Puan Perintahkah Andika Perkasa Jaga Soliditas Internal Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa. (ANTARA/HO-TNI AD)

MerahPutih.com - Komisi I DPR akan menuntaskan uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa pada akhir pekan ini. Ketua DPR Puan Maharani berharap, dari uji kelayakan dan kepatutan tersebut dihasilkan Panglima TNI terbaik.

"Yang capable dan kompeten untuk membawa TNI menjadi kekuatan pertahanan yang unggul dan hebat," kata Puan dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (5/11).

Baca Juga:

DPR Peringatkan Jenderal Andika Perkasa Waspadai Ancaman Baru

Puan mengatakan, Panglima TNI ke depan harus memastikan tugas pokok TNI berjalan baik sebagai alat pertahanan yakni menegakan kedaulatan, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berlandaskan Pancasila dan UUD 45 serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

"Kita ingin panglima TNI yang baru nanti bisa mewujudkan kekuatan TNI yang disegani di kawasan," kata Puan.

Dia menambahkan, tantangan TNI makin besar karena kita tidak hanya menghadapi ancaman perang fisik (face to face) tetapi juga ancaman perang cyber yang menggunakan kemajuan tekhnologi, kecerdasan buatan, robotik, dan senjata presisi tinggi.

Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)
Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)

"Apalagi dengan semakin intensnya dinamika globalisasi dan situasi pasca Pandemi, serta tantangan dalam bidang pertahanan yang semakin dinamis, seorang Panglima TNI dituntut mampu mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis dan mampu membuat terobosan-terobosan baru yang bukan business as usual dalam mewujudkan TNI yang profesional dan modern dalam rangka menjamin tetap tegakknya kedaulatan negara yang dicintai rakyat," paparnya.

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menambahkan, Panglima TNI harus menjaga soliditas internal demi menjaga NKRI.

"Kepada TNI, kita harus selalu ingat pesan Bung Karno, bahwa Angkatan Bersenjata Republik Indonesia harus kompak dan bersatu. Dan satu-satunya dasar agar supaya Angkatan Bersenjata Republik Indonesia berkompak satu ialah dasar Pancasila. Kalau memakai dasar lain daripada Pancasila, Angkatan Bersenjata Republik Indonesia akan terpecah belah. Pegang teguh akan hal ini, saudara-saudara,” kata Puan. (Pon)

Baca Juga:

Jenderal Andika Tak Akan Sampaikan Hal-Hal Strategis Secara Terbuka

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Orang Pernah Terinfeksi COVID-19 Miliki Imunitas Lebih Baik Ketimbang Divaksin
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Orang Pernah Terinfeksi COVID-19 Miliki Imunitas Lebih Baik Ketimbang Divaksin

Beredar narasi di Twitter oleh akun @AllisonPearson yang mengklaim bahwa orang yang pernah terinfeksi COVID-19 akan memiliki imunitas tubuh lebih baik ketimbang orang yang sudah vaksin 2 dosis.

Aturan Lengkap PPKM Level 3 Saat Varian Omicron Merebak
Indonesia
Aturan Lengkap PPKM Level 3 Saat Varian Omicron Merebak

Adanya varian Omicron sekali lagi membuktikan bahwa pandemi COVID-19 belum berakhir.

KPK Sidik Dugaan Korupsi Pengolahan Anoda Logam Antam-Loco Montrado
Indonesia
KPK Sidik Dugaan Korupsi Pengolahan Anoda Logam Antam-Loco Montrado

KPK pun berharap publik dapat ikut serta mengawasi proses penyidikan perkara ini

Senator DKI Minta Pemerintah Tidak Jual Aset di Jakarta Ketika IKN Pindah
Indonesia
Senator DKI Minta Pemerintah Tidak Jual Aset di Jakarta Ketika IKN Pindah

“Aset se-Pemprov DKI Jakarta, atau misalnya tempat saya kerja saja di Senayan, ketika sudah tidak menjadi dewan lagi yang begitu besar, jangan nanti dijual atau berpindah tangan menjadi aset perorangan, bahkan menjadi aset swasta,” kata Sylviana

Polres Jaksel Bentuk Vaksinasi Kolektif, Begini Caranya
Indonesia
Polres Jaksel Bentuk Vaksinasi Kolektif, Begini Caranya

Polres Metro Jakarta Selatan menciptakan inovasi baru dalam menjangkau masyarakat untuk vaksin, yakni menyediakan layanan vaksinasi COVID-19 secara kolektif.

Polri Serahkan Berkas Tahap Satu Perkara KSP Indosurya ke Kejagung
Indonesia
Polri Serahkan Berkas Tahap Satu Perkara KSP Indosurya ke Kejagung

“Penyidik akan melengkapi berkas perkara KSP Indosurya dan akan menyerahkan lagi ke Kejagung, Senin (7/6),” kata Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Helmy Santika

AHY Silaturahmi ke Airlangga, Saling Memaafkan hingga Jajaki Koalisi
Indonesia
AHY Silaturahmi ke Airlangga, Saling Memaafkan hingga Jajaki Koalisi

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui ke rumah dinas Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Jakarta Selatan, Sabtu (7/5).

Elemen Mahasiswa Minta Hukum Ditaati di Polemik TWK KPK
Indonesia
Elemen Mahasiswa Minta Hukum Ditaati di Polemik TWK KPK

"Aksi yang akan dilakukan Mahasiswa harus dilakukan dengan kajian aspek hukum yang matang. Karena sebagai warga Nagara juga harus patuh terhadap putusan Hukum," kata Onky

Menag Ajak Warga Takbiran Virtual Bareng Jokowi-Ma'ruf Amin
Indonesia
Menag Ajak Warga Takbiran Virtual Bareng Jokowi-Ma'ruf Amin

Mari gemakan takbir, agungkan Asma Allah Yang Mahabesar dan Mahakuasa

Alasan Firli Tak Mau Hadiri Debat karena Hindari Polemik
Indonesia
Alasan Firli Tak Mau Hadiri Debat karena Hindari Polemik

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri tak memenuhi debat terbuka tes wawasan kebangsaan (TWK) yang diselenggarakan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi.