PSI Pertanyakan Pemanfaatan Tanah Pembelian Dinas Kehutanan DKI DPRD DKI Jakarta. (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mempertanyakan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI yang kerap membeli tanah. Apakah tanah yang dibeli itu dimanfaatkan dengan baik atau tidak.

"Saya mau tahu, selama yang tahun 2021 paling tidak ya tanah-tanah yang sudah dibebaskan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota ini berapa persen yang sudah dimanfaatkan?" ucap anggota Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana, Jumat (2/9).

Sebab, lanjut Justin, dirinya menemukan di belakang Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur ada tanah sekitar 3600 m2 sudah dibebaskan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota pada tahun 2010. Tapi sampai sekarang juga belum dimanfaatkan.

Baca Juga:

Sibuk Bahas APBDPJ 2021 di Puncak, DPRD DKI Belum Bahas 3 Calon Pj Gubernur

Dia meminta data berapa jumlah tanah yang sudah dibebaskan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota. Dari pembebasan tersebut, berapa persen yang sudah dimanfaatkan.

Dia menilai, harusnya pemprov DKI peka terhadap hal tersebut, terutama dalam pemanfaatan tanah untuk kemaslahatan warga DKI Jakarta.

"Masyarakat DKI semuanya sangat berharap supaya tanah itu bisa dimanfaatkan karena di situ (kawasan Kramat Jati) rawan banjir, sehingga sangat dibutuhkan fasilitas tangkapan atau resapan air," urainya.

Baca Juga:

Wagub DKI Serahkan ke DPRD soal 3 Nama Pengganti Anies

Lambatnya pemanfaatan ini membuat anggota Komisi D DPRD DKI ini bertanya-tanya soal urgensi Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang gemar menggelontorkan ratusan miliar per tahun untuk pembebasan lahan, namun tak kunjung dimanfaatkan.

Politisi Muda PSI ini juga kecewa dengan respons Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang tidak bisa menjawab secara langsung data-data yang ditanya olehnya saat rapat digelar.

"Sayangnya, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota menyatakan jawabannya akan diberikan dalam 2-3 hari lagi karena harus mengecek data terlebih dahulu, sekalipun telah datang ke rapat dengan membawa serta seluruh jajaran dan para kasudinnya," sesal Justin. (Asp)

Baca Juga:

Usulan Pemberhentian Anies dan Riza, Pemprov DKI Manut Aturan Menteri Tito

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mendag Zulhas Tegaskan Tidak akan Menghapus Minyak Goreng Curah
Indonesia
Mendag Zulhas Tegaskan Tidak akan Menghapus Minyak Goreng Curah

Mendag dengan tegas menyatakan tidak akan menghapus minyak goreng curah. Namun, pihaknya berencana secara bertahap akan mengubah minyak goreng curah menjadi kemasan agar lebih higienis di masyarakat.

Kasus COVID-19 Bertambah 5.253 Hari Ini
Indonesia
Kasus COVID-19 Bertambah 5.253 Hari Ini

Sehingga total menjadi 6.297.484 kasus positif.

PKS Sebut Ibu-Ibu Jadi Korban Kenaikan Harga Minyak Goreng
Indonesia
PKS Sebut Ibu-Ibu Jadi Korban Kenaikan Harga Minyak Goreng

"Lagi-lagi Mak-mak yang jadi korban. Seharusnya pemerintah mengendalikan apa yang ada di pasar, tapi ini tidak berdaya mengendalikan dan justru menyerahkan semua mekanismenya oleh pasar. Siapa yang terdampak berat? Mak-mak dan keluarga kelas menengah bawah tercekik, itu rakyat kita bukan orang lain!" tegas Kurniasih.

[HOAKS atau FAKTA]: Kalah di Piala Dunia, Bus Timnas Brasil Dilempari Batu
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Kalah di Piala Dunia, Bus Timnas Brasil Dilempari Batu

Bus yang diyakini membawa Presiden Brasil saat itu, Lula da Silva, di negara bagian ParanĂ¡, Brasil selatan, bukan pemain timnas Brasil.

Survei Charta Politika: Ganjar-Sandi Menang Lawan Anies-AHY dan Prabowo-Puan
Indonesia
Survei Charta Politika: Ganjar-Sandi Menang Lawan Anies-AHY dan Prabowo-Puan

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali bertengger di posisi puncak versi survei Charta Politika Indonesia.

Inflasi di AS Meningkat, Harga Minyak Turun
Dunia
Inflasi di AS Meningkat, Harga Minyak Turun

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Selasa (13/9), Indeks Harga Konsumen (IHK) negara itu naik 0,1 persen pada Agustus untuk kenaikan 8,3 persen tahun-ke-tahun.

Tinjau Pasar Cik Puan Pekanbaru, Menteri Zulhas Sebut Harga Bahan Pokok Stabil
Indonesia
Tinjau Pasar Cik Puan Pekanbaru, Menteri Zulhas Sebut Harga Bahan Pokok Stabil

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau Pasar Cik Puan, Pekanbaru, Riau, Senin (26/9).

Cak Imin Klaim Belum Diajak Bicara Jokowi Soal Reshuffle Kabinet
Indonesia
Cak Imin Klaim Belum Diajak Bicara Jokowi Soal Reshuffle Kabinet

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku belum dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membicarakan soal reshuffle kabinet.

Demokrat Bela Partai NasDem soal Isu Reshuffle
Indonesia
Demokrat Bela Partai NasDem soal Isu Reshuffle

Deputi Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat Yan A. Harahap, angkat bicara soal kabar akan didepaknya menteri dari Partai NasDem. Demokrat menyayangkan jika nantinya menteri dari partai besutan Surya Paloh tersebut didepak dari koalisi.

Dunia Pendidikan Disebut sebagai Incaran Teroris Sebarkan Radikalisme
Indonesia
Dunia Pendidikan Disebut sebagai Incaran Teroris Sebarkan Radikalisme

Dunia pendidikan menjadi incaran yang paling besar digunakan oleh para teroris untuk mengembangkan gerakannya.