Proses Hukum Jalan Terus, Repdem Tak Terpengaruh Permintaan Maaf Arief Poyuono Arief Poyuono (kiri). (MP/Yohanes Abimanyu)

MerahPutih.com - Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) menegaskan tidak akan mencabut laporan terhadap politisi Partai Gerindra Arief Poyuono terkait ucapan kebencian yang dilontarkan terhadap PDI Perjuangan.

"Permintaan maaf tidak berpengaruh. Proses hukum ya tetap berjalan," ujar Ketua Bidang Hukum Repdem Fajri Safii di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/8).

Ia berharap dengan dilanjutkannya proses hukum terhadap Arief Puyuono kasus serupa tak kembali terulang. Selain itu, kasus ini dapat dijadikan pembelajaran bagi politisi lain untuk bisa menjaga tutur katanya.

"Bahwa berpolitik harus beretika, ada koridor hukum yang membatasi gerak kita dalam bernegara. Jadi tidak boleh menghina partai politik lain, kelompok lain, menjustifikasi kelompok lain," kata dia.

Sebelumnya, Arief menyinggung pernyataan PDIP yang mengkritik pernyataan Prabowo terkait presidential threshold dalam Undang-Undang Pemilu.

"Keberadaan PKI sendiri sudah selesai. Karena itu jangan dong Prabowo mengkritik UU Pemilu yang dianggap lelucon politik dan nipu rakyat dikira ambisi jadi Presiden. Kok Hasto (Kristiyanto) sebagai Sekjen Partai antikritik sih," ujar Arief.

"Nah biasanya sifat PKI itu antikritik dan melanggar konstitusi. Makanya wajar sehingga PDIP sering disamakan dengan PKI," sambungnya.

Atas ucapannya, Arief dilaporkan organisasi sayap PDIP ke pihak kepolisian. Namun, Arief sendiri sudah menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melalui surat tertanggal 1 Agustus 2017. Surat itu ditandatanganinya dan diberi materai 6.000. (Ayp)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Tak Mau Jadi Beban, Nasib Arief Poyuono Ditentukan Mahkamah Partai


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH