PSBB DKI Diperpanjang, MRT Jakarta Tutup 7 Stasiun MRT Jakarta. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

MerahPutih.com - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta memutuskan untuk menutup 7 operasional stasiun kereta Moda Raya Terpadu (MRT). Keputusan itu diambil agar masyarakat bekerja, belajar dan beribadah dari rumah guna menghambat penyebaran corona.

Hari ini Senin (27/4) PT MRT menutup 2 stasiun, yaitu Stasiun Bendungan Hilir dan Stasiun Senayan. Pada Senin (20/4) lalu, lima stasiun telah terlebih dahulu ditutup yakni Haji Nawi, Blok A, dan ASEAN, Istora Mandiri dan Setiabudi Astra.

“Kereta hanya akan berhenti di Stasiun Lebak Bulus Grab, Fatmawati, Cipete Raya, Blok M BCA, Dukuh Atas BNI, dan Bundaran HI," ujar Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin dalam keterangan tertulis, Senin (27/4).

Baca Juga:

Pemprov DKI Ubah Jam Operasional MRT, LRT, dan TransJakarta

Kamaluddin menambahkan penumpang dapat melanjutkan perjalanan dari stasiun MRT yang masih beroperasi menggunakan layanan bus pengumpan seperti Transjakarta. Transjakarta sendiri masih melayani penumpang dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB untuk membantu pengguna MRT menjangkau stasiun yang ditutup.

Masyarakat mengikuti fase uji coba publik Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase 1 dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu, (23/3/2019). PT MRT Jakarta telah membuka kesempatan kepada masyarakat mengikuti fase uji coba publik mulai 12-24 Maret 2019 . Hingga hari ke-11 penyelenggaraan uji coba, antusiasme masyarakat sangat tinggi sehingga kuota tiket yang disiapkan sebanyak sekitar 400 ribu hingga tanggal 23 Maret 2019 telah habis dipesan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Masyarakat mengikuti fase uji coba publik Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase 1 dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu, (23/3/2019). PT MRT Jakarta telah membuka kesempatan kepada masyarakat mengikuti fase uji coba publik mulai 12-24 Maret 2019 . Hingga hari ke-11 penyelenggaraan uji coba, antusiasme masyarakat sangat tinggi sehingga kuota tiket yang disiapkan sebanyak sekitar 400 ribu hingga tanggal 23 Maret 2019 telah habis dipesan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

“PT MRT Jakarta tetap akan menerapkan peraturan yang masih akan terus dilaksanakan di lingkungan MRT Jakarta seperti jam operasional pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB, jarak antar kereta 30 menit, pembatasan jumlah penumpang maksimal 60 orang per kereta, kewajiban penggunaan masker bagi penumpang, pengetatan penerapan personal hygiene dan physical distancing," tutur dia.

MRT pun mengimbau kepada masyarakat untuk bersam-sama mencegah penyebaran corona dengan mengikuti protokol kesehatan yang sudah diarahkan pemerintah seperti menjaga kesehatan dan kebersihan, serta harus jaga jarak. "Dan membatasi bepergian hanya untuk kebutuhan mendesak," tutup Kamaluddin. (Asp)

Baca Juga:

Pemprov DKI Ubah Jam Operasional MRT, LRT, dan TransJakarta

Penulis : Wisnu Cipto Wisnu Cipto
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Tegaskan Tempat Hiburan Malam Belum Dibuka
Indonesia
Pemprov DKI Tegaskan Tempat Hiburan Malam Belum Dibuka

"Kami minta agar seluruh pengusaha memahami dan mematuhi keputusan ini," lanjutnya.

Warga Natuna Sempat Tolak WNI dari Wuhan, Bupati: Itu Miskoordinasi
Indonesia
Warga Natuna Sempat Tolak WNI dari Wuhan, Bupati: Itu Miskoordinasi

Kondisi di Natuna sendiri sempat ricuh karena warga sekitar tak terima WNI evakuasi corona dari Wuhan dibawa ke sana.

Harapan Saut Situmorang soal Dewan Pengawas KPK
Indonesia
Harapan Saut Situmorang soal Dewan Pengawas KPK

"Siapapun mereka, katakanlah mungkin punya background hukum yang kuat, teori yang kuat, yang utama itu kan hati nuraninya," kata Saut

Pemerintah Diminta Prioritaskan Perbaikan Data Penerima Bansos
Indonesia
Pemerintah Diminta Prioritaskan Perbaikan Data Penerima Bansos

Data penerima yang valid merupakan modal utama agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

Gibran Masih Setia Tunggu Rekomendasi PDIP untuk Pilwalkot Solo 2020
Indonesia
Gibran Masih Setia Tunggu Rekomendasi PDIP untuk Pilwalkot Solo 2020

"Sambil menunggu rekomendasi turun saya tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya blusulan di kampung setiap hari," kata dia.

Telkom Pastikan Karyawannya Meninggal, Diduga Terinfeksi Corona
Indonesia
Telkom Pastikan Karyawannya Meninggal, Diduga Terinfeksi Corona

Perusahaan akan lebih mengintensifkan upaya-upaya preventif

Pasien Positif Meningkat Tajam, Jakarta Masuk Status Tanggap Darurat Corona
Indonesia
Pasien Positif Meningkat Tajam, Jakarta Masuk Status Tanggap Darurat Corona

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan bahwa mulai hari ini Jakarta masuk dalam status tanggap darurat virus corona.

Muhammadiyah Blakblakan Banyak Pengusaha Dalam Negeri Gulung Tikar
Indonesia
Muhammadiyah Blakblakan Banyak Pengusaha Dalam Negeri Gulung Tikar

UMKM dalam menciptakan dan mengadakan lapangan kerja jauh lebih banyak

Sering Disulap Jadi Ambulans, Penjualan Suzuki APV Meroket
Indonesia
Sering Disulap Jadi Ambulans, Penjualan Suzuki APV Meroket

74 persen di antaranya disumbang oleh penjualan APV ambulans atau sebanyak 1.038 unit.

Kerap Berkamuflase, Identifikasi Pelaku Teror Tak Hanya Bermodal Pakaian
Indonesia
Kerap Berkamuflase, Identifikasi Pelaku Teror Tak Hanya Bermodal Pakaian

Pengamat terorisme dari UIN Jakarta M Zaki Mubarak melihat bahwa tidak bisa mengidentifikasi pakaian atau penampilan seseorang sebagai teroris.