PSBB Ketat, Hukuman Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan Bakal Makin Masif dan Tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/12/2020). ANTARA FOTO/Rachman/aaa/wsj.

Merahputih.com - Polda Metro Jaya bakal menindak tegas pelanggar protokol kesehatan pada 55 RW yang berada di zona merah penyebaran COVID-19 di DKI Jakarta. Tindakan ini dilakukan selama masa PSBB secara serentak Jawa-Bali pada 11-25 Januari 2021 mendatang.

"Ini akan terus bekerja dengan masif untuk ini semuanya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Jumat (8/1).

Baca Juga:

Pembatasan Jawa-Bali, Satgas Yakin Corona Menurun dan Ekonomi Bangkit

55 RW yang berada di zona merah di DKI Jakarta mempunyai angka yang cukup tinggi penyebaran COVID-19. Atas dasar itu pihaknya akan memaksimalkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di DKI Jakarta.

PSBM merupakan pengawasan Polri terhadap protokol kesehatan hingga ke kampung-kampung. Nantinya, pengawasan juga dibantu dengan berbasis komunitas masyarakat yang ada.

"Kita akan berkolaborasi," ungkapnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan usai apel pengamanan di Mapolda Metro Jaya. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan usai apel pengamanan di Mapolda Metro Jaya. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Yusri menjelaskan nantinya akan ada paling banyak dua sampai tiga posko Kampung Tangguh atau RW Tangguh di satu Polsek. Posko itu juga akan dibentuk di Bekasi, Depok dan Tangerang.

"Pak Kapolri (Jenderal Idham Azis) menyampaikan, minimal dalam satu Polsek ada dua RW atau tiga RW segera dibentuk," jelas dia.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman mulai berkantor di Polsek.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] : Vaksin Corona yang Disuntikkan Picu Serangan Penyakit

Terutama yang berada di zona merah, untuk memastikan jajarannya serius menegakkan protokol kesehatan demi menekan angka COVID-19 di Jakarta dan sekitarnya.

"Beliau Senin (4/1) sudah berkantor di Polsek-Polsek melihat langsung bagaimana Kapolres, Kapolsek, Dandim dan Danramil ini bergerak menyadarkan masyarakat bahwa COVID-19 di Jakarta sudah rawan," kata Yusri. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Begini Kondisi Korban Penembakan KKB di Intan Jaya
Indonesia
Begini Kondisi Korban Penembakan KKB di Intan Jaya

Ada dua rombongan TGPF yang datang ke Papua

Larangan Polisi Tilang SIM Diperpanjang Sampai 31 Agustus
Indonesia
Larangan Polisi Tilang SIM Diperpanjang Sampai 31 Agustus

Lantaran membludaknya pemohon memperpanjang SIM di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan wilayah lain di Indonesia.

Satgas Kaji Sasaran Prioritas Penerima Vaksin COVID-19
Indonesia
Satgas Kaji Sasaran Prioritas Penerima Vaksin COVID-19

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito memastikan, pemerintah sedang mengkaji kelompok prioritas yang akan diutamakan menerima vaksinasi.

2 Warga Depok Positif Corona, Anies: Jaga Etika Batuk dan Bersin
Indonesia
2 Warga Depok Positif Corona, Anies: Jaga Etika Batuk dan Bersin

Anies juga mengingatkan kepada warga DKi untuk lapor

Kubu Amien Rais Dihabisi Zulhas, Pengamat: Rasa Kebatinan Hanafi Mulai Terusik
Indonesia
Polri Siap Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Idul Adha
Indonesia
Polri Siap Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Idul Adha

Rudy mengatakan pengecekan jalur dilakukan karena Jumat tanggal 31 Juli merupakan Hari Raya Idul Adha sehingga akan ada tiga hari libur yakni Jumat, Sabtu dan Minggu.

Anies Percepat Izin Pembangunan Gedung dan Rumah
City Property
Anies Percepat Izin Pembangunan Gedung dan Rumah

Upaya ini dilakukan karena Pemprov DKI meyakini industri properti dapat mendongkrak pemulihan ekonomi di masa pandemi.

ODP COVID-19 di Kota Cirebon Bertambah
Indonesia
ODP COVID-19 di Kota Cirebon Bertambah

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Cirebon sebanyak tiga orang, dua telah selesai dipantau.

Bus Umum Dapat Beroperasi Saat COVID-19, Asal.....
Indonesia
DPR Minta Jokowi Selesaikan Masalah Defisit Energi
Indonesia
DPR Minta Jokowi Selesaikan Masalah Defisit Energi

Anggota Komisi VII DPR, Ratna Juwita berharap, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat menyelesaikan defisit energi yang terjadi di Indonesia.