TERLETAK di lebih dari 7.000 kaki di atas permukaan laut di Pegunungan Andes, situs Machu Picchu telah menjadi tujuan wisata yang paling banyak dikunjungi di Peru. Simbol dari Kerajaan Inca ini dibangun sekitar 1450 SM.
Situs Machu Picchu telah ditunjuk sebagai situs warisan dunia UNESCO pada 1983. Situs ini juga menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang baru pada 2007.
Misteri. itulah yang membuat Machu Picchu begitu mahsyur. Seperti dilansir Artsandculture, sebeneranya para pakar tidak menemukan referensi Machu Picchu dalam literatur atau cerita rakyat Inca. Di sinilah pertanyaan muncul: jadi siapa yang sebenarnya tinggal di kota ini?
BACA JUGA:
Keliru Lebih dari 100 Tahun, Sejarawan Ungkap Nama Asli Machu Picchu
Saat itu, para arkeolog hanya percaya bahwa situs Machu Picchu ini mampu menopang populasi untuk sekitar 750 orang. Meski demikian, terdapat keganjalan fakta lain bahwa hanya sekitar 200 kerangka yang ditemukan di situs tersebut.

Benteng Inca Machu Picchu dibuka kembali untuk wisatawan pada Rabu (15/2). (foto: dok peru for less)
Namun, di luar kemisteriusannya, situs ini tak lepas dari gonjang-ganjing politih di Peru. Pada Desember lalu, sebuah protes besar pecah di Peru dan sekitarnya. Ketika itu, Presiden Peru Pedro Castillo digulingkan dan digantikan wakil presiden Dina Boluarte.
Akibat dari insiden itu, sekitar 300 turis internasional terdampar di Machu Picchu. Kereta api yang melayani daerah tersebut diberhentikan akibat kekarutmarutan politik. Pemerintah lokal dan internasional berupaya mengevakuasi turis asing dari Machu Picchu. Beberapa menggunakan helikopter. PeruRail, yang mengoperasikan kereta wisata itu, mengatakan pengunjuk rasa telah memblokade dan merusak rel kereta mereka.
Barulah pada Rabu (15/2), Benteng Inca Machu Picchu dibuka kembali untuk turis. Sebelumnya, wisatawan dilarang mengunjungi situs ini selama Desember hingga Januari mengingat gejolak kerusuhan sosial di Peru.
BACA JUGA:
“Keputusan ini mencerminkan komitmen bersama dari institusi yang membentuk Unit Manajemen Machu Picchu, otoritas kota Machu Picchu dan Ollantaytambo, Direktur Kamar Dagang dan pemimpin organisasi sosial, untuk memastikan keamanan monumen dan layanan transportasi. sehingga pengunjung dapat menikmati kunjungan mereka,” jelas Kementerian Kebudayaan Peru dikutip CNN.
Kementerian menambahkan, 38 turis domestik dan 45 orang asing ialah yang pertama masuk. Setidaknya ada 700 pengunjung masuk ke situs suci ini sepanjang hari. Untuk masuk ke situs Warisan Dunia UNESCO ini, wisatawan harus mendapatkan izin.
Beberapa orang pertama yang memasuki Machu Picchu pada Rabu itu ialah turis yang membatalkan kunjungan pada Januari. Direktorat Budaya Terdesentralisasi dan Direktorat Suaka Sejarah Machu Picchu, yang menjual dan mengelola tiket masuk, mengatakan akan mengizinkan pengembalian uang kepada pelancong yang izinnya telah dikeluarkan untuk 21 Januari atau setelahnya.(dgs)
BACA JUGA:
Para Perempuan Catatkan Sejarah Sebagai Poter di Machu Picchu