PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Lagi hingga 26 Juli Petugas memeriksa pengendara saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan M.H Thamrin, Cikokol, Kota Tangerang, Banten. (MP/Rizki Fitriyanto)

MerahPutih.com - Gubernur Banten Wahidin Halim memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di tiga wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Tangerang selama dua minggu ke depan hingga 26 Juli 2020.

Menurut Wahidin, PSBB akan terus diperpanjang supaya masyarakat terbiasa hidup dengan protokol kesehatan. Provinsi Banten sudah keluar dari zona merah dan berstatus zona kuning.

"Kita membutuhkan waktu sampai terjadi internalisasi diri. Kalau sudah menyatu, dan sudah jadi ter-institusionalisasi, Insyaallah tanpa sosialisasi lagi kita akan sudah terbiasa dan merasakan pentingnya dan manfaat suatu kehidupan baru," kata Wahidin kepada wartawan, Minggu (12/7).

Mantan Wali Kota Tangerang tersebut khawatir jika PSBB dihentikan, masyarakat akan terlena dan melupakan protokol kesehatan.

"Jangan sampai kalau kita cabut PSBB akan terjadi euforia, masyarakat kembali seperti semula dan lupa," kata Wahidin.

COVID-19
Petugas mengambil sampel swab spesimen dari hidung ODP saat swab test di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (LABKESDA) Kota Tangerang, Banten, Kamis (2/4). (ANTARA/Fauzan)

PSBB kali ini, kata Wahidin, diperpanjang dengan melonggarkan sejumlah kegiatan yang memiliki risiko penularan rendah. Sementara untuk kegiatan dengan risiko sedang, agak tinggi dan tinggi, masih harus dibatasi.

Wahidin menambahkan, jelang pelaksanaan Idul Adha, Wahidin meminta masyarakat tidak merasa terganggu dengan aturan PSBB. Menurut dia, tradisi Idul Adha seperti penyembelihan hewan kurban masih boleh dilakukan di masjid-masjid seperti sebelumnya.

"Penyembelihan hewan kurban jangan di RPH (rumah potong hewan) tapi tetap perlu diberikan kelonggaran untuk dilaksanakan di masjid-masjid dengan protokol kesehatan yang ketat," kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief Wismansya mengatakan bahwa penerapan PSBB di Tangerang sendiri sudah menunjukkan hasil yang baik. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pasien COVID-19 di Tangerang sudah menurun dan juga wilayah Banten sudah berada di zona kuning.

"Hasilnya masih ada angka penularan, tapi tidak sebanyak yang sebelumnya. Banten menunjukkan kemajuan, berpindah menjadi zona kuning, dan ada beberapa daerah lainnya yang sudah masuk zona hijau," tutur Arief kepada wartawan.

Arief belum bisa menjabarkan secara detil peraturan PSBB kali ini. Karena untuk menentukan peraturan atau pelonggaran masa PSBB, seluruh pemimpin daerah Tangerang Raya masih akan menunggu Peraturan Gubernur Gubernur Banten yang menjadi acuan peraturan di daerah.

"Kita tunggu Pergub keluar, kita ikuti saja Pergub seperti apa," kata Arief.

Untuk diketahui PSBB Tangerang Raya berakhir hari ini. Namun, Ahmed Zaki mengabarkan di Tangerang PSBB diperpajang dua pekan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pilkada Solo Digelar 9 Desember, Rival Gibran Pilih Mundur dari Bakal Calon
Indonesia
Pilkada Solo Digelar 9 Desember, Rival Gibran Pilih Mundur dari Bakal Calon

Dia merasa harus lebih mengedepankan rasa kemanusiaan dibandingkan kepentingan politik semata.

 Penanggulangan COVID-19 Jangan Sampai Melanggar HAM
Indonesia
Penanggulangan COVID-19 Jangan Sampai Melanggar HAM

Kebijakan khusus terkait pelayanan dan perlindungan kesehatan bagi penyandang disabilitas, penyadaran kepada publik guna memerangi stigma yang terdapat di masyarakat.

Kejagung Belum Libatkan KPK Usut Aliran Uang Djoko Tjandra ke Jaksa Pinangki
Indonesia
Kejagung Belum Libatkan KPK Usut Aliran Uang Djoko Tjandra ke Jaksa Pinangki

KPK akan transparan dalam mengusut dugaan aliran uang Djoko Tjandra ke Pinangki.

Pemkab Cirebon Siap Fasilitasi Pilkades Berbasis Digital
Indonesia
Pemkab Cirebon Siap Fasilitasi Pilkades Berbasis Digital

Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan surat bernomor 141/4528/SJ, tanggal 10 Agustus 2020 tentang Penundaan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak dan Pemilihan Kepala Desa Antarwaktu atau PAW.

Tak Pakai Masker di Yogyakarta, Siap-siap Didenda Rp100 Ribu
Indonesia
Tak Pakai Masker di Yogyakarta, Siap-siap Didenda Rp100 Ribu

Pemkot tengah membentuk tim atau satuan tugas penegakan hukumnya.

 FPI Kecam dan Bakal Melawan Perampasan HAM Etnis Uighur
Indonesia
FPI Kecam dan Bakal Melawan Perampasan HAM Etnis Uighur

Ketua Umum FPI Sobri Lubis mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi terkait tindakan yang diterima oleh muslim Uighur. Di antaranya dilarang memiliki dan membaca Al-Qur'an dan penahanan secara paksa.

Polisi Tetapkan Artis Jerry Lawalata sebagai Tersangka Kasus Narkoba
Indonesia
Polisi Tetapkan Artis Jerry Lawalata sebagai Tersangka Kasus Narkoba

narkoba yang digunakan Jerry Lawalata berupa sabu

Bakal Calon Pendamping Purnomo Pilih Ikut Mundur dari Pilkada Solo
Indonesia
Bakal Calon Pendamping Purnomo Pilih Ikut Mundur dari Pilkada Solo

Achmad Purnomo yang mundur duluan dari pertarungan jika Pilkada diadakan Desember mendatang.

Wakil Ketua KPK: 6 Jabatan Masih Kosong, Termasuk Jubir
Indonesia
Wakil Ketua KPK: 6 Jabatan Masih Kosong, Termasuk Jubir

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengungkapkan terdapat enam jabatan dalam struktur masih lowong.

Indonesia Tawarkan Tiongkok Investasi di Industri Ban
Indonesia
Indonesia Tawarkan Tiongkok Investasi di Industri Ban

Indonesia merupakan eksportir karet alam terbesar kedua di dunia dengan nilai 3,9 miliar dolar AS atau berkontribusi sebesar 29,8 persen terhadap nilai ekspor karet seluruh dunia.