Puan Maharani: PDIP Ingin Indonesia Jadi Raja Rempah Dunia Puan Maharani di sela meninjau pameran rempah-rempah di arena Rakernas I PDIP dan HUT Ke-47 partai, Sabtu (11/1). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDI Perjuangan Puan Maharani menginginkan kejayaan rempah-rempah nusantara pada masa lalu hidup kembali saat ini. Puan tidak ingin Indonesia yang kaya akan rempah-rempah justru terjajah dengan bumbu-bumbuan dari luar negeri.

"Harus diketahui bahwa ternyata jalur rempah Indonesia itu sudah dari zaman dahulu sekali. Bahkan dulu itu Indonesia dikejar negara luar terkait rempah-rempah. Namun, hari-hari ini ternyata rempah kita sudah banyak yang datang dari luar. Justru bukan kita penghasil rempah," kata Puan di sela meninjau pameran rempah-rempah di arena Rakernas I PDIP dan HUT Ke-47 partai di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (11/1).

Baca Juga:

Angkat Isu 'Jalur Rempah' di Rakernas, PDIP Yakini Kehebatan Politik Berdikari

Puan menerangkan bahwa PDIP punya semangat untuk mengembalikan kejayaan itu. Ketua DPR ini memastikan bahwa partainya akan memberikan dorongan kepada pemerintah dan anak muda berinovasi di bidang rempah-rempah itu.

"PDIP, pada HUT-47 ini memiliki visi bahwa bagaimana mengembalikan rempah Indonesia dengan inovasi industri untuk kembali menjadi raja di dunia terkait dengan rempah. Nah ini visi yang dilakukan PDIP," ujarnya.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini juga mengingatkan kepada semua pihak bahwa pameran rempah-rempah baru perdana dilakukan oleh partai politik.

Puan Maharani di sela meninjau pameran rempah-rempah di arena Rakernas I PDIP dan HUT Ke-47 partai, Sabtu (11/1). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)
Puan Maharani di sela meninjau pameran rempah-rempah di arena Rakernas I PDIP dan HUT Ke-47 partai, Sabtu (11/1). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Menurut Puan, PDIP ingin memberi sinyal kepada semua pihak bahwa partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri tidak main-main soal visi tersebut.

"Sepertinya ini pertama kali partai politik melakukan seperti ini. Jadi, kami ingin mengingatkan kembali bahwa rempah Indonesia sangat kaya raya dan banyak sekali di Indonesia. Jadi semua datang ke pameran rempah yang dilakukan PDIP," jelas dia.

Baca Juga:

Tiga Isu Prioritas Rakernas PDIP: Ilmu Pengetahuan, Rempah dan Lingkungan

Seperti diketahui, pameran rempah-rempah ini merupakan bagian yang ingin ditonjolkan PDIP di Rakernas I. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, rempah-rempah Indonesia mampu mengangkat kesejahteraan rakyat tanpa menghilangkan identitasnya.

Oleh karena itu, lanjut Hasto, PDI Perjuangan bakal memprioritaskan isu ilmu pengetahuan, riset, inovasi dan teknologi, sebagai kunci untuk memakmurkan Indonesia secara berdikari. PDIP juga berkomitmen pemerintah agar melaksanakan isu tersebut.

"Rakernas I menggelar pameran tentang kekayaan pangan, bumbu-bumbuan, rempah, kekayaan hayati, berbagai aplikasi teknologi dan lain-lain, yang menunjukkan keyakinan partai bahwa Indonesia memiliki modal yang begitu besar untuk maju. Pameran terbuka untuk publik dari 10 Januari, jam 19.00 hingga Minggu 12 Januari 2020, jam 18:00," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di lokasi acara Rakernas PDIP di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (10/1). (Pon)

Baca Juga:

Hasto Dampingi Megawati Lihat Pameran Rempah di Area Rakernas PDIP

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wakil Ketua DPR Khawatir Proses Pendaftaran Cakada Berpotensi jadi Penyebaran COVID-19
Indonesia
Wakil Ketua DPR Khawatir Proses Pendaftaran Cakada Berpotensi jadi Penyebaran COVID-19

Diapun meminta lembaga penyelenggara pemilu bertindak tegas dengan membatasi jumlah pendamping pasangan calon yang masuk saat pendaftaran.

5 Siswa SD Terlibat Kericuhan saat Demo, Polisi: Disuruh Lewat Medsos
Indonesia
5 Siswa SD Terlibat Kericuhan saat Demo, Polisi: Disuruh Lewat Medsos

Setelah dilakukan pemeriksaan, kelima anak di bawah umur ini mengaku diajak berdemo melakui sosial media dan diajak oleh teman sebayanya.

 Gerah Kasus Dugaan Korupsi, Komisi B Bakal Panggil Dirut PD Sarana Jaya
Indonesia
Gerah Kasus Dugaan Korupsi, Komisi B Bakal Panggil Dirut PD Sarana Jaya

"Kita tidak bisa langsung menyimpulkan siapa yang bermain karena ini kejadian baru. Tapi ini sangat serius," ungkap Gilbert.

Anies Positif COVID-19, DKI Tidak Bakal Tunjuk Pelaksana Harian Gubernur
Indonesia
Anies Positif COVID-19, DKI Tidak Bakal Tunjuk Pelaksana Harian Gubernur

“Bapak Gubernur sudah menyampaikan kepada kami semua, jajaran di Pemprov DKI Jakarta, agar tetap bekerja melayani masyarakat dengan giat," kata Sri.

Panglima TNI: Sekarang Ini Bangsa Indonesia Terkotak-Kotakkan
Indonesia
Panglima TNI: Sekarang Ini Bangsa Indonesia Terkotak-Kotakkan

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan beberapa minggu terakhir ini masyarakat di kotak-kotakan dengan munculkan narasi provokasi yang tersebar melalui media sosial.

Cegah Virus Corona, Bandara Soetta Kembali Disemprot Disinfektan
Foto
Cegah Virus Corona, Bandara Soetta Kembali Disemprot Disinfektan

Petugas gabungan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di area kedatangan Terminal 3 kedatangan Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Banten, Jumat (13/3/2020). PT. Angkasa Pura II selaku pengelola bandara Soekarno Hatta bekerjasama dengan Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soetta, BIN dan satuan Gegana Brimob Mabes Polri melakukan penyemprotan disinfektan di area Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta yang bertujuan untuk pencegahan penularan virus Corona melalui fasilitas yang tersedia

Mau Divaksin Dinilai Bentuk Bela Negara
Indonesia
Mau Divaksin Dinilai Bentuk Bela Negara

Vaksinasi untuk memperkuat imunitas tubuh masyarakat bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

Bawaslu Jateng Catat 16 Pelanggaran Protokol COVID-19
Indonesia
Bawaslu Jateng Catat 16 Pelanggaran Protokol COVID-19

Dari 16 kasus pelanggaran itu, Badan Pengawas Pemilu di masing-masing kabupaten/kota sudah melakukan penanganan dengan rincian 14 kasus sudah diberi surat peringatan, satu kasus imbauan lisan, dan satu kasus menjadi temuan dugaan pelanggaran.

Lima Fakta New Normal Versi KSPI
Indonesia
Lima Fakta New Normal Versi KSPI

Iqbal menegaskan, tanpa 'New Normal' pun sebenarnya masih banyak perusahaan yang masih meminta buruhnya tetap bekerja.

 Legislator PKS Minta Pemerintah Fasilitasi UMKM Produsen APD
Indonesia
Legislator PKS Minta Pemerintah Fasilitasi UMKM Produsen APD

Amin Ak mengatakan hal itu lantaran banyak usaha kecil dan menengah yang memproduksi APD sudah lulus uji standar, kesulitan memasarkan produk mereka karena keterbatasan akses pemasaran.