PTM Timbulkan Klaster COVID-19 di Sekolah, Begini Reaksi Kemenkes Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) hari pertama di SDN 11 Grogol Jakarta Barat, Senin (30/8/2021). (ANTARA/Walda)

MerahPutih.com - Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mencatat dari 46.500 sekolah yang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), ada 2,8 persen atau 1.296 melaporkan munculnya klaster COVID-19.

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi menyebut sekolah harus mengambil pelajaran dari temuan klaster tersebut.

Baca Juga

Ditemukan Klaster COVID-19 Saat PTM di Jakarta, Wagub: Mungkin Tertular di Jalan

"Perlu kerjasama yang baik antara pihak sekolah, orangtua dan siswa. Protokol kesehatan sangat penting ditegakkan untuk menghindari penularan di komunitas termasuk sekolah," ungkap Nadia dalam keterangan resminya, Kamis (23/9).

Nadia mengingatkan beberapa hal yang harus diperhatikan di sekolah adalah cara menerapkan protokol kesehatan.

Mulai dari menjaga jarak minimal satu meter, memakai masker, dan memastikan siswa mencuci tangan dengan sabun dan air secara teratur.

"Bantu kami mewujudkan pelaksanaan protokol kesehatan, semua harus patuh dan jangan sungkan untuk mengingatkan orang lain yang tidak taat protokol kesehatan" pesannya.

Siswa di SMP Negeri 4 Yogyakarta mengikuti penilaian tengah semester yang dilakukan sebagai bagian dari simulasi PTM terbatas, Senin (20/9/21) (ANTARA/Eka AR)
Siswa di SMP Negeri 4 Yogyakarta mengikuti penilaian tengah semester yang dilakukan sebagai bagian dari simulasi PTM terbatas, Senin (20/9/21) (ANTARA/Eka AR)

"Teruskan perjuangan kita bersama, untuk merdeka dari COVID-19. Ayo pakai masker dan segera divaksinasi," sambungnya.

Untuk itu, Nadia kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak menunda-nunda bila ada kesempatan vaksinasi COVID-19.

Terutama bagi lansia yang menjadi kelompok prioritas dalam vaksinasi nasional. (Knu)

Baca Juga

Wagub Jabar Perintahkan Satgas dan Disdik Pantau Prokes Saat PTM

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DKI Belum Putuskan Belajar Tatap Muka di Awal Tahun 2021
Indonesia
DKI Belum Putuskan Belajar Tatap Muka di Awal Tahun 2021

Pihaknya tidak mau seperti negara-negara lain yang lebih dulu membuka sekolah tatap muka dan menjadi klaster baru kasus COVID-19.

Kecewa dengan KPK, Masyarakat Dirikan Kantor Darurat Pemberantasan Korupsi
Indonesia
Kecewa dengan KPK, Masyarakat Dirikan Kantor Darurat Pemberantasan Korupsi

Kantor darurat ini adalah sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja KPK dan pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini.

Bus Terguling di Tol Dalam Kota, Sejumlah Penumpang Terluka
Indonesia
Bus Terguling di Tol Dalam Kota, Sejumlah Penumpang Terluka

Sebuah kecelakaan terjadi antara mobil HRV B 1371 NIH dengan bus bernomor plat AA 1711 ED di Tol Dalam Kota KM 5.00, Jakarta, pada Rabu (10/3).

Polda Metro Kembali Gelar Tes COVID-19 Massal di Petamburan
Indonesia
Polda Metro Kembali Gelar Tes COVID-19 Massal di Petamburan

"Ini kami lakukan untuk mencari kontak erat COVID-19," kata Heru

Pemda Harus Gerak Cepat Pakai Dana Transfer Daerah dan Desa Untuk COVID-19
Indonesia
Pemda Harus Gerak Cepat Pakai Dana Transfer Daerah dan Desa Untuk COVID-19

Airlangga menganjurkan, pemda melakukan inovasi untuk mempercepat pencapaian target vaksinasi agar masyarakat Indonesia dapat mempersiapkan diri hidup bersama dengan COVID-19

Luqman Hakim Resmi Gantikan Gus Yaqut Jadi Pimpinan Komisi II DPR
Indonesia
Luqman Hakim Resmi Gantikan Gus Yaqut Jadi Pimpinan Komisi II DPR

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin resmi menetapkan Luqman Hakim sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR menggantikan Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut).

Presiden Jokowi Resmikan Terminal Baru Bandar Udara Mopah
Indonesia
Presiden Jokowi Resmikan Terminal Baru Bandar Udara Mopah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan terminal baru Bandar Udara Mopah, Merauke, Papua. Saat peresmian, ia didampingi Ketua DPR Maharani.

Dua Tersangka Dugaan Korupsi Asabri Pembobol Jiwasraya
Indonesia
Dua Tersangka Dugaan Korupsi Asabri Pembobol Jiwasraya

Para tersangka itu langsung ditahan oleh jaksa tim penyidik selama 20 hari ke depan sejak Senin 1 Februari 2021 hingga Sabtu 20 Februari 2021

Begini Progres Pembangunan 5 Kawasan Wisata Prioritas Nasional
Indonesia
Begini Progres Pembangunan 5 Kawasan Wisata Prioritas Nasional

Adapun serapan anggaran mencapai Rp2,64 triliun dari total anggaran Rp3,81 triliun atau sebesar 69,36 persen.

Ujaran Sara Bisa Memecah Belah Persatuan Bangsa
Indonesia
Ujaran Sara Bisa Memecah Belah Persatuan Bangsa

Ketua Umum Projamin (Relawan Pro Jokowi-Amin) Ambroncius Nababan resmi ditahan oleh penyidik Bareskrim Polri setelah menjalani pemeriksaan.