PSI Nilai Target Pajak APBD DKI Rp43,37 Triliun Ketinggian Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/stevepb)

MerahPutih.com - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta menilai target pajak APBD DKI tahun 2021 senilai Rp43,37 triliun terlampau tinggi.

Anggota DPRD DKI Fraksi PSI Eneng Malianasari mengatakan, Pemda harus hati-hati dan cermat menetapkan target pajak agar anggaran tidak defisit. Kemudian berimbas pada pemotongan tunjangan PNS seperti yang terjadi pada tahun 2020 ini.

Menurutnya, target pajak Rp43,3 triliun ini lebih besar daripada realisasi pajak pada APBD 2019 senilai Rp40,3 triliun. Padahal, situasi perekonomian tahun 2021 masih serba tidak pasti akibat pandemi COVID-19 dan masih sulit untuk berjalan normal seperti tahun 2019.

Baca Juga:

Penerimaan Pajak Melempem

“Kami menilai bahwa asumsi tersebut terlalu optimistis dan tidak berpijak para realita,” ungkap Eneng dalam pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Jumat (27/11).

Fraksi PSI menyarankan agar Pemprov DKI menetapkan target pajak dengan asumsi yang lebih moderat yakni lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun 2020, namun lebih kecil dibandingkan realisasi tahun 2019.

Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Eneng Malianasari (Foto: Sekwan DPRD DKI Jakarta)
Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Eneng Malianasari (Foto: Sekwan DPRD DKI Jakarta)

Salah satu caranya adalah dengan mengacu kepada cara perhitungan APBN yang disusun Kementerian Keuangan. Jika Pemprov DKI merujuk pada perhitungan yang dipakai Kementerian Keuangan, maka target pajak di APBD tahun 2021 adalah 93 persen dikali Rp40,3 triliun, hasilnya adalah Rp37,7 triliun.

“Menurut kami, angka ini lebih masuk akal di tengah situasi pandemi yang serba tidak pasti ini,” tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Pengusaha Hotel dan Restoran Minta Keringanan Pajak

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Account Receivable Hotel Arya Duta Diperiksa KPK Terkait Gratifikasi di MA
Indonesia
Account Receivable Hotel Arya Duta Diperiksa KPK Terkait Gratifikasi di MA

Sudirman selaku wiraswasta dipanggil untuk tersangka Hiendra

Berhasil Bongkar Dugaan Korupsi Edhy Prabowo, Kemampuan Deteksi KPK Dipuji
Indonesia
Tiga Bulan Buron, Pelaku Begal Sepeda Kolonel Marinir Akhirnya Ditangkap
Indonesia
Tiga Bulan Buron, Pelaku Begal Sepeda Kolonel Marinir Akhirnya Ditangkap

Polisi akhirnya berhasil menangkap seorang pelaku begal pesepeda terhadap anggota TNI Kolonel (Mar) Pangestu Widiatmoko.

Ekonomi Tiongkok Pulih Dengan Cepat
Dunia
Ekonomi Tiongkok Pulih Dengan Cepat

Aktivitas dan konsumsi menjelang liburan Tahun Baru Imlek bulan depan, juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Tiongkok.

Gegara Libur Panjang, Kasus Corona di Jakarta Tembus 1.114 Jiwa
Indonesia
Gegara Libur Panjang, Kasus Corona di Jakarta Tembus 1.114 Jiwa

385 kasus adalah akumulasi data 7 hari sebelumnya yang baru dilaporkan.

Selain Purnomo, PKS Lirik Dua Cucu Paku Buwono XII Lawan Gibran
Indonesia
Selain Purnomo, PKS Lirik Dua Cucu Paku Buwono XII Lawan Gibran

Sejumlah nama calon sudah sudah dikantongi untuk dilakukan penjaringan.

Jadi Budidaya Obat, Ganja Bakal Diawasi Ketat
Indonesia
Jadi Budidaya Obat, Ganja Bakal Diawasi Ketat

Ganja juga sudah ditetapkan sebagai tanaman obat sejak 2006 melalui Kepmentan 511/2006 tentang Jenis Komoditi Tanaman Binaan Kementerian Pertanian.

Pemenang Pilkada Serentak Bakal Hadapi Kondisi Krisis
Indonesia
Pemenang Pilkada Serentak Bakal Hadapi Kondisi Krisis

Pilkada Serentak Tahun 2020 merupakan sebuah tatanan kenormalan baru dalam kehidupan politik dan berdemokrasi. Sehingga diharapkan mampu membangkitkan optimisme.

Pergerakan Pesawat Sepi, AirNav Terus Uji Coba Rute Alternatif
Indonesia
Pergerakan Pesawat Sepi, AirNav Terus Uji Coba Rute Alternatif

UPR ini, dapat digunakan oleh penerbangan lintas udara yang terbang pada ketinggian 35.000 – 60.000 kaki di atas permukaan air laut.

105.325 Narapidana Terima Remisi Khusus Idul Fitri 2020, 365 Orang Langsung Bebas
Indonesia