PSBB Jakarta: Pernikahan dan Khitanan Tidak Dilarang Tapi Resepsi Ditiadakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan keterangan pers terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Balai Kota DKI, Selasa (7/4). (ANTARA/HO-laman Youtube Pemprov DKI Jaka

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan melaksanakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku pada Jumat (10/4) mendatang.

Dalam penerapan PSBB ini, Anies meminta kepada warga DKI untuk tidak menggelar acara khitanan di ibu kota Jakarta. Hal itu untuk memutus mata rantai penularan virus corona.

Baca Juga

Jakarta Diberlakukan PSBB, Anies Dianggap Punya Kewenangan Penuh Atasi COVID-19

"Begiti juga kegiatan lain, seperti kegiatan ritual khitan (sunat), tapi perayaan yang ditiadakan," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (7/4).

Suasana konferensi pers terkait dengan pengumuman PSBB DKI Jakarta, Selasa (7-4-2020). ANTARA/HO-Humas DKI Jakarta
Suasana konferensi pers terkait dengan pengumuman PSBB DKI Jakarta, Selasa (7-4-2020). ANTARA/HO-Humas DKI Jakarta

Kemudian, Anies menerangkan, dalam PSBB ini Pemprov DKI tak melarang masyarakat untuk melangsungkan pernikahan. Tapi hanya digelar di Kantor Urusan Agama (KUA) dan tidak digelar kegiatan resepsi.

"Kita akan membatasi itu. Pernikiahan tidak dilarang tapi dilakukan di kantor urusan agama, kemudian resepsi ditiadakan," tuturnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyampaikan, bahwa PSBB berlaku selama 14 hari dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan.

Baca Juga

Anies: Hari Jumat PSBB Diterapkan di Jakarta

Anies menegaskan, pihaknya bakal menindak tegas dan memberikan sanski bagi masyarakat yang tidak mematuhi aturan PSBB yang telah ditetapkan tersebut.

"Langsung ditegakkan dilapangan," tutup Anies. (Asp)

Kredit : asropih


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH