Protes Kenaikan UMP DKI, Buruh akan Demo Besar-besaran Awal Desember Presiden Partai Buruh Said Iqbal saat ditemui di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu (15-6-2022). ANTARA/Walda Marison/aa.

MerahPutih.com - Partai Buruh dan Organisasi Serikat Buruh akan melakukan aksi besar-besaran untuk memprotes kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2023 yang naik 5,6 persen.

"Partai Buruh bersama dengan organisasi Serikat Buruh akan melakukan aksi besar-besaran di berbagai daerah terhitung mulai tanggal 1 hingga 7 Desember 2022," kata Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, Rabu (30/11).

Baca Juga

Buruh Ingin Kenaikan UMP Berdasarkan Inflasi Tahun Berjalan

Said Iqbal menegaskan, kenaikan UMP 2023 5,6 persen atau sebesar Rp 259.944 akan membuat buruh semakin miskin.

Apalagi di masa pandemi, kata dia, tidak ada kenaikan upah dan kenaikan harga-harga barang akibat kenaikan BBM, menyebabkan daya beli buruh turun 30 persen. Menurutnya, dengan kenaikan 5,6 persen membuat daya beli buruh dan masyarakat kecil semakin terpuruk.

"Kenaikan 5,6 persen di bawah nilai inflansi tahun 2022. Karena kenaikan UMP tersebut menggunakan inflansi year to year, bulan September 2021-September 2022. Sehingga hal itu tidak bisa mendeteksi kenaikan harga BBM yang yang diputuskan bulan Oktober," ujar Said Iqbal.

Buruh sudah menanggung beban kenaikan harga BBM, kemudian terpuruk karena daya beli turun 30 persen, ditambah dengan kenaikan UMP 2023 tidak bisa sekedar untuk menyesuaikan kenaikan harga barang.

"Tidak punya hati pada buruh. Tidak punya rasa empati pada buruh. Kami mengecam keras kebijakan Pj Gubernur DKI," tegas Said Iqbal.

Baca Juga

Buruh Tolak Usulan Kenaikan UMP DKI dari Apindo

Alasan lain adalah, kenaikan UMP DKI lebih kecil jika dibandingkan dengan daerah sekitar. Bogor, misalnya, Bupatinya sudah merekomendasikan kenaikan upah sebesar 10 persen. Termasuk Subang, Majalengka, dan Cirebon.

Pemjabat (Pj) Gubernur DKI tidak berhasil meningkatkan daya beli kaum buruh dan masyarakat kecil. Justru berpihak pada kelas menengah atas dan pengusaha.

"DKI itu ibu kota negara. Bagaimana mungkin naik upah hanya 5,6 persen, lebih rendah dari inflansi tahun berjalan, dan hanya setengah dari dari kenaikan upah Bogor yang direkomendasikan 10 persen," tegasnya.

Menurut Iqbal, kebijakan Pj DKI jauh lebih buruk jika dibandingkan dengan Gubernur DKI sebelumnya. Terutama terkait dengan upah minimum dan beberapa kebijakan untuk orang kecil. Contoh lain adalah sewa rumah di kampung Bayam lebih mahal dari Kampung Aquarium.

"Kebijakan Pj Gubernur ini tidak berpihak pada orang kecil," tegasnya. (Asp)

Baca Juga

Partai Buruh Tolak Kenaikan UMP DKI Tahun 2023 Jadi Rp 4,9 Juta

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Demokrat Bongkar Upaya PDIP Jegal SBY Maju Pilpres 2009
Indonesia
Demokrat Bongkar Upaya PDIP Jegal SBY Maju Pilpres 2009

Demokrat membongkar upaya PDIP menjegal langkah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk kembali maju pada gelaran Pilpres 2009.

Puluhan Warga Jadi Korban Kecelakaan Bus, Kampung Benowo Surabaya Berduka
Indonesia
Puluhan Warga Jadi Korban Kecelakaan Bus, Kampung Benowo Surabaya Berduka

Rombongan bus bernomor polisi S-7322-UW mengalami kecelakan usai menggelar wisata dari Dieng—Yogyakarta pada tanggal 14—15 Mei 2022.

Kemendag Kontrol Distribusi Minyak Goreng Curah Lewat Aplikasi
Indonesia
Kemendag Kontrol Distribusi Minyak Goreng Curah Lewat Aplikasi

Konsumen yang akan membeli minyak goreng harus menunjukkan KTP dengan maksimal pembelian dua liter per hari.

Usai Diperiksa KPK, Kadis PUPR Kabupaten Bogor Irit Bicara
Indonesia
Usai Diperiksa KPK, Kadis PUPR Kabupaten Bogor Irit Bicara

Seusai diperiksa penyidik KPK, Soebiantoro irit bicara. Pria berkacamata ini keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sekitar pukul 14.31 WIB.

Pesan Wagub Riza kepada Pj Gubernur DKI
Indonesia
Pesan Wagub Riza kepada Pj Gubernur DKI

"Harapan saya bagi gububernur selanjutnya, Pj ke depan dapat melanjutkan program-program gubernur sebelumnya," ucap Riza

[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pecat 6 Menteri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pecat 6 Menteri

Artikel sedikit membahas mengenai adanya isu akan adanya reshuffle kabinet lagi, namun Jokowi enggan membicarakannya lebih jauh.

Mesir Ingin Pelajari dan Tukar Pengalaman Pindahan Ibu Kota Negara
Dunia
Mesir Ingin Pelajari dan Tukar Pengalaman Pindahan Ibu Kota Negara

Mesir juga berencana memindahkan ibu kota negaranya dari Kairo ke Ibu Kota Administratif Baru yang terletak kurang lebih 50 kilometer ke arah timur ibu kota yang lama.

Penambahan Kasus Harian COVID-19 Turun Lagi, Tak Sampai 38 Ribu
Indonesia
Penambahan Kasus Harian COVID-19 Turun Lagi, Tak Sampai 38 Ribu

Penambahan kasus COVID-19 di Indonesia terus terjadi dengan angka puluhan ribu dalam sehari.

Magnet Formula E Bikin Anies Jadi Rebutan Parpol Jelang Pilpres 2024
Indonesia
Magnet Formula E Bikin Anies Jadi Rebutan Parpol Jelang Pilpres 2024

"Anies pada acara Formula E ibarat magnet yang membuat semua pihak ingin mendekat kepadanya. Namanya magnet kan menarik ya," kata Jamiluddin

Polri Diminta Percepat Pembentukan Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak
Indonesia
Polri Diminta Percepat Pembentukan Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Bintang Puspayoga meminta Polri untuk mempercepat kenaikan level kelembagaan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) menjadi direktorat.