PSI Percaya Pemerintah Bisa Atasi Virus Corona Presiden Jokowi. Foto: Biro Setpres

MerahPutih.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan apresiasi atas terbitnya Keppres No 7 tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona. Kepres ini akan menjadi payung hukum proses percepatan penanggulangan Covid-19.

Partai pimpinan Grace Natalie ini mengapresiasi ketua BNPB Doni Mordano yang juga ditunjuk sebagai ketua dalam Keppres di atas, yang menyatakan bahwa status Covid 19 sebagai bencana nasional non alam.

Baca Juga

WHO Tak Bisa Setir Jokowi Soal Corona, PDIP: Yang Penting Kerja, Kerja, dan Kerja

"Status ini akan menjustifikasi pemerintah untuk mengeluarkan segala daya upaya melindungi rakyat dari serangan virus ini," kata politisi PSI, Kokok Dirgantoro dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (15/3)

Koko
politisi PSI, Kokok Dirgantoro

Dalam kondisi seperti saat sekarang ini, rakyat mesti berpegang pada pemimpin. PSI sangat percaya kepada kepemimpinan Presiden Jokowi dan menaruh harapan besar agar pemerintah dapat mengatasi masalah ini.

"Ada masa ketika satu-satunya hal yang bisa jadi pengangan adalah "trust" (kepercayaan)," ujarnya.

Tentu saja PSI tetap akan kritis terhadap langkah yang dilakukan pemerintah.

Baca Juga

Jumlah Penderita Corona di Indonesia Nyaris 100 Orang

PSI juga mengimbau masyarakat untuk terus bersama-sama menjaga kesehatan, menggalang solidaritas dan kebersamaan dalam mengatasi masalah ini. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
JK Tegaskan Tantangan Seluruh Elemen Bangsa Lepaskan Diri dari COVID-19
Indonesia
JK Tegaskan Tantangan Seluruh Elemen Bangsa Lepaskan Diri dari COVID-19

Semua orang punya peluang dan semangat yang sama untuk berkembang

 Hatta Rajasa Minta DPR Kritisi Omnibus Law
Indonesia
Hatta Rajasa Minta DPR Kritisi Omnibus Law

"Dalam prosesnya DPR harus kritis juga justru jangan sampai menimbulkan ketidakpastian," kata Hatta

188 WNI Evakuasi Virus Corona Telah Dipindahkan ke KRI Dr Soeharso
Indonesia
188 WNI Evakuasi Virus Corona Telah Dipindahkan ke KRI Dr Soeharso

WNI ABK MV World Dream yang dievakuasi sejumlah 188 orang terdiri dari 172 laki-laki dan 16 perempuan. Seluruhnya telah dinyatakan negatif Covid-19.

7 Perusahaan Bakal Relokasi Pabrik ke Indonesia
Indonesia
7 Perusahaan Bakal Relokasi Pabrik ke Indonesia

Kecepatan untuk mengurus perizinan merupakan daya tarik yang paling dicari investor dan dunia usaha.

Tuntut Pembahasan RUU Ciptaker Dihentikan, Buruh Geruduk Gedung DPR/MPR
Indonesia
Tuntut Pembahasan RUU Ciptaker Dihentikan, Buruh Geruduk Gedung DPR/MPR

Berdasarkan data KSPI, ada sekitar 96.000 pekerja di bidang tekstil dan garmen yang dirumahkan

Jokowi Tegaskan Kebijakannya Soal COVID-19 Berdasarkan Data Ilmiah
Indonesia
Jokowi Tegaskan Kebijakannya Soal COVID-19 Berdasarkan Data Ilmiah

Pemerintah juga sudah membangun sistem informasi terintegrasi

Anak-anak Ikut Demo RUU HIP, FPI Cs Dilaporkan ke KPAI
Indonesia
Anak-anak Ikut Demo RUU HIP, FPI Cs Dilaporkan ke KPAI

Pelaporan itu dilaksanakan Kowani dengan mendatangi langsung kantor KPAI, di Jakarta, Senin (29/6) dipimpin Ketua Bidang Soskeskel Dr. Khalilah

Polri dan Kejaksaan Agung Dinilai Paling Bertanggung Jawab atas Lolosnya Djoko Tjandra
Indonesia
Polri dan Kejaksaan Agung Dinilai Paling Bertanggung Jawab atas Lolosnya Djoko Tjandra

Tindakan Brigjen Prasetijo Utomo yang diduga membantu pelarian Djoko itu berjalan mulus tanpa ada pengawasan sama sekali.

Hari Senin Volume Penumpang KRL Paling Tinggi Dibanding Hari Lain
Indonesia
Hari Senin Volume Penumpang KRL Paling Tinggi Dibanding Hari Lain

PT KCI mengoperasikan 962 perjalanan KRL setiap harinya

Update COVID-19 Nasional Kamis (9/4): 3.293 Positif, 280 Meninggal Dunia
Indonesia
Update COVID-19 Nasional Kamis (9/4): 3.293 Positif, 280 Meninggal Dunia

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 337 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto