PT Delta Sebut Pemprov DKI Masih Miliki Saham 26 Persen Ilustrasi bir. Foto: Istimewa

Merahputih.com - Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) Alan DV Fernandez menyebut ada kesalahan dalam Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek Periode Oktober 2020 yang terupload di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 9 November 2020.

Ia mengakui telah terjadi kesalahan dalam pembuatan laporan tersebut yang dibuat oleh Biro Administrasi Efek PT Raya Saham Registra.

Baca Juga

Anies Tambah Saham Bir, PT Delta Djakarta: Itu Berita Lama

"Dimana seharusnya tidak terjadi perubahan jumlah saham atas nama pemegang saham Pemda DKI dan pemegang saham San Miguel Malaysia (l) PTE LTD," kata Alan melalui surat yang diterima wartawan, Sabtu (14/11).

Alan menambahkan, Jumlah saham Pemprov DKI adalah tetap sebesar 210.200.700 lembar saham setara dengan 26,25% dan jumlah saham San Miguel Malaysia (l) PTE LTD tetap sebesar 467.061.150 lembar saham setara dengan 58,33%.

Ilustrasi bir

"Kami telah melakukan perbaikan dengan mengirimkan laporan bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Delta Djakarta Tbk pada periode Oktober 2020 yang telah diperbaiki ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat 13 November 2020," tambahnya.

Sementara itu, Direktur PT Raya Saham Registra Lusiany Lugina menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan laporan.

Baca Juga

Anies Tambah Saham Bir Jadi 58,33 Persen?

Hal ini karena terjadi kesalahan penempatan angka pada kolom yang seharusnya pada laporan tersebut.

"Atas kesalahan ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan akan mengambil langkah pencegahan agar hal ini tidak terjadi lagi," tulis Lusiany. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PAN DKI Minta Anies Jual Saham PT Delta Djakarta
Indonesia
PAN DKI Minta Anies Jual Saham PT Delta Djakarta

“Pak Gub dan Pak Wagub, Fraksi PAN mendukung 100 persen keputusan untuk menjual saham Delta,” ungkap Bambang.

1,6 Juta Penduduk Sudah Divaksin
Indonesia
1,6 Juta Penduduk Sudah Divaksin

Sejumlah 1,6 juta orang yang divaksinasi tersebut merupakan gabungan antara tenaga kesehatan yang telah lebih dulu diimunisasi.

Lama Tuntutan Bui 2 Eks Brimob Peneror Novel Baswedan Terjawab Hari Ini
Indonesia
Lama Tuntutan Bui 2 Eks Brimob Peneror Novel Baswedan Terjawab Hari Ini

Kedua terdakwa tidak dihadirkan di Pengadilan saat pembacaan tuntutan.

 PPP: Permenhub Soal Ojol Buktikan Koordinasi Pemerintah Lemah
Indonesia
PPP: Permenhub Soal Ojol Buktikan Koordinasi Pemerintah Lemah

"Menunjukkan lemahnya aspek komunikasi dan koordinasi antar instansi di pemerintahan dalam penerapan PSBB sehingga menghasilkan kebijakan berbeda," kata pria yang karib disapa Awiek ini

Minta Sidang PK Online, Djoko Tjandra Dinilai Menghina Pengadilan
Indonesia
Minta Sidang PK Online, Djoko Tjandra Dinilai Menghina Pengadilan

"Jadi permintaan sidang daring oleh Joker jelas-jelas bentuk penghinaan terhadap pengadilan sehingga sudah semestinya ditolak oleh hakim," kata Boyamin

DPR Beri Sejumlah PR yang Mesti Dikerjakan Polisi saat Pandemi COVID-19
Indonesia
DPR Beri Sejumlah PR yang Mesti Dikerjakan Polisi saat Pandemi COVID-19

Polisi juga perlu memerhatikan dan menjaga dampak pandemi COVID-19 terhadap perekonomian nasional.

Korban Kekerasan Seksual Sulit Dapat Perlindungan, DPR Didesak Prioritaskan RUU PKS
Indonesia
Korban Kekerasan Seksual Sulit Dapat Perlindungan, DPR Didesak Prioritaskan RUU PKS

DPR dan pemerintah mesti mengerti melindungi korban kekerasan seksual

PSI: Anies Harus Adil Berikan Tunjangan bagi Pegawai Pemprov DKI
Indonesia
PSI: Anies Harus Adil Berikan Tunjangan bagi Pegawai Pemprov DKI

Ada kabar menjelang Lebaran Idul Fitri 2020 kemarin anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) mendapatkan THR, sedangkan para PNS tidak.

Berpotensi Lawan Independen di Pilwakot Solo, Begini Respon Gibran
Indonesia
Berpotensi Lawan Independen di Pilwakot Solo, Begini Respon Gibran

Ia menegaskan siap melawan siapapun baik dari calon yang diusung parpol, independen, melawan kotak kosong di Pilwakot Solo.

Ratusan WNA Terinfeksi Corona di Indonesia, 26 Meninggal Dunia
Indonesia
Ratusan WNA Terinfeksi Corona di Indonesia, 26 Meninggal Dunia

Sebanyak 26 warga negara asing (WNA) meninggal dunia di Indonesia karena terinfeksi virus corona.