PSI Desak Anies Tagih Uang Sisa Pembelian Lahan Munjul Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (22/9). Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Fraksi PSI DPRD DKI meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk berani menagih pengembalian uang pembelian tanah Munjul, Jakarta Timur, untuk program DP 0 Rupiah.

Sebab, dari total nilai uang yang dikeluarkan Rp 217 miliar, KPK menilai kasus ini merugikan negara setidaknya Rp 152,5 miliar. Artinya ada sisa uang dari pembelian lahan tersebut.

Baca Juga

Diperiksa Jadi Saksi Korupsi Lahan Munjul, Anies Ungkit Pernah Bantu KPK

"Sarana Jaya sudah membayar Rp 217 miliar tapi tidak menguasai sertifikat tanah, sehingga bisa dikatakan bahwa ini adalah pengadaan fiktif," ujar anggota Frakai PSI DPRD DKI Eneng Malianasari, Kamis (23/9).

Tapi anehnya, lanjut dia, Pemprov DKI tidak segera menagih pengembalian uang. Bahkan, lebih aneh lagi, di rapat Komisi B ada wacana jika PT Adonara akan mengganti tanah di Munjul dengan tanah di lokasi lain.

Seharusnya, menurut dia, Pemprov DKI memasukkan PT Adonara ke dalam daftar hitam atau blacklist karena tersangkut kasus di KPK. Pemprov DKI dinilai terperosok ke lubang yang sama apabila melanjutkan transaksi dengan pihak yang jelas-jelas bermasalah.

“Tidak jelas mengapa PT Adonara tidak mau mengembalikan dalam bentuk uang, entah uangnya sudah habis dipakai atau bagaimana. Apapun alasannya, kami menolak skema penggantian tanah dari PT Adonara. Pak Anies harus berani menagih kembali uang rakyat Rp 217 miliar itu dari PT Adonara,” ucap Eneng.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di KPK, Selasa (21/9). Foto: Instagram/@aniesbaswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di KPK, Selasa (21/9). Foto: Instagram/@aniesbaswedan

Kasus ini bermula ketika PT Adonara Propertindo menawarkan tanah kepada Sarana Jaya dengan harga Rp 7,5 juta per meter persegi atau total Rp 315 miliar, lalu dicapai kesepakatan harga Rp 5,2 juta per meter persegi dengan total Rp 217 miliar.

PT Adonara melakukan akta jual-beli dengan pemilik tanah Kongregasi Suster-Suster Cinta Kasih CB dengan harga Rp 2,5 juta per meter persegi atau total Rp 104,8 miliar. Seiring waktu, Kongregasi Suster-Suster Cinta Kasih CB membatalkan penjualan tanah ke PT Adonara, sehingga PT Adonara tidak bisa memberikan sertifikat tanah kepada Sarana Jaya.

Selain itu, tanah di Munjul ternyata berada di zonasi Hijau Rekreasi (H.7) yang merupakan kawasan yang didominasi areal hijau untuk fungsi ekologis dan resapan. Artinya, di tanah ini hanya bisa didirikan bangunan maksimal 2 lantai dan tidak diizinkan ada rumah susun. (Asp)

Baca Juga

Anies Baswedan Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Tanah Munjul

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemkot Jakpus Perlebar Layanan Vaksinasi Lansia di Tiap Kecamatan
Indonesia
Pemkot Jakpus Perlebar Layanan Vaksinasi Lansia di Tiap Kecamatan

"Kami sudah menguraikan target vaksinasi bagi lansia yang telah ditetapkan berdasarkan per-kecamatan," jelas Wali Kota Jakpus, Dhany Sukma

Kuota dan Formasi CPNS Kejagung Mulai SMA sampai S2
Indonesia
Kuota dan Formasi CPNS Kejagung Mulai SMA sampai S2

ada hal menarik dalam rekrutmen CPNS Kejaksaan RI Tahun 2021 kali ini, yakni adanya formasi khusus dengan kriteria lulusan cumlaude, disabilitas, putra-putri Papua dan Papua Barat. Lalu, diikuti dengan formasi umum.

Ganggu Kinerja KPK,  Polemik TWK Mesti Dihentikan
Indonesia
Ganggu Kinerja KPK, Polemik TWK Mesti Dihentikan

"Dikhawatirkan KPK secara institusi malah terganggu akibat konflik yang akhirnya jadi persoalan internal," tutur dia

SMK Batik 2 Bakal Gelar PTM, Gibran Tinggalkan Mobil Dinas di Depan Sekolah
Indonesia
SMK Batik 2 Bakal Gelar PTM, Gibran Tinggalkan Mobil Dinas di Depan Sekolah

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyayangkan masih ada sekolah yang nekat akan menggar PTM di tengah situasi darurat COVID-19.

5 Pengungsi Korban Gempa Sulbar di Jateng Dinyatakan Reaktif COVID-19
Indonesia
5 Pengungsi Korban Gempa Sulbar di Jateng Dinyatakan Reaktif COVID-19

Hal itu diketahui usai jalani rapid test antigen di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Kamis (21/1)

Gus Ipul Minta Doa Agar Istri Cepat Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Gus Ipul Minta Doa Agar Istri Cepat Sembuh dari COVID-19

"Mohon doa mudah-mudahan kami sekeluarga bisa melewati masa-masa yang sulit ini," katanya

9 Efek Samping Vaksin COVID Sinovac Hasil Uji Klinis Bandung
Indonesia
9 Efek Samping Vaksin COVID Sinovac Hasil Uji Klinis Bandung

Bahwa vaksin COVID-19 CoronaVac menunjukan, pembentukan antibodi dalam tubuh dan kemampuan dalam membunuh atau menetralkan virus (imunogenisitas).

Libur Lebaran Usai, 200 Ribu Kendaran Masuk Jakarta
Indonesia
Libur Lebaran Usai, 200 Ribu Kendaran Masuk Jakarta

Operasi penyekatan arus balik itu sendiri diperpanjang hingga Senin pekan depan (24/5) guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 usai libur Idul Fitri 1442 Hijriyah

Biar Warga Mau Dikarantina, Pemkot Bandung Cari Istilah Baru Rumah Isolasi COVID-19
Indonesia
Biar Warga Mau Dikarantina, Pemkot Bandung Cari Istilah Baru Rumah Isolasi COVID-19

Dari 30 kecamatan di Kota Bandung, sudah ada 15 kecamatan yang mampu menghadirkan tempat isolasi mandiri dengan standar cukup.

Viral Perawat Diduga Suntikan Vaksin Kosong ke Warga Pluit, Ini Respons Polisi
Indonesia