PTM Sebulan Berjalan Tanpa Kasus COVID-19, Gibran Tingkatkan Tes PCR pada Siswa Siswa SDN di Kota Solo diambil sampel tes swab antigen. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Solo telah dimulai sejak 2 September lalu. Selama berlangsungnya PTM selama sebulan lebih ini, Pemkot memastikan tidak ada temuan kasus COVID-19 di sekolah.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, hasil evaluasi PTM di Solo yang telah berjalan sebulan lebih dipastikan nihil kasus COVID-19. Meskipun demikian, pengawasan tetap dilakukan dengan meningkatkan tes swab antigen dan PCR secara acak.

Baca Juga

Fraksi PAN Minta Pelaksanaan PTM Didukung Testing dan Vaksinasi

"Kita bersyukur PTM di Solo berjalan lancar. Tidak ditemukan kasus COVID-19 di sekolah," kata Gibran, Sabtu (16/10).

Suami Selvi Ananda ini mengatakan pihaknya juga mempercepat vaksinasi pada siswa untuk membentuk kekebalan kelompok. Untuk guru yang mengajar PTM sekarang juga sudah tertib mematuhi prokes.

"Vaksinasi pelajar tetap kita lakukan. Kita kejar terus sampai selesai. Kasus guru tak pakai masker saat mengajar sudah tidak ditemukan," kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan ada 29 sekolah yang telah ditunjuk untuk menjadi sampel pelaksanaan evaluasi PTM berupa tes PCR. Dimana masing-masing sekolah ada 30 orang, baik guru maupun siswa yang akan diswab PCR.

"Semua sekolah sudah diberitahu jadwalnya semua. Jadi bukan seperti swab acak, tetapi memang ada jadwalnya. Dimulai 13 Oktober kemarin sampai tanggal 21 Oktober mendatang," ucapnya.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)

Ia berharap dari hasil tes PCR di 29 sekolah yang menjadi sampel tidak ditemukan adanya hasil yang positif Covid-19. Karena hal tersebut akan menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) selama PTM berjalan.

"Kalau sampai ada yang positif langsung kita tindak lanjuti segera, tapi mudah-mudahan ndak ada apa-apa," ujar dia.

Terkait pemilihan metode tes PCR, Ning sapaan akrabnya mengatakan, sejauh ini yang paling akurat untuk mengetahui apakah seseorang terpapar COVID-19 memang menggunakan metode PCR. Apalagi siswa maupun guru yang dites memang dalam kondisi sehat semuanya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Solo Jadi PPKM Level 2, Gibran: Pengawasan PTM Diperketat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wilayah DKI Jakarta Diprakirakan Cerah Terik
Indonesia
Wilayah DKI Jakarta Diprakirakan Cerah Terik

Berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang disampaikan BMKG, seluruh wilayah DKI Jakarta diprakirakan cerah terik.

Wisma Atlet Di-Lockdown, Jumlah Pasien COVID-19 Terus Meningkat
Indonesia
Wisma Atlet Di-Lockdown, Jumlah Pasien COVID-19 Terus Meningkat

Data per Selasa (21/12), jumlah pasien bertambah lagi satu orang. Sehingga, total pasien yang dirawat 241 orang terdiri dari 100 pria dan 141 wanita.

Parlemen Setuju Finlandia Gabung NATO
Dunia
Parlemen Setuju Finlandia Gabung NATO

Persetujuan memasuki aliansi militer tersebut, tidak berselang lama setelah Presiden Finlandia Sauli Niinisto secara resmi memutuskan bahwa Finlandia akan mengajukan permohonan keanggotaan kepada NATO.

Rute Arus Mudik dari Sumatera hingga Jawa Diklaim Siap Dilalui
Indonesia
Rute Arus Mudik dari Sumatera hingga Jawa Diklaim Siap Dilalui

Pemerintah memastikan prasarana jalan nasional tol dan non-tol serta jembatan siap untuk dilalui pemudik pada Lebaran tahun 2022.

Kelompok Teroris Lampung Kirim Kader ke Suriah dan Afghanistan untuk Belajar Perang
Indonesia
Kelompok Teroris Lampung Kirim Kader ke Suriah dan Afghanistan untuk Belajar Perang

Polri menduga pengumpulkan dana oleh para terduga teroris JI ini untuk menerbangkan kadernya ke negara konflik seperti Afghanistan, Suriah, dan Irak.

Sistem Peringkat Diberlakukan untuk Jaga Kualitas Wasit Liga 1
Indonesia
Sistem Peringkat Diberlakukan untuk Jaga Kualitas Wasit Liga 1

Komite Wasit Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberlakukan sistem ranking atau peringkat untuk menjaga kualitas setiap wasit pada pertandingan Liga 1 musim kompetisi 2022/2023.

Larangan Ekspor Bahan Mentah Bikin Neraca Perdagangan Indonesia Surplus
Indonesia
Larangan Ekspor Bahan Mentah Bikin Neraca Perdagangan Indonesia Surplus

"Tahun 2021 merupakan tahun yang kalau kita ingat atau tahun yang betul betul sangat sulit, tahun yang tidak mudah, tahun yang tidak gampang," kata Jokowi.

13 Orang Meninggal Terdampak Erupsi Semeru, Dua Teridentifikasi
Indonesia
13 Orang Meninggal Terdampak Erupsi Semeru, Dua Teridentifikasi

BPBD Kabupaten Lumajang menggunakan alat berat wheel loader untuk membuka akses jalan Curah Kobokan

KPK Terima 3.708 Aduan Dugaan Korupsi, Terbanyak dari DKI dan Jabar
Indonesia
KPK Terima 3.708 Aduan Dugaan Korupsi, Terbanyak dari DKI dan Jabar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima 3.708 aduan dugaan korupsi dari publik sepanjang Januari hingga November 2021.

Kini, Waktu Tempuh Kereta Api Bandung Solo Lebih Cepat 45 Menit
Indonesia
Kini, Waktu Tempuh Kereta Api Bandung Solo Lebih Cepat 45 Menit

Berbagai inovasi dihadirkan guna menciptakan customer experience yang lebih baik dan memberi nilai tambah kepada para penumpang.