PT KAI Temukan Calon Penumpang KRL Bawa STRP Tanpa Kop Perusahaan Calon penumpang tampak mengantre saat pemeriksaan STRP di Stasiun Depok. (Foto: MP/Kanugrahan)

Merahputih.com - KAI Commuter memperketat pemeriksaan dokumen berupa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) untuk menggunakan KRL. Jika tak dilengkapi dokumen yang dipersyaratkan, penumpang dilarang naik KRL.

Meski begitu, di sejumlah stasiun masih terdapat pengguna KRL yang bukan dari sektor esensial maupun kritikal akan melakukan perjalanan menggunakan KRL. Ada juga penumpang yang tak melengkapi persyaratan mulai dari tidak ada kop surat perusahaan, tanpa tanda tangan pimpinan perusahaan, dan tanpa cap atau stempel basah perusahaan.

Baca Juga:

Jangan Lupa! Naik MRT dan TransJakarta Wajib Bawa STRP Mulai Besok

Di beberapa stasiun padat, KAI Commuter mengatur jalur antrean dalam pemeriksaan dokumen syarat tersebut. Antrean dibagi menjadi tiga, antrean pemeriksaan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP), antrean surat tugas dari perusahaan di sektor esensial dan kritikal.

"Serta pekerja informal di sektor esensial dan kritikal yang mempunyai surat keterangan dari pemerintah daerah setempat,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, Rabu (14/7).

Pembagian jalur antrean ini dilakukan untuk mempercepat dan memberikan kepastian dalam pemeriksaan dokumen syarat perjalanan dengan menggunakan KRL. Sesuai Surat Edaran Nomor 50 Kementerian Perhubungan RI tahun 2021 ini, hanya pengguna KRL yang termasuk sektor esensial dan kritikal yang diizinkan menggunakan KRL.

  Calon penumpang tampak mengantre saat pemeriksaan STRP di Stasiun Depok. (Foto: MP/Kanugrahan)
Calon penumpang tampak antre saat pemeriksaan STRP di Stasiun Depok. (Foto: MP/Kanugrahan)

Sementara untuk calon pengguna KRL yang akan mengikuti vaksinasi, KAI Commuter mendukung sepenuhnya program pemerintah untuk vaksinasi. Syarat dokumen perjalanan bagi yang akan mengikuti vaksinasi cukup dengan menunjukkan undangan vaksin atau bukti pendaftaran.

Dokumen tersebut berlaku di hari yang sama dengan jadwal vaksinasi dan dapat digunakan untuk perjalanan menuju ke lokasi vaksin maupun perjalanan kembali usai vaksinasi. Sementara itu, KAI Commuter mencatat hingga pukul 09.00 WIB, total jumlah pengguna KRL sebanyak 54.140 orang.

Baca Juga:

Mulai Hari ini, Naik TransJakarta Wajib Tunjukan STRP

Angka tersebut tidak jauh berbeda dengan jumlah pengguna pada hari kemarin di waktu yang sama yaitu sejumlah 54.241 orang. KAI Commuter terus mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan aktivitasnya menggunakan KRL, harus sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan melalui surat edaran dari pemerintah.

KAI Commuter berharap kepada masyarakat yang bekerja di sektor nonesensial dan nonkritikal maksimalkan bekerja dari rumah. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Laki-laki Pakai Perhiasan Emas Picu Alzhaimer
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Laki-laki Pakai Perhiasan Emas Picu Alzhaimer

Dunia medis tidak mengenal fenomena migrasi emas.

Kasus Aktif dan Positif COVID-19 Nasional Turun Selama Tujuh Minggu Berturut-turut
Indonesia
Kasus Aktif dan Positif COVID-19 Nasional Turun Selama Tujuh Minggu Berturut-turut

Persentase kasus aktif Papua dalam dua minggu terakhir juga merupakan paling tinggi se-Indonesia

Dinkes DKI Tegaskan Moderna Bukan untuk Vaksin Booster Masyarakat Umum
Indonesia
Dinkes DKI Tegaskan Moderna Bukan untuk Vaksin Booster Masyarakat Umum

Vaksin COVID-19 jenis Moderna tidak diberikan untuk vaksinasi dosis ketiga atau booster masyarakat umum.

Kapolri Perintahkan Anak Buahnya Jangan Lelet Tangani Korban Bencana
Indonesia
Kapolri Perintahkan Anak Buahnya Jangan Lelet Tangani Korban Bencana

Hal itu disampaikan Sigit saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Logistik Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (9/6).

Murka saat Sidak Kantor Langgar PPKM Darurat, Anies: Ini Soal Nyawa, Ibu Egois
Indonesia
Murka saat Sidak Kantor Langgar PPKM Darurat, Anies: Ini Soal Nyawa, Ibu Egois

Gubernur Anies Baswedan bersama jajaran melakukan inspeksi mendadak (sidak) penegakan aturan PPKM Darurat, di kantor Ray White Indonesia, gedung Sahid Sudirman Center, Jakarta Pusat.

Polisi Kerahkan Anjing Pelacak Kejar Napi Asal Tiongkok ke Hutan Tenjo
Indonesia
Polisi Kerahkan Anjing Pelacak Kejar Napi Asal Tiongkok ke Hutan Tenjo

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengungkapkan saat ini telah menurunkan anggota Brimob Polda Metro Jaya dan anjing pelacak (K-9) untuk mencari keberadaan Cai Changpan.

Mantan Menkes Terawan Jadi Dubes RI di Spanyol?
Indonesia
Mantan Menkes Terawan Jadi Dubes RI di Spanyol?

Dalam daftar calon dubes RI itu ada nama mantan Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Dwi Putranto. Ia dikabarkan mendapatkan jabatan dubes di Spanyol.

Berani Umumkan Positif COVID-19, Anies Dinilai Sosok Bertanggung Jawab
Indonesia
Berani Umumkan Positif COVID-19, Anies Dinilai Sosok Bertanggung Jawab

Menurut Moeldoko, pengumuman itu sebagai bentuk pertanggungjawaban dan sebuah perhatian.

KPU Solo Belum Terima Bukti Tidak Ada Sengketa dari MK
Indonesia
KPU Solo Belum Terima Bukti Tidak Ada Sengketa dari MK

Mahkamah Konstitusi (MK) justru belum menerbitkan surat Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK) atau bukti formal tidak ada sengketa hasil Pilwakot Solo 2020.

Bareskrim Periksa Ahli Pidana Hingga Ahli Balistik Soal Kematian Enam Laskar FPI
Indonesia
Bareskrim Periksa Ahli Pidana Hingga Ahli Balistik Soal Kematian Enam Laskar FPI

Dari rekonstruksi itu memperlihatkan awal mula penyerangan Laskar FPI hingga polisi melakukan tindakan tegas terukur