PSI DKI Apresiasi Kesigapan Anak Buah Anies Tangani Banjir Sejumlah bocah bermain air saat banjir merendam kawasan Kedoya Utara, Jakarta, Minggu (21/2). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

MerahPutih.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta mengapresiasi kinerja Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan jajarannya dalam menangani banjir di Ibu Kota.

Wakil Ketua PSI DPRD DKI, Justin Untayana mengatakan, kesigapan dan daya juang para petugas lapangan Dinas Sumber Daya Air (SDA) sangat baik berjibaku mengatasi banjir.

Baca Juga

5 Orang Meninggal Dunia akibat Banjir, Anies: Kita Ambil Hikmahnya

“Hingga dini hari saya masih menemukan para petugas Dinas SDA masih berjaga atau bekerja di titik-titik banjir di Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Petugas lapangan yang bekerja dengan sigap, cepat, dan penuh dedikasi," ujar Justin di Jakarta Selasa (23/2).

Selama terjadi banjir, Justin mengaku ke titik-titik banjir di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Menurutnya, banjir diakibatkan luapan sungai yang belum dilakukan normalisasi, saluran air yang mampet, dan tanggul jebol.

Banjir masih melanda pemukiman warga di RT 1 RW 2, Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat, Minggu (21/02/2021). ANTARA/Fauzi Lamboka/aa.
Banjir masih melanda pemukiman warga di RT 1 RW 2, Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat, Minggu (21/02/2021). ANTARA/Fauzi Lamboka/aa.

Selain itu, lanjut dia, serapan air tanah juga sangat minim, berkebalikan dengan kampanye Anies yang ingin memasukkan air hujan ke dalam tanah.

“Tim lapangan Pemprov DKI sudah bagus dalam bereaksi mengatasi masalah genangan air dan membantu evakuasi korban," paparnya.

Tapi, ucap dia, seharusnya banjir tidak perlu terjadi apabila Anies serius dalam perencanaan dan pelaksanaan pencegahan banjir, bukan hanya reaktif melakukan bantuan sosial.

"Perlu diingat bahwa Pak Anies suadh menjabat 3,5 tahun dan memiliki APBD sekitar Rp 60 triliun, sehingga tidak ada alasan untuk kesulitan menjalankan berbagai program pencegahan banjir," pungkas Justin. (Asp)

Baca Juga

Politisi DKI Minta Pemprov Evaluasi Penanggulangan Banjir

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hoaks Pencurian Minimarket Hingga Begal Meroket Saat PSBB
Indonesia
Empat Pesepeda Remaja Kena Hipnosis di Bundaran HI
Indonesia
Empat Pesepeda Remaja Kena Hipnosis di Bundaran HI

Keempat anak tersebut awalnya dihampiri seorang pria pada saat duduk beristirahat dari kegiatan bersepeda di wilayah Bundaran HI.

Corona Enggak Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke TNBTS
Indonesia
Corona Enggak Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke TNBTS

Tahun lalu, jumlah wisatawan ke kawasan TNBTS mencapai 600.000 orang dan 22.000 orang diantaranya adalah wisatawan mancanegara

Video Kemarahan Jokowi Dinilai Hanya Strategi agar Menterinya Giat Bekerja
Indonesia
Video Kemarahan Jokowi Dinilai Hanya Strategi agar Menterinya Giat Bekerja

Apa yang dilakukan Istana sebagai strategi komunikasi ke dunia internasional.

PPSU Tewas Tabrak Lari, Anies: Pelaku Jangan Pengecut
Indonesia
PPSU Tewas Tabrak Lari, Anies: Pelaku Jangan Pengecut

"Ke pelaku ambil sikap bertanggung jawab jangan pengecut," papar Anies.

KPK Pastikan Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Dua Petinggi Nasdem
Indonesia
KPK Pastikan Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Dua Petinggi Nasdem

KPK memastikan bakal menindaklanjuti laporan politikus Nasdem Kisman Lakumakulita, terkait tindak pidana korupsi petinggi Nasdem.

Gegara Wabah COVID-19, PT KAI Daop 6 Terima Pengembalian  16.000 Tiket Perjalanan
Indonesia
Gegara Wabah COVID-19, PT KAI Daop 6 Terima Pengembalian 16.000 Tiket Perjalanan

Sebagian besar tiket yang dikembalikan tersebut terjual untuk arus mudik dan balik Lebaran 2020

Karyawan Kerja di Rumah, Opang Ngeluh Enggak Dapat 'Pekgo' Sehari
Indonesia
Karyawan Kerja di Rumah, Opang Ngeluh Enggak Dapat 'Pekgo' Sehari

Yang penting perut jangan sampai kosong dengan banyak makan

Jaksa yang Tangani Perkara Pinangki Dilaporkan ke Komjak
Indonesia
Jaksa yang Tangani Perkara Pinangki Dilaporkan ke Komjak

ICW meragukan penyidik telah mendalami terkait dengan istilah dan inisial-inisial tersebut

Ancaman Sri Mulyani Buat yang Tega Tilep Duit Darurat Corona!
Indonesia
Ancaman Sri Mulyani Buat yang Tega Tilep Duit Darurat Corona!

Tindakan korupsi itu mengacaukan upaya penanganan darurat