Prostitusi Masih Marak di Jakarta, PKB Kritik Anies-Sandi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta menggelar Rapat Paripurna penyampaian pandangan umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi DKI Jakarta tahun 2017-2022.

Dalam menyampaikan pandangannya, anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Azis mengkritik Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang dinilai masih ceroboh dalam melakukan pengawasan adanya dugaan prostitusi dan perdagangan manusia di Ibu Kota.

Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Azis. Foto: MP/Opih

"Terkuaknya bisnis prostitusi di apartemen kalibata City beberapa waktu yang lalu menandakan bahwa pemerintah DKI Jakarta masih ceroboh dalam melakukan pengaasan terhadap apartemen maupun tempat-tempat terselubung yang dijadikan Iahan prostitusi dengan mengekploitasi kaum hawa," kata Azis saat menyampaikan pandangan RPJMD 2017-2022 di Ruang Paripurna, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (2/4).

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tengah gencar - gencar melakukan tindakan tegas kepada Tempat Hiburan Malam (THM) yang melanggar peraturan pemerintah.

Kemudian belum lama ini Pemprov DKI telah resmi melakukan pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) terhadap PT Grand Ancol Hotel atau Alexis yang terletak di RE. Martadinata Ancol, Jakarta Utara.

Pasalnya, hotel Alexis telah melanggar peraturan pemerintah dengan melakukan dugaan praktek perdagangan manusia dan penyalagunaan narkoba. (Asp)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH