PT Pos Indonesia Siapkan Proyek Besar di IKN Nusantara Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia Siti Choiriana. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - PT Pos Indonesia berencana membangun proyek pergudangan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Nantinya proyek pergudangan dikemas dalam kerangka digitalisasi.

PT Pos Indonesia yang sudah hadir selama 276 tahun ini memang berupaya bertransformasi mengikuti perkembangan zaman.

"Kita ini prepare atau persiapan (proyek gudang) di Kalimantan IKN, dengan kami memastikan konsepsinya itu ke depan dengan teknologi yang terbaru, teknologi memang distandarkan pemerintah, jadi yang masuk ke sana itu standar yang terbarukan semuanya," ucap Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia Siti Choiriana di Jakarta, Jumat (29/7).

Baca Juga:

Basuki Ingin Contoh Kota Cerdas Korsel Diterapkan di IKN Nusantara

Agar terealisasi proyek tersebut, lanjut Anna panggilan akrabnya menuturkan, pihaknya tengah mempersiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk pembiayaan.

Anna menuturkan, pihaknya akan mengeluarkan anggaran yang cukup besar, lantaran sumber daya yang digunakan dalam proyek tersebut cukup beragam, salah satunya mengutamakan digitalisasi terbarukan sebagai wujud transformasi perusahaan.

Meskipun begitu, Anna memastikan efisiensi keuangan menjadi pendekatan utama perseroan.

Baca Juga:

3 Perusahaan Korea Siap Investasi di IKN Nusantara

Tetapi yang perlu disampaikan, ucap Anna, PT Pos Indonesia akan mempersiapkan sistem pergudangan, sistem logistik yang bagus, dan sistem yang nantinya diberikan ke masyarakat dengan pelayanan terbaik.

"Kalau ini posisi ya begini ya, kalau kami prepare perkembangannya pasti (anggaran) keluarnya pasti banyak sekali ya, kalau secara nomor (angka) kami belum bisa keluarkan," ucapnya.

Menurutnya, Pos Indonesia terus berbenah dengan memetakan dan mengaplikasikan setiap peluang bisnis. Tujuannya untuk merawat layanan pos yang kini telah berlangsung selama hampir tiga abad.

"Perusahaan ini harus bangkit karena usianya pada tahun ini akan menginjak 276 tahun. Kami terus memikirkan fundamental bisnis Pos Indonesia, salah satunya digitalisasi," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Indonesia-Korea Selatan Sepakat dalam 4 Kerja Sama Pembangunan IKN Nusantara

(Foto: MP/Asropih)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Efek Radiasi HP Bikin Bola Mata Anak Keluar Dari Rongga
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Efek Radiasi HP Bikin Bola Mata Anak Keluar Dari Rongga

Pada narasi disebutkan bahwa hal itu dampak dari infeksi radiasi ponsel karena sering bermain video games.

Kasus COVID-19 di Jakarta Naik, Pasien di Lokasi Isolasi Terpusat Masih Stabil
Indonesia
Kasus COVID-19 di Jakarta Naik, Pasien di Lokasi Isolasi Terpusat Masih Stabil

Kenaikan kasus harian COVID-19 di Indonesia di atas angka 3 ribuan di awal bulan Agustus.

Irwasum Dampingi Tim Forensik Polri ke Komnas HAM
Indonesia
Irwasum Dampingi Tim Forensik Polri ke Komnas HAM

"Tim akan menjawab sesuai dengan pertanyaan dan sesuai dengan kompetensi dan secara objektif," kata dia, Senin (25/7).

Gibran Hentikan Pembelajaran Tatap Muka Selama Sepekan
Indonesia
Gibran Hentikan Pembelajaran Tatap Muka Selama Sepekan

Penyebaran COVID-19 di Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah melonjak dalam beberapa hari terakhir.

Anggota DPR Ingatkan Potensi  Carut-marut Kampanye Pemilu 2024
Indonesia
Anggota DPR Ingatkan Potensi  Carut-marut Kampanye Pemilu 2024

Masa kampanye Pemilu 2024 rawan carut-marut jika tak mampu dikendalikan dengan baik.

ICW Minta KPK Hadirkan Lili Pintauli di Sidang Kasus Tanjungbalai
Indonesia
ICW Minta KPK Hadirkan Lili Pintauli di Sidang Kasus Tanjungbalai

Tindakan ini penting dilakukan untuk semakin memperjelas peran-peran Lili

Indonesia Perlu  Pertumbuhan Ekonomi di Atas Level 5 Persen Per Tahun
Indonesia
Indonesia Perlu Pertumbuhan Ekonomi di Atas Level 5 Persen Per Tahun

"Varian Omicron masih tergolong rendah atau lemah dalam hal mempengaruhi pemulihan ekonomi Indonesia," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Jadwal Pemilu 2024 Masih Belum Jelas
Indonesia
Jadwal Pemilu 2024 Masih Belum Jelas

Kepastian soal jadwal Pemilu 2024 masih tanda tanya. Sebab, sampai detik ini belum ada kesepakatan resmi antara pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sintetik Opioid Mulai Beredar, Pemkot Bandung Rumuskan Strategi Tekan Peredaran
Indonesia
Sintetik Opioid Mulai Beredar, Pemkot Bandung Rumuskan Strategi Tekan Peredaran

Kemunculan narkoba jenis baru harus selalu diantisipasi dan perlu kerja sama dan koordinasi.

Pasien Positif COVID-19 Kamis (25/11) Bertambah 372 Orang
Indonesia
Pasien Positif COVID-19 Kamis (25/11) Bertambah 372 Orang

Selain itu, pemerintah juga mencatat bahwa kini terdapat 6.070 orang yang berstatus suspek