Promotor Event Diminta Punya SOP Baru di Kondisi 'New Normal' Ilustrasi (Foto: instagram_@viscralofficial)

Merahputih.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong para promotor event memiliki Standar Operasi Prosedur (SOP) dalam penyelenggaraan kegiatan untuk mempersiapkan gelaran acara di kondisi new normal maupun pascapandemi COVID-19.

Pentingnya penyiapan SOP baru bagi promotor event sejak saat ini untuk mengantisipasi permintaan penyelenggaraan acara dalam kondisi new normal.

Baca juga:

Menolak Kalah dari Pandemi Corona, Dua Sejoli Memadu Kasih di Perbatasan Negara

“Industri penyelenggara acara merupakan industri yang paling terdampak dibandingkan industri lain karena sifatnya yang mengumpulkan banyak orang. Pascapandemi atau memasuki masa new normal, SOP baru dalam dunia event harus dirumuskan dan diterapkan, khususnya hal tentang kesehatan dan higienitas,” ujar Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf Rizki Handayani Mustafa dalam keterangannya, Sabtu (9/5).

Ia berbicara dalam pertemuan daring dengan beberapa promotor acara di Indonesia pada Kamis (7/5).

Dalam pertemuan tersebut, hadir beberapa promotor kegiatan di Indonesia seperti Dino Hamid (Berlian Entertainment), Shiba Nadhila (MCP), Anas Alimi (Rajawali Indonesia), Emil Mahyudin (Nada Promotama), Kenny Harjani dan Harry Sudarma (PK Entertainment), Sintorini Purwastiti (Java Bass), Anton Wirjono (Brightspot), Lenny Tedja (Jakarta Fashion Week), dan Sveda.

Viral! Musisi Asal Denmark Buat Konser 'Drive In', Penonton #DiMobilAja
Konser #dimobilaja (Foto: Instagram/@ussfeeds)

Rizki Handayani menjelaskan pada 2021 ketika diproyeksikan pandemi berakhir, semua berharap agar para promotor dapat mendatangkan ajang internasional dan mempromosikan acara di dalam negeri untuk menarik wisatawan mancanegara berkunjung.

Namun, SOP baru dalam dunia event tersebut harus dirumuskan dan diterapkan, khususnya terkait pola menjaga kesehatan dan higienitas. Ia mencontohkan Singapura yang akan menerapkan SOP baru dalam hal penyelenggaraan acara mereka dengan mengurangi jumlah pengunjung sebanyak 50 persen dari total kapasitas tempat.

“Saat ini Singapura memberlakukan kampanye SG Clean sebagai komitmen nyata pemerintah dan warganya untuk menjaga kebersihan destinasi wisata dan tempat umumnya. Tidak ada salahnya bila kita mengadopsi dan mengadaptasi apa yang dilakukan Singapura dalam menjalankan SOP dengan baik,” ujarnya.

Baca juga:

Bioskop Drive-in, The New Normal Nonton Film ala Jerman

Kemenparekraf, sebagaimana dikutip Antara, juga mendorong promotor untuk bersama-sama membuat Roadmap Event 2021-2024 di Indonesia, serta membuat daftar kegiatan internasional yang berpotensi untuk diselenggarakan di Indonesia. Diharapkan pasar event tersebut adalah pasar internasional atau paling tidak Asia Tenggara.

“Agar jalannya event dengan pasar yang sama tidak bersamaan, termasuk di dalamnya adalah penjadwalan, promosi luar negeri, promosi dalam negeri, dan seterusnya. Pada kuartal IV diharapkan baru akan dimulai semua kampanye terkait dengan kesiapan industri event menghadapi new normal sehingga masyarakat tertarik,” jelasnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kisah 'Mojang Bandung' Jadi Relawan Vaksin Flu Babi, Kini Jajal COVID-19
Indonesia
Kisah 'Mojang Bandung' Jadi Relawan Vaksin Flu Babi, Kini Jajal COVID-19

Pengalaman menjadi relawan uji tes vaksin bukan yang pertama bagi Nina Fatimah.

 Indeks Kerukunan Beragama DKI Jakarta Rendah, Anies Minta Dikroscek Ulang
Indonesia
Indeks Kerukunan Beragama DKI Jakarta Rendah, Anies Minta Dikroscek Ulang

"Saya minta kepada FKUB untuk melakukan kajian atas hasil kemarin. Lalu dilihat, dilaporkan kepada kita. Jadi sesederhana itu," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (12/12).

ICW Minta KPK Dalami Pernyataan Saksi Perkara Jaksa Pinangki
Indonesia
ICW Minta KPK Dalami Pernyataan Saksi Perkara Jaksa Pinangki

Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana mengatakan, hal ini penting dilakukan untuk melihat potensi keterlibatan pihak lain.

Pintu DPR Terbuka Bagi Buruh yang Berdemo Hari Ini
Indonesia
Pintu DPR Terbuka Bagi Buruh yang Berdemo Hari Ini

Puan mengajak kelompok buruh agar menyampaikan aspirasi soal RUU Cipta Kerja

Tagihan Listrik Bengkak, Pemerintah Bakal Datangi Pengadu
Indonesia
Tagihan Listrik Bengkak, Pemerintah Bakal Datangi Pengadu

Selama masa PSBB ini, pencatatan meter secara langsung ke rumah pelanggan pascabayar tidak bisa dilakukan. PLN melakukan skema penghitungan rata-rata konsumsi listrik selama tiga bulan terakhir.

KSPI Desak DPR Hentikan Pembahasan Omnibus Law
Indonesia
KSPI Desak DPR Hentikan Pembahasan Omnibus Law

Aksi ini dilakukan sehubungan dengan adanya informasi jika Panja Baleg Omnibus Law RUU Cipta Kerja akan melanjutkan pembahasan RUU tersebut yang terkesan diam-diam dan dadakan.

 Cegah Bom Waktu PHK, PAN Perjuangkan Subsidi Gaji Untuk Karyawan
Indonesia
Cegah Bom Waktu PHK, PAN Perjuangkan Subsidi Gaji Untuk Karyawan

Zulhas menjelaskan, jaring pengaman dalam bentuk sokongan gaji bulanan dengan jumlah dan jangka waktu tertentu ini akan sangat membantu mereka mempertahankan, paling tidak sebagian besar karyawannya.

Pemprov DKI Sediakan Tempat Inap Tenaga Medis Tangani Corona, Ini Lokasinya
Indonesia
Pemprov DKI Sediakan Tempat Inap Tenaga Medis Tangani Corona, Ini Lokasinya

Anies menerangkan, mereka dijemput langsung menggunakan Transjakarta secara bertahap.

Megawati Bakal Terima Gelar Dr HC ke-9 dari Soka University Jepang
Indonesia
Megawati Bakal Terima Gelar Dr HC ke-9 dari Soka University Jepang

upacara penganugerahan atau conferment ceremony gelar DR HC dari Soka University untuk Megawati akan dilaksanakan di Tokyo pada Rabu (8/1).

Dampak Pilkada di Tengah Pandemi Versi Guru Besar UI
Indonesia
Dampak Pilkada di Tengah Pandemi Versi Guru Besar UI

Namun di sisi lain, pilkada oleh DPRD juga tetap berpotensi money politic