PT KAI Hentikan Pembangunan Rel Ganda Selama Mudik Lebaran Petugas berada di lokomotiv kereta api di Stasiun Senen, Jakarta, Selasa (5/6) (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Merahputih.com - Kepala PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Ida Hidayati mengatakan Proyek pembangunan jalur rel ganda Purwokerto-Kroya dan Kroya-Kutoarjo dihentikan selama masa angkutan Lebaran.

"Berdasarkan surat dari Direktur Keselamatan maupun Direktur Prasarana, selama masa angkutan Lebaran, pekerjaan-pekerjaan apa pun yang terkait dengan rel 'existing' dihentikan," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (5/6).

Kereta api pengangkut barang maupun KA perawatan jalan rel berjenis "multi tie tamper (MTT)" boleh beroperasi asalkan dengan pengawalan kepala resornya. Jika kepala resor tidak melakukan pengawalan, unit operasi wajib menghentikan angkutan tersebut.

"Kalau (proyek) terowongan yang enggak berkaitan dengan rel 'existing' boleh, tapi kalau berkaitan dengan rel 'existing' tidak boleh," katanya.

Dalam menghadapi masa angkutan Lebaran yang berlangsung pada tanggal 5-26 Juni 2018, pihaknya telah melakukan perawatan berkala terhadap jalan rel dan jembatan, sinyal dan telekomunikasi serta prasarana lainnya. Selain itu, pihaknya juga telah memetakan daerah rawan di jalur rel guna mengantisipasi potensi bahaya.

Pekerja melakukan perawatan rel Kereta Api (KA) di sekitar Stasiun Kereta Api (KA) Madiun, Jawa Timur, Kamis (31/5). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melakukan perawatan rel KA di sejumlah lokasi guna menghadapi masa angkutan Lebaran 2018 yang akan berlangsung mulai tanggal 5 hingga 26 Juni. ANTARA FOTO/Siswowidodo

"Hingga saat ini, ada tiga daerah yang masih kami anggap rawan, yaitu, KM 317+400 s.d. KM 317+600 antara Rancakole dan Langen masuk wilayah Resor 5.8 Langen berupa longsoran tebing," katanya dikutip Antara.

Dua daerah rawan lainnya terdiri atas KM 375+000 s.d. KM 375+100 antara Kawunganten dan Jeruklegi masuk wilayah Resor 5.9 Sidareja berupa longsoran tebing, serta KM 301+920 antara Prupuk dan Linggapura masuk wilayah Resort 5.1 Purwokerto berupa longsoran tubuh "baan" karena dinding tebing tergerus oleh penambang pasir. PT KAI Daop 5 Purwokerto juga menyiagakan alat material untuk siaga (AMUS) berupa balas, bantalan kayu, pasir, karung plastik, perancah, dan sebagainya.

AMUS ini digunakan untuk penanganan darurat jika ada kondisi yang harus ditangani saat itu juga dengan tujuan untuk meminimalisasi atau mencegah adanya suatu kondisi yang berpotensi membahayakan perjalanan KA. Penempatan AMUS untuk wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto telah ditetapkan di Stasiun Slawi, Prupuk, Bumiayu, Purwokerto, Kebasen, Randegan, Langen, Sidareja, Jeruklegi, Cilacap, Kroya, Tambak, Gombong, Kebumen, Kutowinangun, dan Kutoarjo.

"Kami berharap angkutan Lebaran tahun ini lebih baik dan lebih sukses dari tahun kemarin," katanya. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH