Proses Tahapan Vaksinasi Kini Dipercepat Petugas medis menyuntikan vaksin COVID-19 kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis (1/4/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/hp.

Merahputih.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempersingkat alur pelaksanaan vaksinasi yang awalnya empat meja menjadi dua meja. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi terjadinya penumpukan dan terlalu lama menunggu.

"Dengan demikian itu juga bisa mempercepat proses vaksinasi kita,” ujarnya Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin kepada wartawan, Selasa (4/5).

Baca Juga:

Pemerintah Targetkan Vaksinasi COVID-19 kepada 60 Ribu Pekerja Seni

Dalam proses vaksinasi, peserta harus melewati empat meja. Yaitu meja pendaftaran dan verifikasi data, penapisan kesehatan, penyuntikan vaksin, dan tahap observasi.

Tak hanya mempercepat alur vaksinasi, Kemenkes juga terus berupaya untuk mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi yang hingga akhir April telah mencapai 20 juta suntikan.

Dalam upaya menambah pasokan vaksin yang akan digunakan untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi tersebut, Pemerintah kembali akan mendatangkan vaksin COVID19 melalui kerja sama multilateral Fasilitas COVAX dari GAVI.

Vaksinasi COVID-19. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/rwa)
Vaksinasi COVID-19. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/rwa)

“Bulan [April] ini kita sudah kedatangan 3,8 juta vaksin AstraZeneca dari program GAVI yang gratis. Rencananya akan datang lagi sekitar 1,8 juta vaksin AstraZeneca yang gratis, sehingga totalnya ada 5,6 juta,” ujarnya.

Selain itu, dengan bahan baku vaksin Sinovac yang sudah tiba di Tanah Air, Bio Farma juga akan memproduksi sekitar 18 juta vaksin pada bulan ini.

Baca Juga:

Bisakah Kamu Menyebarkan COVID-19 Setelah Mendapatkan Vaksin?

Dia mengungkapkan, jika pada masa awal vaksinasi diperlukan waktu sekitar 2 bulan untuk mencapai 10 juta suntikan, saat ini hanya diperlukan waktu 1 bulan untuk mencapai jumlah yang sama.

“Sekarang satu bulan, dengan segala keterbatasan, kita tetap bisa menembus 10 juta suntikan atau sekitar 12,5 juta rakyat Indonesia sudah diberikan vaksinasi yang pertama,” ungkapnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Separuh Kota di Jawa Timur Berstatus Zona Kuning, Sisanya Zona Orange
Indonesia
Separuh Kota di Jawa Timur Berstatus Zona Kuning, Sisanya Zona Orange

Provinsi Jawa Timur bebas zona merah COVID-19. Sebab, sudah 19 kabupaten/kota atau 50 persen dari total keseluruhan kabupaten/kota di Jatim berstatus zona kuning

Anies Berencana Beri Keringanan Pajak Mal di DKI
Indonesia
Anies Berencana Beri Keringanan Pajak Mal di DKI

"Nanti harus dicek lagi seperti apa karena pajaknya sangat ditentukan oleh pengunjungnya," ujar Anies

PP Manbaul Hikmah Kaliwungu Dukung Gerakan TemanKIP
Indonesia
PP Manbaul Hikmah Kaliwungu Dukung Gerakan TemanKIP

Kiai Suyuthi menyambut baik program temanKIP sekaligus memberikan usulan agar manfaat KIP Kuliah juga sampai kepada kampus berbasis pondok pesantren.

Komnas HAM: Dampak Kesehatan Masyarakat Akibat Pilkada Tidak Begitu Mengkhawatirkan
Indonesia
Komnas HAM: Dampak Kesehatan Masyarakat Akibat Pilkada Tidak Begitu Mengkhawatirkan

mnas HAM melakukan pemantauan di sejumlah daerah saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

[HOAKS atau FAKTA]: Omnibus Law Disahkan, Pabrik Mobil Nissan Bakal Tutup
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Omnibus Law Disahkan, Pabrik Mobil Nissan Bakal Tutup

Cuitan yang diunggah pada 26 Oktober 2020 telah mendapat respons sebanyal 517 retweet, 318 balasan, dan 3,346 suka.

Rezim Jokowi Dinilai Tabrak UU Tempatkan Jenderal Polisi Aktif di Kementerian
Indonesia
Rezim Jokowi Dinilai Tabrak UU Tempatkan Jenderal Polisi Aktif di Kementerian

setidaknya ada tiga jenderal polisi aktif duduk di kementerian.

KPK Tetap Usut Kasus Korupsi Meski Jakarta Terapkan PSBB
Indonesia
KPK Tetap Usut Kasus Korupsi Meski Jakarta Terapkan PSBB

KPK juga tetap menerapkan sistem 50 persen pegawai bekerja dari kantor

70 Persen Masyarakat Ogah Pakai Masker, Mata Rantai COVID-19 Tak Mungkin Terputus
Indonesia
70 Persen Masyarakat Ogah Pakai Masker, Mata Rantai COVID-19 Tak Mungkin Terputus

Beberapa wilayah berhasil menekan penyebaran corona karena ketegasan masing-masing kepala daerah.

Para Pemenang Nobel Terima Penghargaan dari Rumah Masing-masing
Dunia
Para Pemenang Nobel Terima Penghargaan dari Rumah Masing-masing

Para pemenang Nobel 2020 menerima penghargaan mereka dalam siaran yang ditayangkan pada Kamis (10/12).

Masyarakat Terkesan Malas Laporkan Pelanggaran Calon Kepala Daerah ke Media Sosial
Indonesia
Masyarakat Terkesan Malas Laporkan Pelanggaran Calon Kepala Daerah ke Media Sosial

“Partisipasi masyarakat yang melapor masih kurang. Padahal caranya mudah,” ucapnya