PTM Wajib Dilakukan Jika 100 Persen Pengajar Sudah Divaksin Uji coba sekolah tatap muka di Bandung.

MerahPutih.com - Satuan pendidikan wajib menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) saat cakupan vaksinasi bagi tenaga pendidik sudah mencapai 100 persen. PTM, tidak harus menunggu sampai 100 persen peserta didiknya divaksin.

"Saya rasa, kalau menunggu hingga semua tuntas, gak buka-buka itu sekolah, madrasah dan pesantren," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy di Jakarta, Kamis (16/9).

Muhadjir mengatakan, pemerintah sedang mempercepat pelaksanaan vaksinasi bagi pendidik seperti guru dan dosen serta tenaga kependidikan untuk mempersiapkan kegiatan PTM, khususnya di zona Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 dan 3 seperti yang telah diperintahkan Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

Wapres Tinjau PTM di Tangerang Banten

Berdasarkan laporan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan RI, per 13 September 2021, baru sebanyak 62 persen atau sebanyak 3,42 juta pendidik dan tenaga pendidik yang sudah menerima vaksinasi. Dari jumlah tersebut, 39 persen di antaranya sudah menerima 2 dosis vaksin.

Muhadjir memerintahkan Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi (Kemendikbud ristek), Kementerian Agama (Kemenag), Kemenkes, Pemda kabupaten/kota, propinsi dan dinas-dinas terkait di daerah untuk berkolaborasi dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga pendidik.

Muhadjir menargetkan, pelaksanaan vaksinasi untuk tenaga pendidik harus sudah selesai pada akhir September 2021.

"Harapannya apabila tenaga pendidik di satuan pendidikan baik sekolah, madrasah dan pesantren sudah semuanya divaksin, maka pelaksanaan PTM wajib untuk dilakukan," katanya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (kanan) meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka di salah satu sekolah di Indonesia. (ANTARA/HO-Kemenko PMK).
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (kanan) meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka di salah satu sekolah di Indonesia. (ANTARA/HO-Kemenko PMK).

Muhadjir mengatakan, seiring dengan PTM yang akan dilakukan, nantinya pelaksanaan vaksinasi bagi peserta didik juga akan dikebut. Tentu saja disesuaikan dengan ketersediaan vaksin di Tanah Air.

Ia mengatakan, jumlah peserta didik di Indonesia jauh lebih banyak dari jumlah tenaga pendidik. Sehingga, apabila vaksinasi untuk tenaga pendidik sudah selesai, maka pelaksanaan PTM akan lebih aman untuk dilakukan.

"Setelah vaksinasi bagi tenaga pendidik selesai, maka siswa di atas 12 tahun hingga mahasiswa ini akan menjadi prioritas," ujarnya. (Asp)

Baca Juga:

Ini Peringatan Keras Wagub DKI untuk Sekolah yang Langgar Prokes saat PTM

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hoaks Vaksinasi COVID-19 Dikemas Dengan Bahasa Emosional
Indonesia
Hoaks Vaksinasi COVID-19 Dikemas Dengan Bahasa Emosional

Hoaks vaksinasi menimbulkan penolakan terhadap vaksin-vaksin lainnya yang sudah lebih lama beredar dan sangat diperlukan untuk kesehatan masyarakat.

17 Agustus, Bisa Jadi Ajang Kampanye Bangga Buatan Indonesia Bagi UMKM Hijau
Indonesia
17 Agustus, Bisa Jadi Ajang Kampanye Bangga Buatan Indonesia Bagi UMKM Hijau

Saat ini buah manis dari bisnis digital belum dirasakan secara luas oleh banyak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di pelosok negeri.

Ketua MPR Imbau Masyarakat Patuhi Prokes dan Ikut Vaksinasi
Indonesia
Ketua MPR Imbau Masyarakat Patuhi Prokes dan Ikut Vaksinasi

Bamsoet juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah

DKI Keluhkan Pendataan Vaksinasi COVID-19 Kemenkes
Indonesia
DKI Keluhkan Pendataan Vaksinasi COVID-19 Kemenkes

Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 nasional masih terkendala data penerima.

Desa Harus Bangkit dengan Stimulus Dana Desa
Indonesia
Desa Harus Bangkit dengan Stimulus Dana Desa

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Nyalla Mattalitti, menegaskan bahwa desa harus bisa bangkit dengan adanya stimulus dana desa.

[Hoaks atau Fakta]: Kemenkes Beberkan Ramuan Penangkal COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Kemenkes Beberkan Ramuan Penangkal COVID-19

Ada beberapa perbedaan dalam versi file yang beredar di media sosial dengan file asli oleh Kemenkes, yaitu perihal jumlah halaman.

Anies: Pemprov DKI Masih Bahas Gelaran Reuni 212 di Monas
Indonesia
Anies: Pemprov DKI Masih Bahas Gelaran Reuni 212 di Monas

Acara Reuni 212 itu masih didiskusikan oleh Pemerintah DKI, apakah nantinya diizinkan atau tidak.

PP Muhammadiyah Tegaskan HUT ke-76 RI Harus Jadi Momentum Perkuat Persatuan
Indonesia
PP Muhammadiyah Tegaskan HUT ke-76 RI Harus Jadi Momentum Perkuat Persatuan

Indonesia dan seluruh bangsa-bangsa di dunia kini sedang berada dalam pandemi COVID-19

Penanganan COVID-19 Sektor Hulu Masih Perlu Perbaikan
Indonesia
Penanganan COVID-19 Sektor Hulu Masih Perlu Perbaikan

para pemangku kepentingan segera melakukan perbaikan dan upaya-upaya pengendalian di sektor hulu secara masif dan terukur.

Pungli Oknum Anggota Polisi di Kasus Narkoba Naik 43 Persen
Indonesia
Pungli Oknum Anggota Polisi di Kasus Narkoba Naik 43 Persen

Sementara untuk anggota yang berprestasi diganjar penghargaan dan tanda jasa atau reward, sepanjang 2020, ada sebanyak 416 personel.