Headline
 PSI Laporkan Akun Facebook Pendukung Ahok ke Polisi Pengurus PSI Michael Victor Sianipar dan Rian Ernest di Polda Metro Jaya Jumat, (12/7)

MerahPutih.Com - Ketua DW PSI Jakarta Michael Victor Sianipar melaporkan akun Facebook bernama NK atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik. Terlapor juga mengaku pendukung mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Laporan Michael terdaftar dalam nomor laporan LP/4204/VII/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus tanggal 12 Juli 2019.

Baca Juga: PSI Kembali Diserang Hoax, Pernyataan Grace Natalie Soal "Bakmi" Diplesetkan Jadi "Babi"

Pasal yang dilaporkan ialah Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

Michael mengatakan, laporan tersebut dibuat karena ia merasa unggahan pada akun Facebook NK memuat konten-konten atau tulisan yang merugikan dirinya dan PSI.

Salah satu konten yang dilaporkan adalah konten berjudul "Kasihan! Grace Natalie Bukan Pemilik PSI, Ada Sunny dan Michael".

Rian Ernest dari PSI
Rian Ernest (Foto: antaranews)

"Kami lihat itu merugikan nama baik institusi kami dan juga saya secara pribadi. Sebenarnya saya belum pernah ketemu (pemilik akun Ninoy), tapi kami laporkan karena identitasnya sudah kami dapatkan," ungkap Michael kepada wartawan, Jumat (12/7).

Dalam laporannya, Michael menyertakan barang bukti berupa screenshot unggahan konten Facebook Ninoy Karundeng.

Potongan unggahan itu bertuliskan "Ya, kasihan. Saya pendukung Ahok juga. Kenapa? Grace Natalie bukan pemilik PSI lagi. Kenapa? Ada benang merah persekongkolan antara PSI, PKS, Sunny, Michael, dan Anies Baswedan. Loh kok bisa? Ya, warga pemilih PSI menjadi korban persekongkolan mereka. Tertipu PSI yang tidak oposan terhadap Anies".

'Nah lebih parah lagi, Michael Sianipar adalah pembantu pribadi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkiflimansyah. Selama kampanye Pileg 2019 lalu, hampir tiap hari dia ada di NTB, tidak mengurus PSI di Jakarta. Kalau pun ada sambil lalu saja. Maka kini ketika PSI merebut suara, Grace Natalie tidak tahu atau tutup mata sepak terjang Michael Sianipar. Zulkiflimansyah adalah orang PKS. Seperti Anies Baswedan yang didukung oleh PKS'.

Pasal yang disangkakan adalah Pasal 27 Ayat 3 Jo Pasal 45 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP.

Terkait posting-an itu, Michael mengatakan NK telah meminta maaf. Meski begitu, PSI tetap melaporkannya ke polisi.

"Kemarin sudah sempat datang ke kantor DPP dan datangnya dengan sukarela dan menyampaikan permohonan maaf, tapi kami rasa perlu melapor supaya ada efek jera," ungkapnya.

Menurut akun resmi PSI, Ninoy tak mengutip secara utuh pernyataan Ketua DPW PSI Jakarta Michael Victor Sianipar yang mengapresiasi langkah Gubernur DKI Anies Baswedan menerbitkan IMB Pulau Reklamasi.

Baca Juga: PDIP Anggap Grace Natalie dan PSI Berkhianat

PSI menyebutkan Michael menyambut positif langkah Anies karena memberikan kepastian hukum bagi para pemilik bangunan di pulau reklamasi dengan menerbitkan IMB. Namun Michael memberi catatan bahwa langkah tersebut tidak tepat jika berlandas Pergub 206 tahun 2016 yang mengatur pengembangan pulau, sehingga tidak bisa menjadi dasar penerbitan IMB.

Dalam kesempatan yang sama, Rian Ernest menyebut saat ini postingan terlapor sudah dihapus dan sudah tidak bisa dilihat lagi. Terlapor, menurutnya, adalah penulis yang cukup berpengaruh karena banyak pengikut.

"Beliau penulis yang cukup baik, pengikutnya banyak gitu ya, bisa menciptakan sensasi-sensasi. Sebenarnya itu sah-sah saja kalau buat tulisan yang menarik publik, tapi faktanya harus lengkap," tutup Rian Ernest.(Knu)

Baca Juga: Dipastikan Lolos DPRD DKI, Pengamat Beberkan Alasan Warga Pilih PSI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Yasonna: Jakob Oetama Memberi Teladan Lewat Komitmennya pada Kemanusiaan
Indonesia
Yasonna: Jakob Oetama Memberi Teladan Lewat Komitmennya pada Kemanusiaan

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyampaikan ucapan duka cita atas wafatnya tokoh pers Jakob Oetama.

Kemendikbud: Anggaran Ujian Nasional Bakal Dialokasikan untuk Perbaikan Sekolah
Indonesia
Kemendikbud: Anggaran Ujian Nasional Bakal Dialokasikan untuk Perbaikan Sekolah

Kemendikbud menyatakan anggaran penyelenggaraan ujian nasional (UN) akan dialokasikan untuk instrumen pendidikan lain.

 Tangani Virus Corona Pemprov DKI Gelontorkan Dana Rp54 Miliar
Indonesia
Tangani Virus Corona Pemprov DKI Gelontorkan Dana Rp54 Miliar

"Rp 54 miliar itu dianggarkan berkaitan dengan pelaksanaan tugas kesehatan," ujar Catur di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (10/3).

Kebakaran Hanguskan 25 Rumah di Belakang Mal Senayan City
Indonesia
Kebakaran Hanguskan 25 Rumah di Belakang Mal Senayan City

Sebanyak 18 unit mobil pemadam dan alat penunjang dikerahkan ke lokasi kejadian

[HOAKS atau FAKTA] Ada Baju Adat Tiongkok di Lembaran Uang Kertas Baru Pecahan Rp 75 Ribu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Ada Baju Adat Tiongkok di Lembaran Uang Kertas Baru Pecahan Rp 75 Ribu

Dalam unggahannya, akun facebook itu mengklaim bahwa gambar pada bagian uang tersebut terdapat seorang anak yang mengenakan pakaian adat Thiongkok.

BPTJ Sarankan Pembatasan Transportasi, Anak Buah Anies Maunya dari Menkes
Indonesia
BPTJ Sarankan Pembatasan Transportasi, Anak Buah Anies Maunya dari Menkes

Kebijakan tersebut harus mengantongi persetujuan dari Kementerian Kesehatan

Eggy Sudjana Nilai Prabowo Menyelamatkan 'Muka' Jokowi
Indonesia
Eggy Sudjana Nilai Prabowo Menyelamatkan 'Muka' Jokowi

Masuknya Prabowo bisa meningkatkan kehormatan militer Indonesia

PSI Anggap Anies tak Serius Kerja Atasi Persoalan Banjir
Indonesia
PSI Anggap Anies tak Serius Kerja Atasi Persoalan Banjir

PSI terus mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dianggap belum serius menjalankan amanatnya sebagai kepala daerah.

ICJR Kritik Polisi karena Biarkan Ferdian Paleka Dibully di Sel
Indonesia
ICJR Kritik Polisi karena Biarkan Ferdian Paleka Dibully di Sel

ICJR tidak mentolerir segala bentuk penyiksaan maupun tindakan merendahkan dan tidak manusiawi lainnya yang diduga dialami tersangka Ferdian

TNI Dikerahkan Cari Tokoh Penggerak Kerusuhan saat Aksi UU Cipta Kerja
Indonesia
TNI Dikerahkan Cari Tokoh Penggerak Kerusuhan saat Aksi UU Cipta Kerja

"Lalu cari dan temukan tokoh di lapangan yang menggerakkan. Karena itu yang penting," kata Dudung.