PT DKI Jakarta Perberat Hukuman Aspri Eks Menpora Imam Nahrawi Tersangka yang merupakan Asisten Pribadi mantan Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum. (ANTARA/Nova Wahyudi)

MerahPutih.com - Pengadilan Tinggi (PT) DKI memperberat hukuman terhadap Miftahul Ulum. Majelis Hakim PT DKI menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap asisten pribadi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi itu.

PT DKI Jakarta menyatakan menerima banding yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas terdakwa kasus suap terkait pengurusan proposal dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan gratifikasi itu.

Baca Juga:

Eks Menpora Imam Nahrawi Dituntut 10 Tahun Bui

"Menjatuhkan pidana oleh karenanya terhadap terdakwa Miftahul Ulum dengan pidana penjara selama 6 tahun, dan pidana denda sebesar Rp200.000.000, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan," demikian bunyi amar putusan dikutip dari situs Direktori Putusan MA, Rabu (21/10).

Hukuman 6 tahun penjara itu lebih berat dari vonis yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat yakni 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Miftahul Ulum yang merupakan Asisten Pribadi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. (Antara/Benardy Ferdiansyah)
Miftahul Ulum yang merupakan Asisten Pribadi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Adapun tuntutan JPU KPK pada perkara Ulum adalah 9 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider 6 bulan kurungan.

Majelis hakim yang memutus banding tersebut terdiri dari Achmad Yusak selaku hakim ketua serta Brlafat Akbar dan Lafat Akbar selaku hakim anggota.

Putusan tersebut telah dibacakan pada 25 September 2020 dan statusnya telah berkekuatan hukum tetap.

Dalam kasus ini, Ulum dan Imam telah menerima suap senilai total Rp11,5 miliar dari Ending Fuad Hamidy selaku Sekretaris Jenderal KONI dan Johnny E Awuy selaku Bendahara Umum KONI.

Baca Juga:

KPK Yakin Hakim Tak Kabulkan JC Eks Menpora Imam Nahrawi

Suap tersebut dimaksudkan agar Ulum dan Imam mempercepat proses persetujuan dan pencairan bantuan dana hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora RI tahun kegiatan 2018.

Di samping itu, Ulum bersama Imam juga dinilai telah menerima gratifikasi senilai total Rp8,648 miliar yang berasal dari sejumlah pihak. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
1,2 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Datang, Pemerintah Minta Fatwa MUI
Indonesia
1,2 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Datang, Pemerintah Minta Fatwa MUI

Meskipun vaksin telah tiba, masih harus melalui tahap evaluasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan MUI.

Sah! Jokowi, Ma'ruf Amin Hingga Anggota DPR Tidak Terima THR
Indonesia
Sah! Jokowi, Ma'ruf Amin Hingga Anggota DPR Tidak Terima THR

THR hanya diterima PNS eselon 3 ke bawah dan hanya gaji pokok tanpa tunjangan kinerja.

Terjaring OTT KPK, Berapa Harta Kekayaan Bupati Kutai Timur?
Indonesia
Terjaring OTT KPK, Berapa Harta Kekayaan Bupati Kutai Timur?

Ia ditangkap karena diduga terlibat korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di Pemkab Kutai Timur.

PSI Nilai KAMI Kebelet Rebut Kekuasaan
Indonesia
PSI Nilai KAMI Kebelet Rebut Kekuasaan

Ia menambahkan, jika sebenarnya bertujuan merebut kekuasaan, alangkah lebih baik jika bersabar sebentar, tunggu sampai 2024, bertarung di Pemilu.

Peneliti Beberkan Perjalanan Vaksin COVID-19 dari Wuhan ke Bandung
Indonesia
Peneliti Beberkan Perjalanan Vaksin COVID-19 dari Wuhan ke Bandung

Para peneliti menyatakan keamanan vaksin COVID-19 Sinovac-Bandung sejauh ini menggembirakan.

 Wabah Corona, Minuman Tradisional Jahe Sachet 'Anti Corona' Diburu Warga Solo
Indonesia
Wabah Corona, Minuman Tradisional Jahe Sachet 'Anti Corona' Diburu Warga Solo

Empon-empon jenis jahe paling mahal hargaya dan stoknya langka. Saya jual jahe Rp 60.000 /kg dari sebelumnya hanya Rp 30.000," ujar Sriyanti di Solo, Jumat (6/3).

Pendapatan Negara Turun Sampai 12,4 Persen
Indonesia
Pendapatan Negara Turun Sampai 12,4 Persen

Penerimaan pajak Rp601,9 triliun yang realisasinya 50,2 persen dari target dalam Perpres 72/2020 Rp1.198,8 triliun dan terkontraksi hingga 14,7 persen (yoy).

 DPRD Sepakati Penyesuaian APBD di Tengah Pandemi Corona
Indonesia
DPRD Sepakati Penyesuaian APBD di Tengah Pandemi Corona

“Untuk PBB rencananya apabila masyarakat membayar pajak pada bulan Mei, ada pengurangan 50%, kalau dibayar Juni dikurangi 30%, sedangkan Juli dipotong 20%,” terangnya.

[HOAKS atau FAKTA]: Rizieq Sakit Tidak Normal Akibat Diracun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Rizieq Sakit Tidak Normal Akibat Diracun

Unggahan tersebut mendapatkan 305 balasan, 354 suka, dan 166 retweet

Editor Metro TV Diduga Sudah Dibunuh Dua Hari Sebelum Ditemukan
Indonesia
Editor Metro TV Diduga Sudah Dibunuh Dua Hari Sebelum Ditemukan

Jadi barang-barang korban tidak hilang di TKP