PT Merah Putih Media Berbagi dengan Anak-Anak Penyintas Kanker di Yayasan Amaryllis Kirana PT Merah Putih Media saat melakukan program CSR di Yayasan Amaryllis Kirana (Foto: Prassso/side.id)

TANGGAL 15 Febuari ini adalah hari kanker anak sedunia. Oleh karena itu PT Merah Putih Media membuat program CSR dengan berbagi pada anak-anak penderita kanker di Yayasan Ammarylis Kirana, Tangerang.

Pada kegiatan ini PT Merah Putih Media didukung oleh beberapa perusahaan dari JHL Group. Seperti JHL Solitare, Jeep Station Indonesia (JSI), Nusapay, dan D'Varee Bali.

Baca Juga:

Makanan yang Baik Bagi Penderita Kanker Hati

Program CSR tersebut sudah dilaksanakan pada tanggal 6 Februari 2020, pada pukul 09.00. Tim PT Merah Putih Media datang ke Yayasan Ammarylis Kirana, puluhan anak-anak penyintas kanker sudah berkumpul dan menyambut kedatangan tim dengan begitu hangat. Raut wajah-wajah imut dan senyum bahagia dari anak-anak penderita kanker pun terpancar jelas.

Acara dibuka dengan sambutan dari Head Marcomm Merahputih.com (Foto: Prassso/side.id)

Acara CSR tersebut dibuka dengan sambutan dari Head Marcomm merahputih, Nadia Intan. Setelah itu barulah masuk pada sesi pembagian goodie bags untuk anak-anak penyintas kanker yang ada di Yayasan Ammarylis Kirana.

Saat pembagian goodie bags, anak-anak penderita kanker terlihat begitu bahagia dan sangat antusias.

Tak terasa waktu telah menunjukan pukul 09.20 WIB, saatnya para anak-anak di Yayasan Ammarylis Kirana untuk menggambar dengan tema 'Merah-Putih Indonesia'.

Para anak-anak penyintas kanker di Yayasan Amaryllis Kirana tampak bahagia saat acara menggambar bersama (Foto: Prassso/side.id)

Saat acara menggambar bersama, tim dari PT Merah Putih Media dan JHL Group turut mendampingi para anak-anak penyintas kanker tersebut. Anak-anak terllihat sangat antusias dan gembira dengan kegiatan ini.

Anak-anak itu sangat bersemangat ketika menggambar dengan tema Merah Putih Indonesia. Jemari kecil anak-anak yang rata-rata berusia dibawah 12 tahun itu begitu lihai menorehkan pensil dan crayon untuk menghasilkan karya yang indah.

Baca Juga:

Buah Sirsak dapat Menyembuhkan Kanker?

Setelah prosesi menggambar bersama, kegiatan selanjutnya yakni menulis pesan di kartu pos. Para anak-anak dibebaskan untuk mengirim pesan pada seseorang yang dianggapnya sangat spesial, dengan berbagai pesan yang unik khas anak-anak.

Adapun pada acara penutup yakni tim PT Merah Putih Media bersama dengan JHL Group melakukan foto bersama.

Tim Merah Putih Media foto bersama anak-anak di Yayasan Amaryllis Kirana (Foto: Prassso/side.id)

Dengan diadakannya program CSR tersebut, ketua yayasan Amaryllis Kirana, Asep Ruswiadi mengaku sangat terbantu, karena anak-anak tampak bahagia dengan adanya program tersebut.

"Saya sangat terbantu dengan adanya adanya CSR dari merahputih media. anak-anak juga seneng banget sampai tasnya enggak lepas dari pundaknya. Semoga berkah buat teman-teman media merah putih," kata Asep.

Yayasan Amaryllis Kirana (Foto: prassso/side.id)

Yayasan Amaryllis Kirana memiliki misi memfasilitasi dan menolong setiap penyintas dengan segenap hati dan penuh kasih, Mencari berbagai kesempatan untuk pendanaan penyintas hemofilia dan kanker. Berusaha menjalin berbagai kerjasama dengan berbagai pihak agar terbangun kolaborasi.

Sementara visi dari yayasan tersebut ialah sebagai saluran berkat atau fasilitator bagi para penyintas hemofilia dan kanker di wilayah Banten.

Di balik nama “Amaryllis Kirana” yang unik dan indah, memiliki makna yang mendalam. Amaryllis diambil dari bunga Amaryllis dan Kirana diambil dari makna kata cahaya yang terang/ terang benderang.

Jika keduanya didefinisikan secara padu, nama Amaryllis Kirana ini berarti bunga yang indah melalui kemekarannya, sangat menjulang tinggi, dan memiliki cahaya yang terang.

Sama halnya seperti anak-anak penyintas hemofilia, merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang indah dan selalu dapat mekar pertanda adanya harapan bagi setiap individu/ pribadi mereka. (ryn)

Baca Juga:

Pare, Si Pahit yang Mampu Membunuh Sel Kanker

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala