PSI Nilai Anies Lebih Pentingkan Formula E Ketimbang Penanganan Masalah di Jakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta lagi-lagi mengomentari kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam memimpin Ibu Kota Jakarta.

Anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI, Justin Adrian Untayana menilai bahwa Gubernur Anies hingga kini sebenarnya beluk serius bekerja mengentaskan masalah yang krusial di Jakarta seperti persoalan kemacetan, banjir, polusi udara, sampah, air bersih, dan pertumbuhan penduduk.

Baca Juga

Monas Tak Diizinkan Pemerintah Pusat, Ini Rute Baru Formula E

Menurut dia, dari seluruh masalah utama DKI itu nampaknya tidak ada satupun yang menjadi prioritas Gubernur Anies dalam bekerja menjadi pemimpin Jakarta.

"Beliau (Anies) sepertinya lebih tertarik dengan hal-hal yang bersifat festival, seperti Formula E, atau penghargaan kepada diskotik (itu juga salah)," papar dia.

Justin Adrian Untayana
Anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI, Justin Adrian Untayana

PSI juga kata Justrin menyoroti kerja dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang hingga sampai saat ini belum terlihat kinerjanya. Harusnya kata Justis, tim gubernur itu bisa membantu Anies dalam menyelesaikan masalah utama Jakarta, agar persoalan itu tak lagi menghantui warga Jakarta.

Baca Juga

DPRD DKI Ngotot Ajang Formula E tak Bisa Dibatalkan

"Dengan Anggaran puluhan triliun, dan puluhan TGUPP, dapat kita lihat performa kerjanya yang mengecewakan," jelas dia.

Justin pun mengaku ragu sampai akhir masa jabatan Anies ada perubahan signifikan terhadap masalah-masalah utama DKI itu.

Dengan begitu, Justin tak mengharapkan banyak dengan pemimpin Jakarta saat yang dinilai tak serius dalam menyelesaikan masalah utama Ibu Kota tersebut.

Baca Juga

Setneg tak Izinkan Formula E Digelar di Monas, PSI: Dibatalkan Saja

"Jangankan berharap Gubernur Anies bersikap sebagai pemimpin daerah yang visioner, bersikap profesional dengan kerja nyata pun sepertinya tidak bisa diharapkan," papar dia. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
5 Bulan 'Istirahat' , 10 KA Andalan Daop 6 Yogyakarta Kembali Beroperasi
Indonesia
5 Bulan 'Istirahat' , 10 KA Andalan Daop 6 Yogyakarta Kembali Beroperasi

Petugas KAi turut memeriksa suhu tubuh penumpang

Berkaca dari Ledakan Lebanon, Berikut Langkah Mabes Polri Awasi Gedung Bahan Peledak
Indonesia
Berkaca dari Ledakan Lebanon, Berikut Langkah Mabes Polri Awasi Gedung Bahan Peledak

Polri melakukan sejumlah langkah antisipasi agar kejadian ledakan akibat amonium nitrat di Beirut tak terjadi di Indonesia.

Bekas Bos PT DI Budi Santoso Dituntut 5 Tahun Penjara
Indonesia
Bekas Bos PT DI Budi Santoso Dituntut 5 Tahun Penjara

Bekas Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (DI) Budi Santoso dituntut 5 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan penjara oleh jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Doni Monardo Soroti Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet
Indonesia
Doni Monardo Soroti Menu Makanan Pasien RS Darurat Wisma Atlet

Menu makanan ikan menjadi perhatian Doni beberapa waktu lalu

KKB Papua Bakal Berhadapan dengan Polwan Brimob Tangguh
Indonesia
KKB Papua Bakal Berhadapan dengan Polwan Brimob Tangguh

Korps Brimob Polri menerjunkan enam polisi wanita (polwan) untuk bergabung Operasi Satgas Nemangkawi di Papua.

Gema Ormas MKGR Tegaskan Dukung UU Cipta Kerja
Indonesia
Gema Ormas MKGR Tegaskan Dukung UU Cipta Kerja

Ia meminta semua pihak mendukung UU Cipta Kerja

Kabar Gembira! Karaoke Akan Kembali Beroperasi di Jakarta
Indonesia
Kabar Gembira! Karaoke Akan Kembali Beroperasi di Jakarta

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 64 Tahun 2021 dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI yang ditandatangani Plt Kadis Parekraf Gumilar Ekalaya.

Politikus Demokrat: Risma Perlu Belajar Lagi di Kementerian Sosial
Indonesia
Politikus Demokrat: Risma Perlu Belajar Lagi di Kementerian Sosial

Risma diharapkan dapat mendongkrak kinerja Kabinet Indonesia Maju.

BRI Kucurkan Rp1,5 Triliun di Bisnis Fintech
Indonesia
BRI Kucurkan Rp1,5 Triliun di Bisnis Fintech

Dengan layanan digital, BRI mampu mencatat efektivitas dalam pengajuan dan penyaluran kredit melalui sistem biometri.

Kejari Jaktim Isyaratkan Jerat Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Tanah Rp1,4 Triliun
Indonesia
Kejari Jaktim Isyaratkan Jerat Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Tanah Rp1,4 Triliun

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (Kejari Jaktim) mengisyaratkan menjerat tersangka baru dalam kasus tanah Cakung Barat.