PSI Tolak Pembangunan ITF Libatkan Investor: Kita akan Rugi Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian Untayana. Foto: DDJP/tim

MerahPutih.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta menolak terkait rencana pembiayaan proyek Intermediate Treatment Facility (ITF) oleh pihak ketiga

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian Untayana mengatakan, jika pembangunan ITF melibatkan investor maka mereka akan menarik biaya tipping fee kepada Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga

Proyek ITF Mandek, DPRD DKI: Sudah Peletakan Batu Pertama Tapi Tidak Ada Batu Keduanya

“Apabila menggandeng investor untuk berpartisipasi dalam proyek tersebut, maka investor akan menarik tipping fee pengelolaan sampah kepada Pemprov DKI Jakarta, kita akan rugi,” kata Justin di Jakarta, Selasa (24/5).

Dia mengatakan, perjanjian atas investasi biaya pembangunan sebesar Rp 5 triliun itu dapat membuat tipping fee tersebut berlangsung dalam kurun waktu 20-30 tahun, sesuai dengan batas waktu yang dimungkinkan dalam perjanjian di Indonesia.

"Jika saat ini Jakarta memproduksi 8.000 ton sampah tiap harinya dan 1 tonnya ditarik biaya Rp 500 ribu. Maka tiap tahunnya Pemprov DKI harus membayar setidaknya Rp 1,4 Triliun kepada Investor sebagai biaya pengelolaan sampah," katanya

Jika perjanjiannya jangka panjang hingga 25 tahun, maka akan lebih dari Rp 25 triliun yang harus digelontorkan ke investor.

"Itupun dengan catatan kuantitas sampah harian tersebut tidak bertambah dan tipping fee tidak naik dalam 25 tahun,” ucap Justin.

Baca Juga

Berpotensi Bingungkan Penerus Anies, Pengajuan Utang Rp 4 Triliun ITF Sunter Ditolak

Oleh karena itu, Justin menyarankan agar pembangunan ITF sebaiknya menggunakan dana APBD dengan sistem multiyears. Misalnya, biaya pembangunan tadi dibagi menjadi 4 tahun sehingga lebih memungkinkan.

“Sebaiknya Pemprov mulai memikirkan untuk menganggarkan pembangunan ITF di APBD mengingat APBD 2023 saat ini masih dalam tahap perencanaan. Jangan sampai membangun proyek yang akan membebani keuangan kita kelak,” tutup Justin.

Untuk diketahui, Pemprov DKI merencanakan pembangunan ITF di empat lokasi, yakni ITF Sunter di Jakarta Utara, kemudian ITF di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.

ITF Sunter dan wilayah barat digarap oleh BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Sementara, ITF wilayah timur dan selatan dikerjakan oleh Perumda Pembangunan Sarana Jaya.

Saat ini, progres ITF Sunter yang dikerjakan Jakpro sudah mulai masuk prakonstruksi. Pada rencana pembangunan ITF yang berada di wilayah barat, Jakpro sudah bekerja sama dengan konsorsium PT Wijaya Karya (WIKA)-PT Indoplas Karya Energi (Indoplas) untuk proses konstruksinya.

Sementara, ITF di wilayah timur dan selatan yang digarap Sarana Jaya masih dalam proses pemilihan pemenang tender sebagai mitra konstruksi. (Asp)

Baca Juga

Pengajuan Utang Bangun ITF Bertepuk Sebelah Tangan, Pemprov DKI Tak Kehabisan Akal

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Baitul Mal Danai Aksi Terorisme, Kemenag Minta Laporan Keuangan Tiap 6 Bulan
Indonesia
Baitul Mal Danai Aksi Terorisme, Kemenag Minta Laporan Keuangan Tiap 6 Bulan

Kemenag mendukung langkah-langkah yang dilakukan polisi dalam penegakkan hukum kepada siapapun yang terlibat, tanpa melihat agama.

BP Tapera Sediakan 846 Unit Rumah Pertama bagi ASN
Indonesia
BP Tapera Sediakan 846 Unit Rumah Pertama bagi ASN

"Hingga akhir tahun 2022 ini, BP Tapera telah menyediakan 846 unit rumah pertama bagi ASN," tutur Komisioner BP Tapera Adi Setianto

Isu Reshuffle Kabinet, Seskab: Mau Hari Ini, Besok atau Lusa, Terserah Presiden
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet, Seskab: Mau Hari Ini, Besok atau Lusa, Terserah Presiden

"Presiden itu mempunyai hak prerogatif. Presiden mau ganti kapan saja ya terserah Presiden, mau hari ini, mau besok, mau lusa, kewenangan itu sepenuhnya ada pada Presiden," ucap Pramono

Kafe Holywings Kemang Ganti Nama, Satpol PP Enggak Bisa Apa-Apa
Indonesia
Update COVID-19 Nasional: Kasus Baru di Atas 500, Pasien Sembuh 410
Indonesia
Update COVID-19 Nasional: Kasus Baru di Atas 500, Pasien Sembuh 410

Perlu diperhatikan terjadi kenaikan tren kasus positif COVID-19 selama 3 minggu terakhir.

Pemda Diminta Buat Rest Area Sementara untuk Pemudik
Indonesia
Pemda Diminta Buat Rest Area Sementara untuk Pemudik

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno meminta, kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang wilayahnya dilalui pemudik untuk membuat sejumlah titik peristirahatan sementara para pemudik.

Jokowi Bakal Resmikan Komponen Cadangan untuk Perkuat Pertahanan Negara
Indonesia
Jokowi Bakal Resmikan Komponen Cadangan untuk Perkuat Pertahanan Negara

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menetapkan Komponen Cadangan (Komcad) TNI.

DLH DKI Libatkan IPB Selidiki Kematian Ribuan Ikan Sapu-sapu di Kali Baru
Indonesia
DLH DKI Libatkan IPB Selidiki Kematian Ribuan Ikan Sapu-sapu di Kali Baru

Ribuan ikan sapu-sapu diketahui mati di Kali Baru Timur, Kramat Jati, Jakarta Timur.

[HOAKS atau FAKTA] Rusia Keluar dari PBB
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Rusia Keluar dari PBB

"Rusia sudah umumkan keluar hengkang dari dri perserikatan bangsa bangsa (PBB).”

KPK Cecar Konsultan Bank Panin dan Jhonlin Baratama Soal Uang Suap ke Pejabat Pajak
Indonesia
KPK Cecar Konsultan Bank Panin dan Jhonlin Baratama Soal Uang Suap ke Pejabat Pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa konsultan pajak atau kuasa wajib pajak PT Bank Pan Indonesia atau Bank Panin, Veronika Lindawati dan Agus Susetyo selaku konsultan pajak PT Jhonlin Baratama, Kamis (19/8).