Selalu Patuhi Protokol Kesehatan untuk Bepergian Jauh dengan Transportasi Umum Protokol Kesehatan untuk bepergian jauh dengan Transportasi umum. (Foto: Unsplash/camila perez)

BERPERGIAN jauh dengan menggunakan transportasi umum rasanya cukup rumit selama masa pandemi ini. Orang yang akan bepergian harus mengikuti pola atau protokol tertentu sebelum dapat melakukan perjalanan. Diwajibkan juga test rapid atau swab sebelum melakukan perjalanan.

Kini hampir setiap tempat umum mewajibkan para pengunjungnya untuk mencuci tangan sebelum masuk ke area, memakai masker, dan pengecekan suhu tubuh. Untuk suhu tubuh sendiri seseorang harus memiliki suhu di bawah 37,3 derajat C. Jika melebihi angka tersebut ,maka ia tidak diperbolehkan masuk. Begitu pula di terminal, stasiun, atau bandara, namun memiliki beberapa protokol tambahan.

Baca juga:

Jangan Hanya Andalkan Vaksinasi, Perkuat Juga Daya Tahan Tubuh

Seperti sebelum bepergian menggunakan pesawat, para calon penumpang diharuskan melakukan test PCR atau antigen, dan membawa bukti keterangan bahwa calon penumpang tersebut negatif COVID-19. Hasil test tersebut juga memiliki masa berlaku yang telah diatur. Biasanya test PCR memiliki masa berlaku 2x24 Jam sebelum penerbangan sementara antigen 1x24 Jam sebelum penerbangan.

Selain itu calon penumpang juga wajib mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan. Calon penumpang bisa mengisi kartu tersebut secara elektronik (E-HAC) melalui aplikasi pada perangkat Android atau melalui web. Jika tidak dapat mengakses keduanya, Kartu Kewaspadaan Kesehatan juga tersedia di pesawat, dan penumpang harus mengisinya sebelum mendarat atau di bandara kedatangan.

Jika seseorang bepergian dengan menggunakan Kereta Api (KA), para calon penumpang diharuskan melakukan test GeNose C19 untuk mengetahui apakah mereka terinfeksi COVID-19 atau tidak. Test GeNose C19 disarankan dilakukan 1 hari sebelum melakukan perjalanan, karena jika seseorang melakukan test di hari yang sama, ada resiko pelancong dapat tertinggal keberangkatan Kereta karena mengantri test. Untuk saat ini GeNose C19 hanya berlaku untuk KA dan hanya tersedia di stasiun KA.

Sementara jika seseorang menempuh perjalanan menggunakan kendaraan pribadi mau pun bus antar kota, biasanya di perbatasan-perbatasan kota terdapat pos pemeriksaan dari Satgas COVID-19. Seseorang yang akan masuk ke kota tersebut harus menunjukan surat negatif test COVID-19. Jika perjalanan tersebut akan menyebrang dengan kapal, biasanya di dermaga juga terdapat pos pemeriksaan tersebut.

Baca juga:

Lelah dengan Pandemi COVID-19 akan Memunculkan Pandemic Fatigue

Tes PCR atau Antigen harus dilakukan sebelum penerbangan. (Foto: Unsplash/mufid majnun)
Tes PCR atau Antigen harus dilakukan sebelum penerbangan. (Foto: Unsplash/mufid majnun)

Di dalam transportasi umum jarak jauh, kini para penumpang tidak diperbolehkan berbicara. Berdasarkan Surat Edara Kementerian Perhubungan No.10/2021, ada peraturan baru yang ditekankan, yakni semua penumpang tidak diperkenankan untuk bicara satu arah maupun dua arah, baik secara langsung atau melalui telepon genggam. Selain itu, penumpang juga dilarang mengonsumsi makanan atau minuman dalam perjalanan kurang dari 2 jam, kecuali penumpang tersebut harus mengonsumsi obat-obatan.

Selama dalam transporasi umum, tempat duduk juga diberikan jarak antar penumpangnya. Karena salah satu protokol pencegahan penyebaran COVID adalah menjaga jarak. Dengan menjaga jarak ini secara otomatis ada bangku penumpang yang harus dikosongkan, sehingga alat transportasi tersebut tidak dapat menggunakan seluruh kapasitasnya, dibatasi hanya 50 - 75 persen nya saja.

Bepergian untuk liburan lebih disarankan untuk dilakukan dengan cara road trip, atau menggunakan kendaraan pribadi. Karena dengan brgitu, pelancong tidak harus duduk dalam satu ruang bersama banyak orang. Serta dengan siapa sang pelancong melakukan kontak pun dapat dengan mudah dilacak. (kna)

Baca juga:

Sejumlah Restoran Kasih Diskon Nakes dan Orang yang Sudah Divaksin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Panggilan Nyeleneh yang Bikin Akrab Anak Tongkrongan
Fun
Panggilan Nyeleneh yang Bikin Akrab Anak Tongkrongan

Anak tongkrongan punya identitasnya masing-masing.

Zoom Meeting Tanpa Makeup, Santai Aja
Fun
Zoom Meeting Tanpa Makeup, Santai Aja

Berbagai hal positif dari keberanian perempuan yang tampil di Zoom meeting tanpa menggunakan makeup.

Bring Back Our Bottle, Langkah Awal #KerenTanpaNyampah
Hiburan & Gaya Hidup
Bring Back Our Bottle, Langkah Awal #KerenTanpaNyampah

Dibuat dengan konsep full circular economy.

Pentingnya Pita 6 GHz Untuk Pastikan Keberhasilan 5G
Fun
Pentingnya Pita 6 GHz Untuk Pastikan Keberhasilan 5G

5G bisa jika selaras dengan lisensi spektrum 6 GHz.

Gaun Berteknologi AI Ini Terinspirasi dari Social Distancing
Fashion
Gaun Berteknologi AI Ini Terinspirasi dari Social Distancing

Gaun ini memberi tahu pemakainya jika terlalu dekat dengan orang lain.

Bersiap kembali ke Prapandemi, Inggris Gelar Sejumlah Festival Musik
Fun
Bersiap kembali ke Prapandemi, Inggris Gelar Sejumlah Festival Musik

Pemerintah Inggris maju selangkah dengan menerbitkan peta jalan yang ditetapkan sejak 22 Februari.

Tempat Terpanas Bumi, Terasa Seperti Berjalan di Atas Panci Panas
Fun
Tempat Terpanas Bumi, Terasa Seperti Berjalan di Atas Panci Panas

Suhu di tempat ini mencapai 70 derajat celcius.

Presiden Jokowi Berikan Penghargaan untuk God Bless
ShowBiz
Presiden Jokowi Berikan Penghargaan untuk God Bless

God Bless menerima penghargaan sebagai pengakuan atas kontribusi mereka terhadap dunia musik Indonesia.

Facebook Tawarkan Dukungan Kunci Keamanan di iOS dan Android
Fun
Facebook Tawarkan Dukungan Kunci Keamanan di iOS dan Android

Mereka mengumumkan bahwa telah memperluas dukungan FIDO ke perangkat seluler.

Meski Absen dari Kegiatan Grup, Suga BTS Tetap 'Datang' ke MAMA 2020
ShowBiz
Meski Absen dari Kegiatan Grup, Suga BTS Tetap 'Datang' ke MAMA 2020

Rapper bernama asli Min Yoongi itu tampil di MAMA 2020 dalam bentuk hologram.