Proses Evakuasi Korban Banjir Terkendala karena Warga Enggan Mengungsi Relawan PMI Kota Bekasi mengevakuasi pasien COVID-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri dari kepungan banjir pada Jumat, (19/2/2021). (ANTARA/HO-PMI Kota Bekasi)

MerahPutih.com - Personel TNI-Polri kembali melanjutkan evakuasi korban tanggul Citarum yang jebol di Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Proses evakuasi terkendala karena sebagian warga ada yang memilih bertahan di rumahnya.

"Kendalanya ada sebagian masyarakat yang tidak mau ngungsi, karena menjaga hartanya," kata Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Arurrachman kepada wartawan di Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Senin (22/2).

Baca Juga

Banjir Bekasi, TNI-Polri Kerahkan Helikopter Evakuasi Warga

Meski begitu, jajaran Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya masih terus melakukan evakuasi, terutama bagi wanita dan anak-anak.

"Khusus ibu-ibu dan anak kecil kita evakuasi. Kalau ada yang nunggu hartanya kita tetap kirimkan bantuan melalui LCR," imbuh Dudung.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menjelaskan, pihaknya memaksimalkan 4 hal dalam penanganan korban tanggul jebol di Pebayuran, Kabupaten Bekasi ini.

"Kita melakukan 4 hal, yakni pertama bagaimana evakuasi, akomodasi, logistik dan kesehatan," kata Fadil.

Warga melintasi banjir di perumahan Pondok Hijau Permai, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (7/2/2021). Menurut warga, banjir setinggi 20 cm hingga 1 meter tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww.
Warga melintasi banjir di perumahan Pondok Hijau Permai, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (7/2/2021). Menurut warga, banjir setinggi 20 cm hingga 1 meter tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww

Tujuannya untuk memastikan masyarakat yang terdampak mendapat layanan kesehatan, makanan dan logistik dan memastikan keselamatan jiwanya itu bisa diamankan apalagi di era pandemi COVID-19 ini.

Terkait warga yang masih bertahan di rumahnya, Fadil Imran mengatakan, pihaknya akan mendatangi korban dan mengirimkan bantuan ke lokasi.

"Di beberapa titik masyarakat banyak yang nggak mau tinggalkan rumah, itu gunanya pasukan akan datangi untuk berikan bantuan makanan untuk pastikan mendapat suplai logistik cukup," imbuh Fadil.

Seperti diketahui, tanggul Citarum yang jebol mengakibatkan sejumlah wilayah permukiman penduduk di Kabupaten Bekasi kebanjiran pada Minggu (21/2) dini hari.

Ada empat desa di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi yang terdampak tanggul jebol yaitu Desa Sukaurip, Karangsegar, Bantasari, dan Sumber Urip. Banjir mengakibatkan 5 unit rumah hanyut, tinggi air dilaporkan menapai 100-250 cm.

"Akibat jebolnya Sungai Citarum sepanjang ±50 meter mengakibatkan banjir pada Minggu, 21 Februari 2021, pukul 01.00 WIB," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, kepada wartawan, Minggu (21/2).

Raditya mengatakan banjir juga terjadi di Kabupaten Kerawang. Menurut Raditya, banjir di Karawang juga disebabkan karena Sungai Citarum jebol dan curah hujan tinggi.

Berdasarkan pantauan Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB banjir Kabupaten Karawang pada Sabtu (20/2), pukul 22.00 WIB, sebanyak 34 desa di 15 kecamatan terdampak banjir. Banjir disebabkan, antara lain, akibat hujan intensitas tinggi dan luapan Sungai Citarum," ungkapnya.

Adapun 15 kecamatan yang terdampak banjir di Karawang ialah Kecamatan Rengasdengklok, Telukjambe Barat, Tirtajaya, Pedes, Cikampek, Purwasari, Ciampel, Pangkalan, Klari, Tempuran, Tirtamulya, Jatisari, Rawamerta, Karawang Barat, dan Cilamaya Wetan.

Warga terdampak mencapai 9.331 keluarga atau 28.329 jiwa, sedangkan 1.075 keluarga atau 4.184 jiwa mengungsi. (Knu)

Baca Juga

Intip Langkah Darurat dan Jangka Panjang Menteri PUPR Tangani Banjir Bekasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Demam Berdarah di Yogyakarta Menurun
Indonesia
Kasus Demam Berdarah di Yogyakarta Menurun

Kasus demam berdarah di Daerah Istimewa Yogyakarta diawal kuartal pertama 2021 menurun dibandingkan waktu yang sama di tahun 2020. Namun, Pemda DIY terus melakukan sejumlah upaya penekanan kasus DB.

Masjid Raya Al-Azhom Batasi Kapasitas Hanya 1.000 Orang
Indonesia
Masjid Raya Al-Azhom Batasi Kapasitas Hanya 1.000 Orang

Kapasitas Masjid Raya Al-Azhom dibatasi hanya untuk 1.000 orang selama Ramadan.

Hari Kartini, Penumpang Kereta Api Perempuan Diberikan Hadiah hingga Tiket Gratis
Indonesia
Hari Kartini, Penumpang Kereta Api Perempuan Diberikan Hadiah hingga Tiket Gratis

PT KAI Daop 1 Jakarta memperingati Hari Kartini yang dirayakan setiap tanggal 21 April.

[HOAKS atau FAKTA]: BEM SI Turunkan Jokowi-Maruf Amin
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BEM SI Turunkan Jokowi-Maruf Amin

Beredar undangan aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) di media sosial Facebook yang menyatakan akan menurunkan Jokowi-Maruf Amin dari pimpinan Indonesia. Informasi itu diunggah akun bernama Ryan.

Panen Petani Melimpah, Khofifah Ogah Pakai Beras Impor
Indonesia
Panen Petani Melimpah, Khofifah Ogah Pakai Beras Impor

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegasjan tidak akan memakai beras impor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayahnya.

Teken UU Cipta Kerja, Komitmen Jokowi Terhadap Demokrasi Diragukan
Indonesia
Teken UU Cipta Kerja, Komitmen Jokowi Terhadap Demokrasi Diragukan

Komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap demokrasi kembali diragukan.

Bank Lebih Suka Beli Surat Berharga Dibanding Salurkan Kredit
Indonesia
Bank Lebih Suka Beli Surat Berharga Dibanding Salurkan Kredit

Besaran kredit usaha rakyat (KUR) yang mengalami peningkatan dari yang sebelumnya berjumlah Rp190 triliun hingga kini menjadi Rp253 triliun.

Gibran Siap Penuhi Permintaan Ayahnya Soal Harga Tes PCR
Indonesia
Gibran Siap Penuhi Permintaan Ayahnya Soal Harga Tes PCR

Sebenarnya angka testing COVID-19 di Solo sendiri juga sudah tinggi

Pimpinan KPK Ultimatum Anak Buah Jokowi
Indonesia
Pimpinan KPK Ultimatum Anak Buah Jokowi

“Kami berharap ini adalah yang terakhir. Jangan ada lagi yang masih melakukan korupsi karena KPK akan menegakkan hukum secara tegas,” kata Ghufron

Enam Atlet Klaten Wakili Kontingen Jateng di PON Papua, Cabor Panahan Mendominasi
Indonesia
Enam Atlet Klaten Wakili Kontingen Jateng di PON Papua, Cabor Panahan Mendominasi

Sedikitnya enam atlet asal Kabupaten Klaten terpilih mewakili kontingen Jawa Tengah di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.