi Pertambahan Kasus, Masyarakatnya Dinilai Tak Disiplin
Indonesia
Jatim Dominasi Pertambahan Kasus, Masyarakatnya Dinilai Tak Disiplin

Hal ini dilihat dari tingginya jumlah kasus per seratus ribu jumlah penduduk yang cukup tinggi.

Warga Nyamar Jadi Pedagang, Wagub Bakal Periksa Vaksinasi di Pasar Tanah Abang
Indonesia
Warga Nyamar Jadi Pedagang, Wagub Bakal Periksa Vaksinasi di Pasar Tanah Abang

Sejumlah pedagang pasar di Tanah Abang mengeluhkan sulitnya mengikuti vaksinasi yang digelar di pasar tersebut.

Wagub DKI Minta DPRD Revisi Perda COVID-19
Indonesia
Wagub DKI Minta DPRD Revisi Perda COVID-19

"Kita terus akan melakukan evaluasi terkait peraturan regulasi di masa pandemi ini," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria

Gerebek Panti Pijat Vins 3 di Gading Serpong, Polisi Amankan Terapis hingga Tamu
Indonesia
Gerebek Panti Pijat Vins 3 di Gading Serpong, Polisi Amankan Terapis hingga Tamu

Polres Tangerang Selatan menggerebek sebuah panti pijat di kawasan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Polisi Ringkus 10 Pelaku Penembakan Remaja di Taman Sari
Indonesia
Polisi Ringkus 10 Pelaku Penembakan Remaja di Taman Sari

"Yang diamankan ada 10 orang, 8 di antaranya laki-laki dan dua orang perempuan," lanjutnya.

Atasi Banjir di Jakut, Dinas SDA Beli Pompa Seharga Rp22 Miliar Buatan Belanda
Indonesia
Atasi Banjir di Jakut, Dinas SDA Beli Pompa Seharga Rp22 Miliar Buatan Belanda

Empat pompa mobile dari negara kincir angin itu dilakukan uji coba di Kali Asin, Jalan Pluit Karang Barat, Penjaringan pada Kamis (17/12) siang.

Nyaris 70 Petahana Langgar Protokol Kesehatan, Ini Sikap Kemendagri
Indonesia
Nyaris 70 Petahana Langgar Protokol Kesehatan, Ini Sikap Kemendagri

hanya empat petahana yang tercatat patuh terhadap protokol kesehatan COVID-19

Redam Radikalisme, Tokoh Agama Diminta Hilangkan Narasi Kebencian
Indonesia
Redam Radikalisme, Tokoh Agama Diminta Hilangkan Narasi Kebencian

Boy membicarakan keseimbangan bernegara dan beragama yang merupakan amalan dari nilai-nilai Pancasila

Pandemi COVID-19, Kredit Bank Cuma Tumbuh 1 Persen
Indonesia
Pandemi COVID-19, Kredit Bank Cuma Tumbuh 1 Persen

Perbankan telah melakukan restrukturisasi kredit untuk 6,73 juta debitur dengan total outstanding mencapai Rp784,36 triliun hingga 20 Juli 2020.

OJK Setujui Korea Ambil Alih Bank Bukopin
Indonesia
OJK Setujui Korea Ambil Alih Bank Bukopin

Induk usaha KB Kookmin Bank yaitu KB Financial Group (KBFG) yang merupakan grup finansial terbesar di Korea Selatan, juga disetujui menjadi ultimate shareholder Bank Bukopin.