Puan Ceritakan Perjuangan Kartini Masa Kini hingga Kenang Sosok Sarinah Ketua DPR Puan Maharani (tengah). (Foto: MP/Dicki Prasetia)

MerahPutih.com - Ketua DPR Puan Maharani mengucapkan selamat Hari Kartini bagi seluruh perempuan di tanah air.

Memperingati hari Kartini yang jatuh tepat pada hari ini, Puan pun berharap makin banyak perempuan saat ini yang meneruskan perjuangan Ibu Kartini.

Jika dulu Ibu Kartini memperjuangkan akses pendidikan yang setara bagi para perempuan, maka para Kartini masa kini harus berjuang dengan lebih baik lagi.

Baca Juga:

Memeringati Hari Kartini Sembari Melepas Kerinduan Aneka Lomba di Sekolah

"Dengan akses pendidikan yang saat ini sudah setara, maka Kartini masa kini tak lagi hanya terbatas menjadi ibu rumah tangga, tapi juga bisa membangun karier menduduki posisi-posisi strategis," kata Puan kepada wartawan, Kamis (21/4).

Ini misalnya bisa dilihat dari jumlah perempuan yang mengisi kursi DPR RI. Representasi perempuan di Senayan terus meningkat dari waktu ke waktu.

Jumlah anggota DPR RI perempuan di periode 2019-2024 mencapai 118 orang, atau mencapai 20,5 persen dari total 575 anggota terpilih. Jumlah itu meningkat dibandingkan periode 2014-2019 lalu, di mana jumlah anggota DPR perempuan yang duduk di Senayan hanya 97 orang.

"Dengan makin banyaknya perempuan yang duduk di posisi strategis seperti di DPR, maka kebijakan yang diambil juga bisa lebih berpihak pada kaum perempuan," kata Puan, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI.

Namun tentunya, meneruskan perjuangan Kartini bagi perempuan tak hanya bisa dilakukan lewat jalur politik. Puan menegaskan, seluruh perempuan di Indonesia bisa menjalani peran di bidangnya masing-masing untuk meneruskan perjuangan Ibu Kartini.

Kuncinya, setiap perempuan harus konsisten dan berupaya untuk terus berkontribusi bagi negeri.

"Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang," kata Puan mengutip salah satu tulisan RA Kartini.

Baca Juga:

Maknai Hari Kartini, Jokowi Yakin Indonesia Terus Lahirkan Perempuan Tangguh

Sosok Sarinah

Bertepatan dengan hari Kartini ini, Puan pun turut mengenang Sarinah, sosok perempuan yang telah menginspirasi Bung Karno.

Sarinah adalah pengasuh Soekarno saat kecil. Menurut Puan, Sarinah sangat berperan dalam perjalanan hidup Soekarno itu hingga akhirnya kakeknya itu tumbuh menjadi seorang pemimpin besar yang memproklamirkan kemerdekaan RI.

"Dari Sarinah, Soekarno belajar banyak hal. Khususnya mengenai cinta. Cinta kepada rakyat kecil," kata Puan.

Puan menceritakan, kakeknya itu mengenal Sarinah sejak umur 6 tahun. Saat itu Soekarno kecil baru pindah dari Surabaya ke Mojokerto bersama orang tuanya.

Di sana lah, orang tua Soekarno bertemu Sarinah, seorang gadis yang kemudian menjadi asisten keluarga mereka. Namun, Sarinah bukan pelayan dalam pengertian barat, melainkan sudah dianggap seperti keluarga.

Soekarno pun akhirnya menjadi sangat dekat dengan sosok Sarinah. Jika Sarinah sedang memasak di dapur, Soekarno akan duduk di sebelahnya untuk menemani.

Saat itulah Sarinah memberi banyak pesan dan petuah yang kemudian menjadi pelajaran berharga bagi perjalanan hidup Soekarno.

Melalui bukunya yang berjudul “Sarinah, Kewajiban Wanita dalam Perjuangan Republik Indonesia,” Soekarno menjelaskan arti Sarinah bagi dirinya.

“Pengasuh saya bernama Sarinah, ia 'mbok' saya. Ia membantu ibu saya, dan dari dia saya menerima banyak rasa cinta dan rasa kasih. Dari dia saya banyak mendapatkan pelajaran mencintai 'orang kecil'. Dia sendiri pun 'orang kecil', tetapi budinya selalu besar,” tulis Soekarno.

Belakangan, Soekarno pun mengabadikan nama Sarinah ke gedung pencakar langit pertama di Indonesia, yang kini dikenal dengan nama Mal Sarinah. (Pon)

Baca Juga:

Makna Hari Kartini Versi Arawinda Kirana

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ombudsman Soroti Minimnya Partisipasi Pekerja soal Aturan JHT
Indonesia
Ombudsman Soroti Minimnya Partisipasi Pekerja soal Aturan JHT

Anggota Ombudsman Robert Na Endi Jaweng mendukung agar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah merevisi beleid tersebut. Sebab, penyusunan aturan tersebut dinilai kurang melibatkan pekerja atau buruh selaku stakeholder.

Polda Jateng Klaim Kericuhan di Desa Wadas Dipicu Provokasi Orang Tak Dikenal
Indonesia
Polda Jateng Klaim Kericuhan di Desa Wadas Dipicu Provokasi Orang Tak Dikenal

Sayangnya, lanjut Iqbal, upaya tersebut diprovokasi oleh oknum tak dikenal, sehingga warga yang kontra emosi dan menghalang-halangi tim BPN yang akan mengukur tanah.

Minyak Goreng Kemasan 2 Liter Dijual Rp 50 Ribu
Indonesia
Minyak Goreng Kemasan 2 Liter Dijual Rp 50 Ribu

YLKI mendesak pemerintah untuk memerketat pengawasan terkait HET minyak goreng curah dengan harga Rp 14.000 per liter agar tepat sasaran.

ICW Sebut Keterlibatan Petinggi Parpol Bikin KPK Takut Tangkap Harun Masiku
Indonesia
ICW Sebut Keterlibatan Petinggi Parpol Bikin KPK Takut Tangkap Harun Masiku

Tiga keterangan itu akan menggambarkan permasalahan utama mengapa Harun terkesan dilindungi oleh KPK

Jokowi Jadikan Pandemi COVID-19 yang Melanda Indonesia Sebagai Inspirasi
Indonesia
Jokowi Jadikan Pandemi COVID-19 yang Melanda Indonesia Sebagai Inspirasi

"Dia menyakitkan, tetapi sekaligus juga bisa menguatkan."

Pembiayaan Fintech Syariah Alami Pertumbuhan Positif di Tengah Pandemi
Indonesia
Pembiayaan Fintech Syariah Alami Pertumbuhan Positif di Tengah Pandemi

Penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh Fintech syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan positif di tengah pandemi COVID-19.

Konser Ricuh di Yogyakarta: 11 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Indonesia
Konser Ricuh di Yogyakarta: 11 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Acara konser musik di Mal Lippo Plaza Yogyakarta, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Minggu (12/6) malam, diwarnai kericuhan.

Diisukan Jadi Kepala Otorita IKN Nusantara, Risma: Saya Harus Melapor ke Ibu
Indonesia
Diisukan Jadi Kepala Otorita IKN Nusantara, Risma: Saya Harus Melapor ke Ibu

Banyak kepala daerah atau mantan kepala daerah yang berlatar arsitek.

Pemerintah Ungkap Alasan JHT Dicairkan saat Usia 56 Tahun
Indonesia
Pemerintah Ungkap Alasan JHT Dicairkan saat Usia 56 Tahun

Airlangga Hartarto menjelaskan soal skema perlindungan bagi pekerja berupa Jaminan Hari Tua berbeda dengan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Pemkot Yogyakarta Kesulitan Terapkan Ganjil Genap di Lokasi Wisata
Indonesia
Pemkot Yogyakarta Kesulitan Terapkan Ganjil Genap di Lokasi Wisata

Kondisi Kota Yogyakarta sangat terbuka. Kita ada 16 jalur akses jalan masuk. Makanya akan sulit untuk memisahkan apakah pengguna jalan adalah warga lokal atau wisatawan.