Puan Kirim Sinyal Tak Lagi Jadi Caleg 2024 Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: MP/Ismail)

MerahPutih.com - Ratusan kader DPC PDIP Sukoharjo, Jawa Tengah menerima pengarahan langsung dari Ketua DPP PDIP Puan Maharani di kantor DPC, Rabu (19/1).

Puan dalam pengarahannya kepada jajaran pengurus PAC PDIP se-Kabupaten Sukoharjo, mengingatkan untuk merapatkan barisan mulai dari sekarang karena Pemilu 2024 masih dua tahun lagi.

Baca Juga:

Jadwal Pemilu 2024 Tak Harus Tunggu Komisioner KPU dan Bawaslu Baru

"Saya ingatkan seluruh kader mempersiapkan diri menuju kontestasi Pemilu," kata dia.

Ia mengatakan, akan pentingnya melakukan persiapan jauh hari karena hasilnya akan baik juga. Atas dasar itu semua kader harus rapatkan barisan.

"Ingat, Pemilu 2024 itu mungkin sebelum Lebaran, mungkin setelah Lebaran. Pokoknya semua harus siap. Sehingga Maret 2024 itu udah Pemilu," katanya.

Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)
Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)

Puan menyinggung jumlah suara yang berhasil dia raup saat Pemilu 2019 lalu di daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah V, termasuk Kabupaten Sukoharjo. Saat itu dia memperoleh sebanyak 404.034 suara.

"Ada 104 ribu suara (Puan di Sukoharjo) pada Pileg 2019. Nanti 2024 harus lebih dari itu. Siap nggak?" ujar Puan yang disambut teriakan siap oleh kader PDIP.

Ia mulai memiliki terkait pilihan politiknya pada gelaran pilpres dan pilkada pada 2024. Puan mengirim sinyal kemungkinan tidak maju caleg lagi.

"Saya ini juga mikir, 2024 saya masih caleg nggak nih, Mas. Kalau nggak caleg, siapa ya yang bisa dapat suara 104 ribu ya. Pusing, kan, saya juga pusing," katanya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Jadwal Pemilu 2014 Diputuskan Pekan Depan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Belum Ada Sponsor, Pemprov Yakin Formula E Berjalan Lancar
Indonesia
Belum Ada Sponsor, Pemprov Yakin Formula E Berjalan Lancar

Penyelenggaraan Formula E membutuhkan biaya Rp 150 miliar. Sebagian anggaran sudah dipakai untuk pembelian alat sebagai kebutuhan konstruksi pembangunan trek.

PSI Nilai Pernyataan Petinggi PAN Soal ICU Anggota DPR Tak Punya Hati Nurani
Indonesia
PSI Nilai Pernyataan Petinggi PAN Soal ICU Anggota DPR Tak Punya Hati Nurani

Banyak rakyat bahkan tak punya lagi penghasilan di masa PPKM Darurat

Kantornya Dibanjiri Karangan Bunga, Fraksi PKS Minta Wartawan Tanya Pengirimnya
Indonesia
Kantornya Dibanjiri Karangan Bunga, Fraksi PKS Minta Wartawan Tanya Pengirimnya

Sebelumnya, puluhan karangan bunga yang mendukung hak interpelasi Formula E berjajar di halaman gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat

Jabar Siagakan 30 Ribu Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran
Indonesia
Jabar Siagakan 30 Ribu Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran

Menurut Emil, 30.000 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI dan dinas terkait dari Pemprov Jabar disiagakan untuk mengawal arus mudik Lebaran 2022 di Jabar.

Hujan Disertai Petir Diperkirakan Terjadi di Jaksel dan Jaktim
Indonesia
Hujan Disertai Petir Diperkirakan Terjadi di Jaksel dan Jaktim

Wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan bakal diguyur hujan disertai petir pada Selasa (3/8).

PT WIKA Garap 'Paddock' Sirkuit Mandalika Tak Lebih dari Sebulan
Indonesia
PT WIKA Garap 'Paddock' Sirkuit Mandalika Tak Lebih dari Sebulan

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengungkapkan pembangunan fasilitas Pit Building untuk perhelatan World Superbike 2021 sepenuhnya menggunakan produk asli Indonesia

Berkat Anies Baswedan, Elektabilitas Partai NasDem Melejit
Indonesia
Berkat Anies Baswedan, Elektabilitas Partai NasDem Melejit

Direktur Eksekutif New Indonesia Research & Consulting Andreas Nuryono menuturkan, melejitnya elektabilitas NasDem berkorelasi dengan kedekatan partai tersebut dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

KPK Terima 2.029 Laporan Gratifikasi Senilai Rp 7,9 Miliar
Indonesia
KPK Terima 2.029 Laporan Gratifikasi Senilai Rp 7,9 Miliar

KPK mencatat sebanyak 34 kementerian menyampaikan 32 laporan

Awal Tahun, Garuda Masih Berjuang Lakukan Penundaan Pembayaran Utang
Indonesia
Awal Tahun, Garuda Masih Berjuang Lakukan Penundaan Pembayaran Utang

Proses praverifikasi yang nantinya berlangsung dari 6 Januari hingga 18 Januari 2022.

Ada Pengerjaan MRT Fase 2, Jalan Glodok hingga Kota Tua Dilakukan Rekayasa Lalin
Indonesia
Ada Pengerjaan MRT Fase 2, Jalan Glodok hingga Kota Tua Dilakukan Rekayasa Lalin

Rekayasa lalu lintas karena ada pekerjaan Mass Rapid Transit (MRT) fase 2 segmen CP 203 Stasiun MRT Gilodok-Stasiun MRT Kota.