PSBB Transisi Diperpanjang, Ganjil Genap di Jakarta Masih Belum Berlaku Pengendara mobil berplat nomor luar Jakarta ditilang, karena melanggar aturan ganjil genap di kawasan jembatan layang Tomang, Jalan Letjen S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Senin (10/8/2020). (ANTARA)

MerahPutih.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali memperpanjang tidak diberlakukannya kebijakan ganjil-genap.

Peniadaan itu sejalan dengan diperpanjangnya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi Jakarta.

Baca Juga

Kasus Positif Melonjak, Anies Perpanjang PSBB Transisi Selama 2 Pekan

"Ganjil genap belum berlaku," kata Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar kepada wartawan, Senin (7/12).

Dengan demikian, bagi pengendara roda empat di Ibu Kota masih bisa melintasi jalan-jalan di Jakarta tanpa perlu khawatir ditilang.

Kendaraan roda empat, baik yang memiliki nomor polisi ganjil maupun yang bernomor genap, bisa melintasi kawasan gage secara bersamaan tanpa perlu khawatir ditilang.

Polisi menilangan pelanggar aturan ganjil-genap di Jakarta Pusat pada Senin pagi (10/8/2020). Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi mengatakan pelanggaran paling banyak di tiga lokasi, yaitu Jalan Kramat, Jalan Suryopranoto dan Jalan Gunung Sahari. (ANTARA-HO/Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat)
Polisi menilangan pelanggar aturan ganjil-genap di Jakarta Pusat pada Senin pagi (10/8/2020). Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi mengatakan pelanggaran paling banyak di tiga lokasi, yaitu Jalan Kramat, Jalan Suryopranoto dan Jalan Gunung Sahari. (ANTARA-HO/Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat)

Pihaknya akan terus melakukan evaluasi terkait peniadaan sistem ganjil genap tersebut.

Hal ini dilakukan guna mencari tahu hasil yang ditimbulkan bagi lalu lintas Ibu Kota dari dampak tidak adanya ganjil genap.

"Sehingga perlu didiskusikan dengan instansi terkait terutama Pemerintah Provinsi DKI. Kami harus melihat situasi dan kondisi pandemi juga," ujar Fahri.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif selama 14 hari.

"Terhitung tanggal 7 Desember sampai dengan 21 Desember 2020 sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan kasus COVID-19," kata Gubernur DKI Jakarta Jakarta, Anies Baswedan di Jakarta, Minggu (6/12). (Knu)

Baca Juga

PSBB DKI Diperpanjang, Jumlah Penumpang KRL Tembus 103 Ribu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Minta Pemerintah Tak Ragu Belajar dari Tiongkok untuk Mengatasi Corona
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tak Ragu Belajar dari Tiongkok untuk Mengatasi Corona

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyerahkan buku panduan prosedur tetap penanganan virus corona untuk pemerintah Indonesia.

Keterbatasan Alat Tes, Jabar Masih Sasar Warga Dekat Terinfeksi COVID-19
Indonesia
Keterbatasan Alat Tes, Jabar Masih Sasar Warga Dekat Terinfeksi COVID-19

Pola rapid test virus corona (COVID-19) yang sedang dilakukan Pemprov Jawa Barat untuk sementara hanya menyasar orang berisiko terjangkit.

MUI Pertanyakan Ketegasan Sikap Pemerintah Tanggulangi Corona
Indonesia
MUI Pertanyakan Ketegasan Sikap Pemerintah Tanggulangi Corona

Itu berlaku sampai keadaan menjadi normal

Tertib, Ratusan Ojol Antre Semprotan Disinfektan Gratis di Pinggir Jalan
Indonesia
Tertib, Ratusan Ojol Antre Semprotan Disinfektan Gratis di Pinggir Jalan

Penyemprotan disinfektan ini dilakukan tiap hari dengan menyisir tiga titik setiap harinya yang sering dilalui masyarakat. Mulai dari terminal, tempat ibadah dan lainnya sampai merata.

Ini Faktor Yang Bikin Pengusaha Bisa Hadapi Resesi
Indonesia
Ini Faktor Yang Bikin Pengusaha Bisa Hadapi Resesi

Upaya-upaya reformasi kebijakan ekonomi dan birokrasi nasional yang pro-investasi dan penciptaan lapangan kerja yang relatif konsisten

Sandiaga Uno Sebut Djoko Santoso Sosok Jenderal Ahli Strategi
Indonesia
Sandiaga Uno Sebut Djoko Santoso Sosok Jenderal Ahli Strategi

Terutama saat Pilkada DKI 2017 lalu saat ia berpasangan dengan Anies Baswedan.

Gempa Magnitudo 5.0 Guncang Gunung Kidul
Indonesia
Gempa Magnitudo 5.0 Guncang Gunung Kidul

Gempa bumi dengan magnitudo 5.0 mengguncang wilayah Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (20/1) dini hari.

Tiga Hal Positif Kasus WNI Terjangkit Corona Versi Menkes Terawan
Indonesia
Tiga Hal Positif Kasus WNI Terjangkit Corona Versi Menkes Terawan

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengungkapkan hal positif dari kasus WNI yang terjangkit virus corona.

PUPR Berharap 2021 Konstrusi di Ibu Kota Baru Dimulai
Indonesia
PUPR Berharap 2021 Konstrusi di Ibu Kota Baru Dimulai

Selama masa pandemi COVID 19, tidak ada satu pun kegiatan terkait ibu kota negara baru (IKN).

Anies Sebut 30 Persen Fasilitas Kesahatan di DKI Tangani COVID-19
Indonesia
Anies Sebut 30 Persen Fasilitas Kesahatan di DKI Tangani COVID-19

Anies juga menjelaskan pertahanan terakhir kesehatan di Jakarta sudah siap pada masa transisi PSBB