PT KAI Segera Operasikan KA Argo Cheribon Kereta Api Argo Cheribon. (Foto: Mauritz/Cirebon).

MerahPutih.com- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon terus menambah perjalanan kereta api secara bertahap seiring pelonggaran pembatasan sosial skala besar diberbagai kota terutama di Jakarta.

Daop 3 Cirebon akan kembali menjalankan KA Argo Cheribon dengan relasi Tegal - Cirebon - Gambir. Kereta api tersebut sebelumnya dihentikan sementara operasionalnya sejak Bulan April 2020.

“Kereta Api Argo Cheribon kami jalankan kembali setelah melihat minat masyarakat yang terus tumbuh untuk menggunakan transportasi kereta api,” kata Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif.

Nantinya, kata ia, sampai dengan 14 Agustus 2020, terdapat 28 KA penumpang atau sudah 21 persen dari total 134 KA penumpang reguler yang beroperasi di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon.

Baca Juga:

Bukan Pesangon dan Jaminan Sosial, Birokrasi dan Korupsi Penghambat Investasi

Pada Juli 2020, PT KAI Daop 3 Cirebon melayani 10.272 penumpang, naik 145 persen dibanding dengan volume pada Juni sebesar 4.184 penumpang.

"Kenaikan volume pelanggan tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terus tumbuh terhadap layanan KAI yang dapat diandalkan di tengah pandemi," katanya.

Sebagai tahap awal, perjalanan kembali KA Argo Cheribon akan dioperasikan sebanyak 2 KA dari total 18 KA dengan jadwal perjalanan pada tanggal 14, 15, 16 dan 17 Agustus 2020.

Kereta Api
KA Argo Cheribon. (Foto: Maurizt/ Cirebon)

Tahap Kedua KA Argo Cheribon yang beroperasi tersebut yakni KA 17 dengan relasi Tegal - Cirebon - Gambir dan KA 30A relasi Gambir-Cirebon-Tegal. Untuk jadwal KA 17 Argo Cheribon, berangkat Stasiun Cirebon pukul 16.47 WIB, tiba Stasiun Gambir pukul 19.59 WIB. Terus KA 30A Argo Cheribon, berangkat Stasiun Gambir pukul 19.10 WIB, tiba Stasiun Cirebon pukul 22.12 WIB.

Pada KA Argo Cheribon ini membawa 4 kereta kelas ekonomi dan 5 kereta kelas eksekutif. Untuk tarif, pada kelas ekonomi dimulai dari harga Rp 120.000,- dan untuk kelas eksekutif dimulai dari harga Rp 155.000,-.

“Penambahan kereta api di bulan Agustus ini kami harap dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat dalam rangka pemulihan ekonomi nasional dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” katanya. (Mauritz/Cirebon)

Baca Juga:

Wapres Minta Menkeu Segera Anggarkan Pembebasan Lahan Universitas Islam Internasional


Tags Artikel Ini

Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH