PSBB Transisi di Jakarta Dinilai Hanya Sia-sia Belaka Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ANTARA/Laily Rahmawaty)

MerahPutih.com - Jumlah kasus corona yang kian bertambah di Jakarta seolah mengindikasikan PSBB transisi yang dirancang Gubernur DKI Anies Baswedan tak berdampak menekan penyebaran virus.

Demikian kata pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah. Dia menilai, PSBB di ibu kota terkesan sia-sia.

Baca Juga:

Umi Kulsum Meninggal Dunia, PKS Bantah akibat COVID-19

"Dalam arti bahwa apa yang dilakukan Pemprov DKI perpanjangan berkali-kali, ternyata tidak membawa harapan gembira. Dalam arti penyebaran virus corona makin tinggi," kata Trubus kepada wartawan yang dikutip, Minggu (30/8).

Ia mengatakan hal ini terjadi karena sejumlah kebijakan pelonggaran pembatasan selama PSBB transisi fase I ini.

Misalnya ketika perkantoran mulai diizinkan beroperasi, tempat wisata dibuka, sampai wacana pembukaan bioskop dalam waktu dekat.

Selain itu, Anies juga mengeluarkan kebijakan kontraproduktif ketika menerapkan kebijakan ganjil-genap untuk sepeda motor, meskipun belum resmi berlaku.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: BNPB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: BNPB

Trubus menyinggung munculnya klaster-klaster baru di perkantoran dan pasar ketika aktivitas dibuka kembali. Klaster baru virus corona akan terus bermunculan seiring pelonggaran sektor baru.

Dalam situasi ini, keadaan ekonomi menekan pemerintah untuk membuat kebijakan yang bisa memulihkan sektor usaha dan daya beli masyarakat.

Pendekatan serupa juga dilakukan pemerintah pusat yang kini mulai fokus memulihkan perekonomian.

Secara tidak langsung, pemerintah daerah, termasuk Jakarta, membuntuti pendekatan kebijakan yang diambil pusat.

Menurutnya, sejak Anies pertama kali mengumumkan PSBB transisi, retorika yang muncul seolah tidak ingin melonggarkan protokol kesehatan COVID-19.

Namun menurutnya, realita yang terjadi justru sebaliknya.

"Sejak awal Pemprov DKI kelihatan malu-malu mengakui new normal. Sekarang persoalannya pengawasan memang melemah. Kebijakan pemerintah pusat ini kan juga terkait dengan pemerintah daerah. Implementasinya tak bisa terpisah," ujarnya.

Baca Juga:

Sudah 7.261 Orang Meninggal Karena COVID-19

Menurutnya, PSBB transisi sebenarnya sudah tak perlu lagi dipertahankan.

Ia menyebut, langkah ini sudah dilakukan pemerintah pusat ketika membubarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan membentuk Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

"DKI Jakarta ya sudah lah, mau enggak mau karena ekonomi, tidak perlu lagi diksi PSBB itu. Lebih baik ditinggalkan. Sekarang persoalan pemulihan ekonomi saja," ujar ketua pusat Studi Hukum dan Perundang-Undangan Universitas Trisakti ini.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memperpanjang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi fase I sampai 10 September 2020. Keputusan Anies melanjutkan PSBB tak terlepas dari bertambahnya kasus positif COVID-19 di ibu kota.

Kasus positif di DKI melonjak dalam dua bulan terakhir. Bahkan, jumlah kumulatif positif Jakarta kembali melewati Jawa Timur pada 7 Agustus lalu. Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah kasus tertinggi lagi. (Knu)

Baca Juga:

Pegawai Positif COVID-19, Markas KPK Disemprot Disinfektan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Firli Sebut Tahanan KPK Layak Terima Vaksin COVID-19
Indonesia
Firli Sebut Tahanan KPK Layak Terima Vaksin COVID-19

Para tahanan kerap berinteraksi dengan sejumlah pegawai KPK

Pemprov DKI Tutup TPU, Warga Dilarang Ziarah Kubur
Indonesia
Pemprov DKI Tutup TPU, Warga Dilarang Ziarah Kubur

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melarang warga melakukan ziarah kubur pada periode 12 sampai 16 Mei. Hal ini untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Perintah Jokowi, Taman Balaikambang Solo Bakal Jadi Pusat Kebudayaan Jawa
Indonesia
Perintah Jokowi, Taman Balaikambang Solo Bakal Jadi Pusat Kebudayaan Jawa

saat tugas di Solo melakukan survei air di sini Gemolong, Tanon, Wonogiri. Saat pulang kerja hiburannya menonton Srimulat.

Hari Ini PN Jaktim Kembali Gelar Sidang Kasus Kerumunan Rizieq
Indonesia
Hari Ini PN Jaktim Kembali Gelar Sidang Kasus Kerumunan Rizieq

PN Jakarta Timur tidak menyiarkan langsung jalannya persidangan melalui internet

 Kasus COVID-19 Meningkat, Anies Belum Berencana Buka Sekolah
Indonesia
Kasus COVID-19 Meningkat, Anies Belum Berencana Buka Sekolah

Untuk keselamatan semua orang, Anies meminta kewaspadaan dan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan lebih ditingkatkan, termasuk dalam uji coba sekolah tatap muka yang saat ini mulai diberlakukan.

KPK Diminta Dalami Potensi Suap Komunikasi Lili Pintauli dengan Walkot Tanjungbalai
Indonesia
KPK Diminta Dalami Potensi Suap Komunikasi Lili Pintauli dengan Walkot Tanjungbalai

Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendalami potensi tindak pidana suap di balik komunikasi antara Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar dengan Wali Kota nonaktif Tanjungbalai, M Syahrial.

Reaktif Saat Berkerumun di Malam Pergantian Tahun, Siap-Siap Dikirim ke Wisma Atlet
Indonesia
Reaktif Saat Berkerumun di Malam Pergantian Tahun, Siap-Siap Dikirim ke Wisma Atlet

Ada penutupan ruas menuju kawasan Monas terhitung mulai pukul 19.00 WIB

Alasan Kapolri Antar Komjen Listyo Sigit ke DPR
Indonesia
Alasan Kapolri Antar Komjen Listyo Sigit ke DPR

Hal ini dilakukannya untuk memberi pelajaran kepada generasi Polri mendatang

Lakukan Tes Acak Pemudik, Kasus Harian COVID-19 Naik Lagi
Indonesia
Lakukan Tes Acak Pemudik, Kasus Harian COVID-19 Naik Lagi

Kasus konfirmasi positif COVID-19 kumulatif mencapai 1.718.575 orang. Angka tersebut mendapat penambahan kasus positif terpapar SARS-CoV-2 sebanyak 4.891 orang dalam selang waktu sehari.

Polisi Tetapkan 6 Orang Tersangka Pembongkaran Makam COVID di Sulsel
Indonesia
Polisi Tetapkan 6 Orang Tersangka Pembongkaran Makam COVID di Sulsel

Enam pelaku yang sudah diamankan Sat Reskrim Polres Parepare, mereka ada yang berperan mencangkul dengan menggali kuburan, dan lainnya turun mengambil jasad korban corona itu setelah dipastikan itu adalah jasad keluarganya.