Puan di Depan Kader PDIP Boyolali: Jangan Ikut Ambil Keputusan Sendiri, Itu Sesat Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 anak di SD Negeri 1 Sawahan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (19/1). (ANTARA/Bambang Dwi

MerahPutih.com - Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengunjungi kantor DPC PDIP Kabupaten Boyolali di sela-sela kunjungan kerjanya di Jawa Tengah. Ia pun memberi pengarahan kepada jajaran pengurus DPC PDIP Boyolali.

Kedatangan Puan disambut oleh pimpinan DPC Boyolali, Rabu (19/1). Ia didampingi oleh sejumlah elite partai banteng moncong putih itu, termasuk Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang juga merupakan politisi PDIP.

Baca Juga

Tak Didampingi Ganjar, Puan Tinjau Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Boyolali

“Ini kehadiran di dapil saya secara langsung setelah pandemi COVID-19 melanda selama 2 tahun. Sudah kangen banget,” ujar Puan saat menberikan pengarahan kepada struktur PDIP Boyolali.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu mengaku sebenarnya sudah sejak lama ingin mengunjungi wilayah Dapilnya, yakni Dapil Jawa Tengah V namun terkendala corona. Puan mengatakan, meski ia cukup lama tak bertandang ke dapilnya, bukan berarti dirinya tak melakukan apa-apa.

“Semua program saya kirim lewat struktur partai untuk diterima masyarakat. Kewajiban saya sebagai anggota dari dapil ini terus dilakukan meski tidak secara langsung,” tuturnya.

Puan pun mengingatkan seluruh kader PDIP untuk selalu waspada terhadap bahaya COVID-19. Apalagi menuju Pemilu 2024, semua disebutnya harus tetap sehat agar mampu bertarung di medan politik.

“Cuma Boyolali yang perolehan kursinya paling banyak. Ada 35 kursi dari 45 kursi DPRD. Mari kita berjuang agar perolehan kursinya naik,” sebut Puan.

“Boyolali paling solid, waktu Pak Seno (mantan Bupati Boyolali memimpin) apalagi. Ke depan harus tanggung jawab semua, nggak boleh turun dari 35 kursi. Kemarin sudah solid, sekarang lebih solid lagi,” sambung mantan Menko PMK itu.

Puan juga mengulas kembali perjuangan PDIP untuk kembali mencapai pucuk kekuasaan. Menurut dia, hal tersebut tidaklah mudah.

“Setelah 10 tahun puasa, sekarang 7 tahun berkuasa. Enak nggak?” tanya Puan kepada kader PDIP.

“Enak,” jawab mereka serentak.

Baca Juga

Dengarkan Aspirasi Aktivis, Puan: Kekuatan Tambahan untuk Rampungkan RUU TPKS

Untuk itu, cucu Proklamator RI Bung Karno ini meminta seluruh kader banteng untuk selalu bekerja untuk kesejahteraan rakyat. Dengan demikian, kata Puan, PDIP bisa kembali berjaya di 2024 nanti.

“Harus ikut instruksi ketua umum. Saya petugas partai selalu ikuti instruksi ketua umum. Terus bergerak apalagi di masa pandemi ini,” sebut Puan.

“Dengan kekuasaan ini, kita mengatur bagaimana rakyat mendapat manfaat sehingga di tahun 2024 kita dipercaya lagi. Atur barisan segera saling koordinasi. Jangan jeruk makan jeruk,” tambahnya.

Puan menegaskan seluruh struktural partai yang tidak bisa bekerja, maka akan mendapat evaluasi dari pusat. Ia pun memberi semangat untuk jajaran pengurus DPC PDIP Boyolali.

“Boyolali bagian Jawa Tengah. Jawa Tengah itu kandang banteng. Selalu jadi penentu suara kemenangan PDIP. 21 kepala daerah dari PDIP. Tolong Boyolali persiapkan diri bukan hanya untuk Boyolali tapi juga untuk Jawa Tengah dan nasional,” kata Puan.

Lebih lanjut, putri Megawati Soekarnoputri ini meminta seluruh barisan banteng untuk berfokus pada Pileg dan Pilpres 2024. Puan mengingatkan agar semua siap dengan segala kemungkinan yang terjadi.

“Kita tunggu perintah ketua umum mau dibawa kemana 2024. Jangan ikut-ikutan ambil keputusan sendiri sendiri. Itu bikin sesat, bikin terpecah belah. Semua orang ingin kita terpecah belah dan kalah,” ungkapnya.

“Kerjakan tugas kalian sesuai kewenangannya. Jangan berhenti bergerak. Terus berjuang bersama rakyat,” imbuh Puan.

Dalam kesempatan itu, Puan secara simbolis menyerahkan bantuan beras kepada pengurus ranting DPC Boyolali. “Titip ya untuk rakyat,” tutupnya. (Pon)

Baca Juga

RUU TPKS Sah Jadi Inisiatif DPR, Puan Minta Presiden Segera Kirim Surpres

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Call Center Layanan Isi Ulang Oksigen Jatim Layani 1.600 Penelepon Per Hari
Indonesia
Call Center Layanan Isi Ulang Oksigen Jatim Layani 1.600 Penelepon Per Hari

Layanan isi ulang gratis oksigen dari Pemprov Jatim tersebut diresmikan pada 17 Juli 2021 lalu itu dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jatim.

Muhammadiyah Resmi Dapatkan Izin Pendirian Universitas di Malaysia
Indonesia
Muhammadiyah Resmi Dapatkan Izin Pendirian Universitas di Malaysia

Izin resmi pendirian UMAM terbit pada 5 Agustus 2021 dari Pemerintah Malaysia melalui Jabatan Pendidikan Tinggi pada Kementerian Pengajian Tinggi Malaysia.

Jokowi Tegaskan PPKM Darurat Lebih Ketat dari Aturan Sebelumnya
Indonesia
Jokowi Tegaskan PPKM Darurat Lebih Ketat dari Aturan Sebelumnya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberlakukan PPKM Darurat di Jawa dan Bali dimulai sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Bawa Bom Molotov dan Senjata Tajam, 13 Orang Jadi Tersangka Tawuran saat Lebaran
Indonesia
Bawa Bom Molotov dan Senjata Tajam, 13 Orang Jadi Tersangka Tawuran saat Lebaran

Plisi telah menetapkan 13 dari 15 orang yang ditangkap sebagai tersangka terkait kasus tawuran saat Hari Raya Idul Adha atau Selasa (20/7) di Pasar Manggis.

Pasien Omicron Lolos Karantina Disebut Sempat Jalan-jalan, Begini Kata Satgas
Indonesia
Pasien Omicron Lolos Karantina Disebut Sempat Jalan-jalan, Begini Kata Satgas

Pasien wanita yang disebut lolos karantina terdeteksi setelah pulang dari Inggris. Dia sempat di tes Corona dengan hasil positif, namun pada tes kedua dinyatakan negatif.

Mobilitas Warga PPKM Darurat Masih Tinggi, Gibran Dukung Penutupan 6 Ruas Jalan
Indonesia
Mobilitas Warga PPKM Darurat Masih Tinggi, Gibran Dukung Penutupan 6 Ruas Jalan

Penutupan jalan tersebut dilakukan seiring dengan masih tingginya mobilitas warga di tengah pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Pemerintah Beberkan Alasan PPKM Gunakan Istilah Level
Indonesia
Pemerintah Beberkan Alasan PPKM Gunakan Istilah Level

Pemerintah menjelaskan alasan mengganti istilah PPKM Darurat menjadi PPKM dengan level tertentu.

Erick Thohir Tutup 74 Anak dan Cucu Pertamina Hingga Telkom
Indonesia
Erick Thohir Tutup 74 Anak dan Cucu Pertamina Hingga Telkom

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus melakukan efisiensi dan konsolidasi BUMN, terutama terkait dengan anak dan cucu perusahaan BUMN. Sampai saat ini, 74 anak dan cucu perusahaan BUMN telah ditutup.

LBH Desak Kejaksaan Agung Turunkan Jamwas ke Papua
Indonesia
LBH Desak Kejaksaan Agung Turunkan Jamwas ke Papua

Penegakan hukum ini, lanjut ia, sangat penting untuk kemudian bisa memberikan efek jera bagi siapapun.

Wamenkes Beberkan Alat Deteksi Khusus Varian Omicron di Pintu Masuk Indonesia
Indonesia
Wamenkes Beberkan Alat Deteksi Khusus Varian Omicron di Pintu Masuk Indonesia

S-Gene Failure Test (SGFT) untuk mengidentifikasi varian Omicron di pintu masuk negara.