PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang Hingga 23 Desember 2020 Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Foto: Humas Pemprov Jabar

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodabek) sampai 23 Desember 2020.

PSBB secara proporsional kawasan Bodebek berakhir pada 25 November 2020.

Baca Juga

Rekor Kasus Harian COVID-19 Pecah, Jokowi 'Semprit' 2 Provinsi

Perpanjangan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Jabar Nomor:443/Kep.783-Hukham/2020 tentang Perpanjangan Kedelapan Pemberlakuan PSBB secara Proporsional di Wilayah Bodebek dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19. Kepgub itu ditandatangani Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- pada Kamis (26/11).

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Jabar, Daud Achmad mengatakan, dalam Kepgub itu, kepala daerah wilayah Bodebek dapat menerapkan PSBB secara proporsional sesuai dengan level kewaspadaan daerah.

"PSBB secara proporsional disesuaikan dengan kewaspadaan daerah di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan dalam bentuk Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM)," kata Daud, Senin (30/11).

Keputusan perpanjangan PSBB secara proporsional wilayah Bodebek diselaraskan dengan kebijakan pemerintah DKI Jakarta yang memperpanjang PSBB transisi sampai 6 Desember 2020. Keputusan didasarkan juga pada berbagai hasil kajian epidemiologi.

"Penambahan kasus di wilayah Bodebek dalam sepekan terakhir ini masih cukup tinggi," ucap Daud.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau Kang Emil. (ANTARA/HO-Dok Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau Kang Emil. (ANTARA/HO-Dok Humas Pemprov Jabar)

Berdasarkan data PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar) pada Senin (30/11) pukul 11:00 WIB, jika diakumulasikan, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di kawasan Bodebek dalam tujuh hari terakhir bertambah 880 kasus.

Baca Juga

Mahfud Sebut Mer-C Tidak Berwenang Tes Swab COVID-19

Daud pun mengimbau kepada masyarakat Jabar, khususnya Bodebek, untuk displin menerapkan protokol kesehatan 3M. Sebab, kata ia, masyarakat bersama pemerintah merupakan garda terdepan melawan COVID-19. Banyak bukti ilmiah menunjukkan, penerapan protokol kesehatan efektif mencegah penularan COVID-19.

"Kalau protokol kesehatan diterapkan dengan ketat, kami yakin pengendalian COVID-19 dan pemulihan ekonomi di Jabar dapat berjalan bersamaan," katanya.

Selain itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengeluarkan Surat Edaran Nomor:185/KS.13.04/Hukham tentang Peningkatan Kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan dalam Penanganan Penyebaran COVID-19.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada Kepala Perangkat Daerah/Biro di Lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar.

Daud mengatakan, ada empat poin yang tercantum dalam surat edaran tersebut. Pertama, meminta Kepala Perangkat Daerah/Biro di Lingkungan Pemda Provinsi Jabar meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan 3M di ruang publik.

"Poin kedua, Kepala Perangkat Daerah/Biro di Lingkungan Pemda Provinsi Jabar harus mengutamakan penyelenggaraan rapat atau pertemuan secara daring dengan menerapkan protokol kesehatan. Kemudian, harus melakukan langkah-langkah proaktif dalam penanganan COVID-19," ucapnya.

Poin terakhir dalam surat edaran itu, kata Daud, Kepala Perangkat Daerah/Biro di Lingkungan Pemda Provinsi Jabar mesti menjadi teladan bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Dengan tidak mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan dan tidak ikut dalam kerumunan yang berpotensi melanggar protokol kesehatan COVID-19," kata Daud. (Mauritz/Cirebon)

Baca Juga

Menko Polhukam Tuntut Kerja Sama Rizieq Shihab Patuhi Hukum

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Senator Minta Skandal Harga PCR Diusut Tuntas
Indonesia
Senator Minta Skandal Harga PCR Diusut Tuntas

Apalagi, lanjutnya, setelah diungkap oleh Majalah Tempo yang menggambarkan secara lengkap pihak-pihak yang meraup keuntungan dari bisnis yang mewajibkan rakyat tersebut.

Lumpur Lapindo Kandung Unsur Bahan untuk Baterai
Indonesia
Lumpur Lapindo Kandung Unsur Bahan untuk Baterai

Tanah lumpur Lapindo Sidoarjo nyatanya didominasi kandungan lithium yang cocok untuk material baterai.

Jakarta Bersiap Buka Tempat Wisata
Indonesia
Jakarta Bersiap Buka Tempat Wisata

Riza belum memberikan kepastian waktu pembukaan serta syarat yang diterapkan karena masih dimatangkan di dalam rapat tersebut. Tetapi, uji coba pembukaan tempat wisata itu dilakukan secara bertahap.

Massa Buruh Tutup Jalan Depan Balai Kota DKI, Tuntut Anies Naikkan UMP
Indonesia
Massa Buruh Tutup Jalan Depan Balai Kota DKI, Tuntut Anies Naikkan UMP

Besaran upan minimun provinsi (UMP) yang hanya naik 1,09 persen sesuai ketentuan Kementerian Ketenagakerjaan mendapatkan penolakan dari massa buruh.

Eks Koruptor Emir Moeis Ditunjuk Jadi Komisaris Anak Usaha BUMN
Indonesia
Eks Koruptor Emir Moeis Ditunjuk Jadi Komisaris Anak Usaha BUMN

Eks narapidana kasus korupsi Emir Moeis ditunjuk menjadi komisaris PT Pupuk Iskandar Muda. Pupuk Iskandar adalah anak usaha dari BUMN PT Pupuk Indonesia (Persero).

Hari Ini, Kakak Kelas Jokowi dan Politisi Muda PDIP Dilantik Jadi Dubes
Indonesia
Hari Ini, Kakak Kelas Jokowi dan Politisi Muda PDIP Dilantik Jadi Dubes

Ada 12 calon duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) RI yang dilantik Jokowi.

Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Sepanjang Jumat
Indonesia
Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Sepanjang Jumat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Kota Jakarta sepanjang hari Jumat (2/7) bercuaca cerah.

BPS Nilai Daya Beli Kembali Membaik
Indonesia
BPS Nilai Daya Beli Kembali Membaik

Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Desember) 2020 dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Desember 2020 terhadap Desember 2019) sebesar 1,68 persen.

Pemerintah Sebut 26 Juta Orang Sudah Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Pemerintah Sebut 26 Juta Orang Sudah Disuntik Vaksin COVID-19

Pemerintah terus menggencarkan program vaksinasi COVID-19 nasional.

Masa Angkutan Natal, Jumlah Pengguna KRL Tembus 2 Juta
Indonesia
Masa Angkutan Natal, Jumlah Pengguna KRL Tembus 2 Juta

KRL Commuter Line Jabodetabek tetap beroprasi sesuai dengan jam operasi selama masa angkutan Natal dan tahun baru 2021.