PTM Dimulai Pekan Depan, PSI Minta Anies Prioritaskan yang Sudah Divaksin Suasana ruang kelas saat uji coba pembelajaran tatap muka di SDN Cipinang Melayu 8, Jakarta, Rabu (7/4/2021). ANTARA/Yogi Rachman

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta segera memulai pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah terbatas seiring diberlakukannya PPKM Level 3 di Jakarta. PTM ini akan difokuskan pada sekolah yang sudah melaksanakan uji coba PTM, total ada 610 sekolah.

Menyikap kebijakan Pemprov DKI itu, Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD meminta agar Gubernur Anies Baswedan prioritas tenaga pendidik maupun peserta didik yang telah mendapatkan vaksinasi COVID-19.

Baca Juga

Pimpinan DPRD DKI Bersyukur Anies Izinkan Sekolah Tatap Muka

Anggota Fraksi PSI DPRD DKI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengatakan, vaksinasi menjadi perlindungan paling mendasar khususnya bagi anak-anak. Terlebih saat ini sudah banyak akses vaksin untuk anak di Jakarta sehingga siswa yang ingin mengikuti uji tatap muka harus didorong untuk segera melakukan vaksinasi.

“Kuota 50 persen daya tampung harus diprioritaskan untuk yang sudah vaksin. Yang belum vaksin segera jadwalkan untuk divaksin. Yang belum bisa vaksin karena alasan kesehatan harus kita lindungi,” jelasnya.

Pekerja menata bangku di ruang kelas sekolah di SMA Negeri 87, Jakarta, Selasa (24/8/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Pekerja menata bangku di ruang kelas sekolah di SMA Negeri 87, Jakarta, Selasa (24/8/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Anggara juga mempertanyakan keberadaan Satuan Tugas Covid Sekolah yang seharusnya wajib ada di setiap sekolah yang terlibat uji coba tatap muka. Satuan tugas inilah yang nantinya bertugas melakukan pengawasan ketat protokol kesehatan di sekolah serta melaporkan secara berkala ke dinas terkait dan orang tua.

"Harus ada yang bertanggung jawab agar penerapan kesehatan dapat dilakukan dengan tertib, tidak bisa semua diserahkan ke kesadaran siswa didik,” paparnya.

Satuan Tugas Covid Sekolah harus juga melibatkan orang tua siswa agar ada evaluasi terus menerus selama uji coba ini berlangsung termasuk melakukan tes antigen berkala kepada peserta didik guna memastikan tidak ada klaster baru Covid-19 dan memastikan siswa didik tidak berkeliaran di luar rumah usai sekolah.

"Uji coba sekolah tatap muka itu harus dilakukan dengan hati-hati, jangan terlalu ceroboh dan terburu-buru tanpa pertimbangan yang matang karena kesehatan anak yang dipertaruhkan," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

PTM di DKI Mulai Pekan Depan, Legislator Minta Pemprov Persiapkan dengan Matang

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sambangi Wisma Atlet, BP2MI Pastikan Jaminan Kesehatan Bagi Pekerja Migran Indonesia
Indonesia
Sambangi Wisma Atlet, BP2MI Pastikan Jaminan Kesehatan Bagi Pekerja Migran Indonesia

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani menyambangi Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Jakarta Pusat, Rabu (19/5).

Telisik Dugaan Penghinaan, Polisi Segera Periksa Ayu Ting-Ting
Indonesia
Telisik Dugaan Penghinaan, Polisi Segera Periksa Ayu Ting-Ting

Ayu Ting Ting sebelumnya telah melaporkan KD pemilik akun Instagram dengan nama @gundik_empang

Alasan Damkar Tak Pakai Robot Rp40 Miliar saat Kebakaran Matraman
Indonesia
Alasan Damkar Tak Pakai Robot Rp40 Miliar saat Kebakaran Matraman

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menjelaskan tidak menerjunkan robot canggih senilai Rp40 miliar saat kebakaran di Matraman.

Teknologi Digital Jadi Pilihan Perusahaan Asuransi Percepat Layanan Saat Pandemi
Indonesia
Teknologi Digital Jadi Pilihan Perusahaan Asuransi Percepat Layanan Saat Pandemi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, kinerja industri asuransi masih terkoreksi hingga kuartal III/2020 sebagai dampak dari pandemi COVID-19.

Anies Sebut Aktivitas Masyarakat Akan Normal Apabila Seluruh Warga Sudah Vaksin
Indonesia
Anies Sebut Aktivitas Masyarakat Akan Normal Apabila Seluruh Warga Sudah Vaksin

Kewajiban vaksinasi tersebut bertujuan untuk meminimalisir potensi penularan

Semua Kebutuhan Pokok Alami Kenaikan Signifikan
Indonesia
Semua Kebutuhan Pokok Alami Kenaikan Signifikan

Salah satu alasan yang kemudian dapat menjelaskan kenaikan ini adalah Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dan SPI yang rumit.

Pemprov DKI Telat Serahkan APBD 2021, PSI: Anggota DPRD Bukan Tukang Stempel
Indonesia
Pemprov DKI Telat Serahkan APBD 2021, PSI: Anggota DPRD Bukan Tukang Stempel

Sekretaris PSI, Anthony Winza Probowo menyakini, jadwal pembahasan APBD 2021 disusun serba terburu-buru. Perlu diingat juga, tegas Anthony, Dewan Parlemen Kebon Sirih bukan tukang stempel.

Stok Habis, Pemerintah Diminta Kerja Ekstra Distribusikan Vaksin ke Daerah
Indonesia
Stok Habis, Pemerintah Diminta Kerja Ekstra Distribusikan Vaksin ke Daerah

Saat ini, kondisi darurat dan tingkat kematian akibat COVID-19 masih tinggi, karena banyak masyarakat yang belum divaksin.

Dinas Pariwisata DKI Bantah Jajarannya Loloskan Warga India dari Karantina
Indonesia
Dinas Pariwisata DKI Bantah Jajarannya Loloskan Warga India dari Karantina

Dinas Pariwisata DKI Jakarta menampik tudingan bahwa jajarannya membantu warga negara asing (WNA) asal India lolos dari karantina usai masuk ke Indonesia.

Kepala Daerah Diminta Jangan Ragu Lahirkan Ide, Gagasan dan Inovasi
Indonesia
Kepala Daerah Diminta Jangan Ragu Lahirkan Ide, Gagasan dan Inovasi

Pada era sekarang, aparatur pemerintah harus mengubah pola pikir