PSBB Total, Ini Permintaan Pedagang Pasar Tradisional kepada Anies Pedagang Pasar Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, mengantre swab test COVID-19.(ANTARA/HO-Puskesmas Duren Sawit)

MerahPutih.com - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk tak menutup aktivitas di pasar tradisional.

Hal ini mengacu pada adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta.

Penutupan akan mengganggu kehidupan para pedagang yang kini pun sudah mengalami penurunan omzet akibat sepi pembeli.

Baca Juga:

Preman Pasar Bakal Dilibatkan dalam Penertiban Protokol Kesehatan

Ia mendapati bahwa ada penurunan omzet pedagang sekitar 60 - 70 persen di DKI Jakarta.

"Kami meminta kepada pemerintah untuk menjadikan pasar tradisional sebagai pusat pondasi perekonomian lokal atau perekonomian daerah sehingga kita bisa menjaga agar pasar dan perekonomian terus tumbuh," kata Ketua Bidang Infokom DPP Ikappi Reynaldi Sarijowan dalam keterangan tertulis, Jumat (10/9).

Dia mendorong agar Pemprov DKI menyiapkan berbagai langkah agar para pedagang dapat berjualan secara aman dan nyaman.

"Kami mendorong kepada pemerintah daerah untuk memberikan stimulus kepada pedagang dalam rangka menjaga agar pasar tradisional tetapa bertahan," ujarnya.

Pedagang sayur melayani pembeli yang berbelanja menggunakan kantong belanja ramah lingkungan di Pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2020). (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Pedagang sayur melayani pembeli yang berbelanja menggunakan kantong belanja ramah lingkungan di Pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2020). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar Pemprov DKI melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala di seluruh pasar tradisional.

Bahkan, hingga ke penyediaan sekat plastik di setiap kios-kios untuk memberi jarak antara pedagang dan penjual.

"Mendorong PD Pasar Jaya menyiapkan sekat plastik agar komunikasi yang terjadi di pasar tradisional bisa dibatasi oleh sekat plastik. Hal ini sudah dilakukan di beberapa pasar Indonesia dan hasilnya cukup efektif. Ini yang akan kita dorong untuk dilakukan di DKI Jakarta sehingga pedagang tetap bisa berjualan sebagaimana mestinya," katanya.

Walau demikian, pihkanya sadar bahwa angka penyebaran COVID-19 di ibu kota makin melesat dan mengkhawatirkan.

Maka dari itu, pihak IKKAPI akan mengoordinasikan rencana ini dengan seluruh pedagang pasar di Jakarta.Reynaldi berharap selama PSBB penuh berlaku, pemerintah tidak menerapkan zonasi penyebaran COVID-19.

Hal tersebut akan mematikan usaha para pedagang yang berada di zona-zona tertentu.

Baca Juga:

Polisi Temukan Orang Hanya Gantungkan Maskernya di Pasar Kemayoran

Seperti diketahui, Anies memutuskan untuk menarik rem darurat dan kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total.

Anies menyebutkan, keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan sejumlah faktor yakni ketersediaan tempat tidur rumah sakit yang hampir penuh dan tingkat kematian yang tinggi.

"Dalam rapat gugus tugas percepatan pengendalian COVID-19 di Jakarta. disimpulkan bahwa kita akan menarik rem darurat yang itu artinya kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu," kata Anies, Rabu (9/9).

Menurut Anies keputusan ini juga mengikuti aturan Presiden Joko Widodo yang meminta kesehatan lebih dipentingkan.

Sebagaimana diketahui, PSBB transisi di DKI Jakarta berakhir pada Kamis (10/9). (Knu)

Baca Juga:

Gibran-Bagyo Deklarasi Patuhi Protokol Kesehatan di Pasar Gede Solo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Terapkan Kunjungan Daring, Edhy Prabowo Mengeluh
Indonesia
KPK Terapkan Kunjungan Daring, Edhy Prabowo Mengeluh

Edhy mengaku membutuhkan dukungan moral

Testing COVID-19 Anjlok, Satgas Akui Karena Pilkada Serentak
Indonesia
Testing COVID-19 Anjlok, Satgas Akui Karena Pilkada Serentak

"Bagi daerah yang belum memenuhi target testing, agar segera meningkatkan angka testing yang targeted," jelas Wiku.

Ikan Hias Wajib Pasang Chip, Pemerintah Tantang Produsen Lokal
Indonesia
Ikan Hias Wajib Pasang Chip, Pemerintah Tantang Produsen Lokal

Aturan ini sudah mulai diberlakukan untuk ikan hias arwana.

Mendagri Tito Ungkap Faktor Tersulit dalam Upaya Menangkap Djoko Tjandra
Indonesia
Mendagri Tito Ungkap Faktor Tersulit dalam Upaya Menangkap Djoko Tjandra

Ia menjelaskan menangkap buronan di luar negeri bukan perkara mudah.

Tak Perlu Ekstrem Hilangkan Barbuk Djoko Tjandra Maupun Jaksa Pinangki
Indonesia
Tak Perlu Ekstrem Hilangkan Barbuk Djoko Tjandra Maupun Jaksa Pinangki

Jika benar kebakaran itu disengaja maka hal tersebut amat berisiko bagi Kejaksaan Agung

Wagub Riza Jelaskan Alasan Pemprov DKI Tolak Titah Luhut soal WFH 75 Persen
Indonesia
Wagub Riza Jelaskan Alasan Pemprov DKI Tolak Titah Luhut soal WFH 75 Persen

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menghubungi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan. Setelah berkoordinasi keduanya bersepakat WFH jadi cuma 50 persen.

Indonesia Dihantam COVID-19, Mentan Pastikan Stok Pangan Aman
Indonesia
Indonesia Dihantam COVID-19, Mentan Pastikan Stok Pangan Aman

Kementerian Pertaian (Kementan) memastikan stok pangan berupa beras nasional pada tahun ini aman.

Massa Pendukung Ery-Armuji Abaikan Protokol Kesehatan di KPU Surabaya
Indonesia
Massa Pendukung Ery-Armuji Abaikan Protokol Kesehatan di KPU Surabaya

Kerumunan massa tersebut sudah jelas tak mengindahkan lagi protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19.

Djoko Tjandra Menangis saat Bersaksi untuk Pinangki
Indonesia
Djoko Tjandra Menangis saat Bersaksi untuk Pinangki

Djoko Tjandra tak kuasa menahan tangis saat dirinya menjelaskan soal hukuman dua tahun penjara dalam kasus hak tagih Bank Bali.

AHY Nyatakan Perang Terbuka Terhadap Moeldoko
Indonesia
AHY Nyatakan Perang Terbuka Terhadap Moeldoko

AHY menegaskan dirinyalah pimpinan tertinggi PD