PSI: Buat Apa Maksakan Ganjil Genap? Kawasan ganjil genap di DKI Jakarta. (ANTARA/DEVI NINDY)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali menerapkan skema ganjil genap (Gage) di 25 ruas protokol ibu kota saat masa penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) Transisi.

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI menilai kebijakan memberlakukan kembali Gage ini kontra produktif dengan penanganan Pandemi COVID-19.

Baca Juga

Senator Fahira Idris Puji Peningkatan Tes COVID-19 di Jakarta

“Kebijakan ganjil genap bertujuan untuk mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum. Namun, di masa pandemi COVID-19, transportasi umum memiliki risiko tinggi. Oleh karena itu, kebijakan ganjil genap justru akan meningkatkan penyebaran virus," kata anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Anthony Winza Minggu (2/8).

Sejumlah kendaraan berhenti saat lampu merah di dekat kawasan aturan ganjil-genap, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Sabtu (6/6/2020). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp).
Sejumlah kendaraan berhenti saat lampu merah di dekat kawasan aturan ganjil-genap, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Sabtu (6/6/2020). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp).

Berdasarkan data Satgas COVID-19 hingga Jumat (31/7), di DKI terdapat 21.339 kasus. Selama seminggu terakhir, rata-rata jumlah kasus sekitar 400 orang per hari. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan pada masa PSBB sekitar 100 orang per hari.

“Lalu lintas memang mulai macet, tapi pandemi COVID-19 belum terkendali. Bahkan saat ini kondisinya jauh lebih parah jika dibandingkan dengan masa PSBB. Jika Gage diberlakukan, maka akan semakin banyak warga Jakarta yang berdesak-desakan di transportasi umum. Kebijakan ini sangat membingungkan,” ucap Anthony.

Baca Juga

Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Terus Bertambah

Anthony menduga kebijakan Gage ini hanya memikirkan transportasi, namun mengabaikan kesehatan masyarakat. Dia menyarankan agar Pemprov DKI mempertimbangkan kepentingan yang lebih besar, bukan berpikir secara sektoral.

“Di tengah pandemi begini, buat apa memaksakan ganjil genap? Mungkin Pak Anies lelah dan bingung, sehingga akhirnya mengeluarkan kebijakan yang saya rasa bertentangan dengan logika akal sehat," tutup Anthony. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 DPR: Pelantikan Iman Brotoseno sebagai Dirut TVRI Melanggar UU MD3
Indonesia
DPR: Pelantikan Iman Brotoseno sebagai Dirut TVRI Melanggar UU MD3

"Jelas sekali langkah Dewas LPP TVRI melanjutkan seleksi dan menetapkan Dirut PAW Iman Brotoseno tanpa persetujuan dari Komisi I DPR RI

Dua Syarat buat Anies Terapkan Ganjil Genap Sepeda Motor
Indonesia
Dua Syarat buat Anies Terapkan Ganjil Genap Sepeda Motor

Pemberlakuan gage bagi motor dan mobil itu diterapkan bila jumlah kasus corona di ibu kota meningkat dan volume kendaraan di jalan raya Jakarta ramai.

Keputusan Menaker Hentikan Penempatan Pekerja Migran Indonesia Digugat
Indonesia
Keputusan Menaker Hentikan Penempatan Pekerja Migran Indonesia Digugat

Jika ini terus berlanjut maka akan berdampak terhadap perekonomian pekerja beserta keluarga

FH UGM Nilai Pembubaran Rencana Diskusi Soal Pemberhentian Presiden Bentuk Teror untuk Dunia Pendidikan
Indonesia
FH UGM Nilai Pembubaran Rencana Diskusi Soal Pemberhentian Presiden Bentuk Teror untuk Dunia Pendidikan

Diskusi berjudul "Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan" berujung pembatalan.

COVID-19 Mewabah, Doni Monardo Ingatkan Pentingnya Disiplin Kolektif
Indonesia
COVID-19 Mewabah, Doni Monardo Ingatkan Pentingnya Disiplin Kolektif

Memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tidak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan disiplin secara individu.

Senin Pagi, Pengguna KRL Melonjak 9 Persen
Indonesia
Senin Pagi, Pengguna KRL Melonjak 9 Persen

"Khusus di Stasiun Bogor pada pagi hari ini jumlah pengguna tercatat 11.701 pengguna hingga pukul 10.00," jelas Anne

Kemendagri: Istana Pertimbangkan Protokol Pelantikan Wagub DKI
Indonesia
Kemendagri: Istana Pertimbangkan Protokol Pelantikan Wagub DKI

Pihak Istana Negara tengah mempertimbangkan protokol pelantikan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Kasus Corona Terkini di DKI: Positif 3.950 Orang, Sembuh 341 Jiwa
Indonesia
Kasus Corona Terkini di DKI: Positif 3.950 Orang, Sembuh 341 Jiwa

Kasus positif tersebut bertambah 118 orang dari hari sebelumnya Senin (27/4) yang mencapai 3.832 orang.

Ulama Aceh Minta Aparat Ungkap Maraknya Prostitusi Daring Selama Pandemi
Indonesia
Ulama Aceh Minta Aparat Ungkap Maraknya Prostitusi Daring Selama Pandemi

Ulama Aceh meminta kepada aparat kepolisian termasuk polisi penegak syariat Islam agar mengungkap maraknya indikasi prostitusi daring (online) di tengah masyarakat.

184 Negara Ikut Program Biayai Vaksin COVID-19
Dunia
184 Negara Ikut Program Biayai Vaksin COVID-19

Di Indonesia, Presiden Joko Widodo pada 5 Oktober 2020 telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) No 99 tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi.