Proses Perizinan Perumahan Disederhanakan Pekerja membangun perumahan bersubsidi di Jatirunggo, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/9). (Foto Antara/Aditya Pradana Putra)

MerahPutih Bisnis - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali mengeluarkan deregulasi untuk mempercepat investasi. Deregulasi ini terkait dengan Paket Kebijakan Ekonomi jilid III di bidang agraria/pertanahan. 

Kementerian PUPR akan memangkas proses perizinan pembangunan perumahan menjadi delapan jenis perizinan. Perizinan perumahan skala besar akan rampung selama 14 hari kerja sedangkan perumahan skala kecil sembilan hari kerja.

"Percepatan perizinan pembangunan perumahan ini dengan menjadikan perizinan lain menjadi persyaratan dan menghapus perizinan yang tumpang tindih," kata Menteri PU dan PR Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Selasa (13/10) seperti dikutip Antara.

Sebelumnya, untuk perizinan perumahan skala besar terdapat 42 jenis perizinan dengan waktu selama 26 bulan dan perumahan skala kecil sebanyak 26 jenis perizinan dengan waktu selama 16 bulan.

Penyederhanan perizinan tersebut, kata Basuki, untuk meningkatkan iklim investasi pembangunan perumahan.

"Untuk melaksanakan penyederhanaan perizinan pembangunan perumahan akan diterbitkan Pepres tentang Kemudahan Perizinan dan Tata Cara Pencabutan Izin Pembangunan," jelas Basuki.

Selama ini, pengembang selain terkendala pengalokasian dan pembebasan tanah juga perizinan pembangunan. (Luh)

Baca Juga:

  1. Hambat Pembangunan Perumahan, Perizinan di Daerah Dipangkas
  2. REI Minta Pemerintah Serius Beresi Perizinan
  3. Iuran Perumahan Rakyat Sebesar 3 hingga 5 Persen
  4. Kesehatan Harus Didukung Kementerian PU dan Perumahan Rakyat
  5. Ketua Umum REI: Anjloknya Penjualan Properti Siklus Alamiah

 

 

 

 



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH